Semua orang membuat kesalahan tidak ada pengecualian untuk itu. Tapi ada perbedaan besar antara pria yang membuat kesalahan lalu bangkit lebih kuat, dengan pria yang membuat kesalahan lalu terjebak dalam lingkaran penyesalan yang tidak ada habisnya. Yang membedakan keduanya bukan seberapa besar kesalahannya tapi bagaimana cara meresponsnya.
Penyesalan dalam dosis kecil adalah sehat ia menunjukkan bahwa kamu punya nurani dan peduli terhadap konsekuensi dari tindakanmu. Tapi penyesalan yang berlebihan dan berlarut-larut tidak mengubah apapun yang sudah terjadi ia hanya menguras energi yang seharusnya bisa digunakan untuk hal yang jauh lebih produktif. Ini empat cara untuk belajar dari kesalahan tanpa harus tenggelam di dalamnya!
