- Tangkisan luar
Gerakan ini dilakukan dengan menyapu lengan dari arah dalam ke luar tubuh untuk mengalihkan pukulan lawan. Teknik ini sangat efektif untuk mematahkan pukulan lurus yang mengincar area dada atau wajah kamu. Benturan yang diarahkan ke samping akan membuat posisi tubuh lawan menjadi terbuka dan mudah dibalas. - Tangkisan dalam
Berkebalikan dari tangkisan luar, gerakan ini mengayunkan lengan dari arah luar menuju ke dalam dada. Fokus utamanya adalah membentengi bagian tengah tubuh dari serangan pukulan lurus atau tendangan depan lawan. Teknik ini memberikan perlindungan rapat sekaligus ruang yang sangat strategis bagi kamu untuk melancarkan serangan balasan. - Tangkisan atas
Tangkisan ini dilakukan dengan mengayunkan lengan dari bawah ke atas kepala untuk menahan benturan. Sangat berguna saat kamu menghadapi serangan dari arah atas seperti pukulan tinggi atau tebasan. Pastikan posisi siku memikul beban dengan kokoh agar benturan serangan gak malah mengenai kepala sendiri, ya. - Tangkisan bawah
Teknik ini mengandalkan ayunan tangan dari atas ke arah bawah untuk melindungi area perut hingga kaki. Sangat ampuh dalam mematahkan pukulan rendah atau tendangan yang mengarah ke bagian pinggang. Kunci utamanya ada pada ketepatan waktu agar benturan bisa diredam sebelum mengenai bagian tubuh yang sensitif. - Tangkisan potong
Gerakan ini memanfaatkan lintasan tangan dari atas ke bawah menyilang untuk memotong alur serangan lawan secara langsung. Teknik tegas ini dapat melumpuhkan momentum musuh secara mengejutkan dalam hitungan detik. Dengan posisi musuh yang hilang keseimbangan, kamu bisa memegang kendali penuh atas jalannya pertandingan. - Tangkisan siku dalam
Memakai siku sebagai benteng utama, gerakan ini mengarahkan siku ke dalam untuk menyerap benturan keras. Karena siku merupakan bagian tulang yang sangat solid, teknik ini sanggup menahan serangan bertenaga besar. Posisi ini membutuhkan keberanian serta kerapatan tubuh yang baik agar daya serang lawan benar-benar tertahan. - Tangkisan siku luar
Tangkisan ini mengandalkan dorongan siku ke arah luar untuk membendung serangan yang datang dari samping. Gerakan ini sangat ideal untuk menghalau tendangan memutar yang mengincar rusuk atau area pinggang kamu. Selain memberikan perlindungan maksimal, benturan kuat dari siku luar bisa membuat lawan berpikir dua kali untuk menyerang kembali.
3 Tujuan Gerakan Menangkis yang Perlu Kamu Pahami

- Gerakan menangkis bertujuan membendung atau mengalihkan serangan agar tidak mengenai bagian vital, sekaligus mematahkan momentum lawan dan membuka peluang serangan balik.
- Pencak silat memiliki variasi tangkisan luar, dalam, atas, bawah, potong, serta siku dalam dan luar untuk mengantisipasi serangan dari berbagai arah.
- Untuk mengurangi risiko cedera, alihkan benturan, rileks lalu kencangkan otot menjelang kontak, lakukan pemanasan dan penguatan lengan, serta gunakan pelindung bagi pemula.
Pernah gak kamu lagi asyik olahraga bela diri atau sekadar main fisik bareng teman, tiba-tiba ada serangan mendadak yang bikin kaget? Refleks pertama yang muncul biasanya langsung menyilangkan tangan atau menghindar tanpa arah yang jelas. Padahal dalam dunia olahraga maupun seni bela diri, tujuan gerakan menangkis adalah untuk membelokkan atau menahan serangan lawan agar tubuh kamu gak terkena dampak buruk.
Kalau kamu asal menangkis tanpa memahami teknik yang benar, bukannya selamat, tulang tanganmu justru berisiko mengalami lebam hingga terkilir hebat. Niat hati ingin tampil keren ala pahlawan di film aksi, eh, malah berakhir rebahan di kamar sambil menempelkan kompres es batu. Jadi, pahami esensi serta teknik pertahanan yang tepat agar kamu gak cuma modal nekat saat menghadapi situasi tak terduga, ya.
Table of Content
1. Tujuan gerakan menangkis adalah hal yang vital, ini alasannya

ilustrasi tujuan gerakan menangis (pexels.com/Christoforos Christodoulou) Pada dasarnya, tujuan gerakan menangkis adalah membendung serta mengalihkan laju serangan musuh agar gak mengenai bagian tubuh yang vital. Saat lawan melayangkan pukulan atau tendangan keras, gerakan tangkisan berfungsi untuk mematahkan momentum serangan tersebut secara instan. Selain menjaga keselamatan diri dari potensi benturan keras, teknik pertahanan ini juga menciptakan celah bagi kamu untuk melakukan serangan balik. Jadi, tangkisan bukan sekadar benteng pasif, melainkan langkah awal dari strategi bertahan dan menyerang yang terencana dengan matang, ya.
Bayangkan kalau kamu hanya fokus belajar menyerang tanpa tahu cara menangkis yang benar, satu pukulan telak saja sudah cukup membuatmu langsung tumbang. Menguasai teknik menangkis akan memberikan kamu kendali penuh atas ritme perkelahian atau simulasi tanding di gelanggang. Kamu jadi gak gampang panik saat diserang karena paham betul cara mengamankan area sensitif seperti wajah dan dada. Lagipula, pertahanan yang kokoh itu selalu terlihat jauh lebih keren dan berkelas ketimbang sekadar saling menukar pukulan tanpa perhitungan, kan?
2. Teknik gerakan menangkis dalam pencak silat

ilustrasi tujuan gerakan menangis (pexels.com/Martin.que) Dalam seni bela diri kebanggaan Indonesia seperti pencak silat, teknik pertahanan dirancang sangat efektif untuk menahan sekaligus menetralisir serangan musuh. Menguasai berbagai variasi tangkisan bakal membuat refleks tubuhmu semakin terasah dan gak gampang terkecoh oleh pergerakan lawan, lho. Setiap arah serangan tentu punya cara antisipasi yang berbeda-beda, mulai dari arah atas, bawah, hingga samping. Kunci utama kepiawaian bertarung itu sebenarnya terletak pada seberapa cepat kamu mengeksekusi gerakan tangkisan yang tepat saat bahaya datang.
3. Trik agar gak cedera saat menangkis

ilustrasi tujuan gerakan menangis (pexels.com/Martin.que) Niat hati ingin pasang pertahanan yang kokoh, tapi kalau tekniknya salah, justru pergelangan tangan sendiri yang jadi korban lebam dan terkilir, lho. Menahan benturan fisik secara langsung memang punya risiko cedera tinggi kalau kamu cuma mengandalkan otot kaku tanpa tahu trik meredam gayanya. Nah, biar tanganmu tetap aman dan gak berakhir dikompres es batu seusai latihan, kamu wajib paham cara mengeksekusi tangkisan dengan aman dan efisien. Yuk, intip beberapa trik krusial berikut biar pertahananmu makin solid tanpa perlu mengorbankan keselamatan diri!
- Sampingkan benturan direct (bone-on-bone collision)
Jangan pernah membiarkan tulang tanganmu berbenturan lurus 90 derajat dengan pukulan keras lawan. Trik utamanya adalah mengalirkan atau membelokkan alur gaya serangan, bukan menahannya mentah-mentah. Dengan memiringkan sudut tangkisan sedikit saja, energi benturan akan terdistribusi sehingga tanganmu gak gampang lebam. - Kencangkan otot di detik-detik terakhir benturan
Banyak pemula salah kaprah dengan menegangkan seluruh otot tangan sejak awal serangan datang. Menjaga lengan terlalu kaku justru bikin gerakanmu lambat dan rentan terkilir saat dihantam. Kuncinya tetap rileks saat mengayunkan tangan, lalu kencangkan otot forearm di milidetik tepat sebelum benturan terjadi. - Pemanasan dan penguatan otot lengan itu hukumnya wajib
Jangan pernah melewatkan sesi pemanasan dan pembentukan otot sebelum kamu melakukan latihan fisik atau tanding, ya. Otot dan sendi yang kaku akan langsung shock jika dipaksa menahan beban benturan secara mendadak. Luangkan waktu untuk stretching pergelangan tangan serta latihan penguatan seperti push-up secara rutin. - Manfaatkan protective gear saat masih pemula
Kalau kamu baru banget belajar, gak ada salahnya memakai forearm guard atau pelindung lengan selama latihan. Menggunakan alat pelindung bukan berarti kamu penakut, melainkan langkah rasional demi menjaga keselamatan tubuh. Pelindung ini efektif menyerap getaran keras sehingga kamu bisa melatih refleks tanpa dibayangi rasa takut akan cedera.
Sekarang tujuan gerakan menangkis adalah untuk menjaga keselamatan dirimu dan memberi rasa percaya diri saat menghadapi ancaman. Teruslah berlatih secara konsisten dan jangan ragu untuk selalu mempelajari teknik-teknik pertahanan dasar dengan benar. Tetap semangat melatih fisikmu, jaga kesehatan tubuh, dan teruslah berproses menjadi pribadi yang makin tangguh setiap harinya!
- Sampingkan benturan direct (bone-on-bone collision)

