Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Pengeluaran Terbesar yang Gak Disadari Cowok, Hati-Hati Bro!

7 Pengeluaran Terbesar yang Gak Disadari Cowok, Hati-Hati Bro!
Ilustrasi pria menghabiskan uang (unsplash/Alexander Grey)

Menjadi seorang cowok seharusnya mampu menata keuangannya, karena kemampuan ini sangat penting di masa depan, apalagi jika sudah berkeluarga nanti. Namun, tanpa disadari ternyata ada banyak pengeluaran yang cowok habiskan tanpa mereka sadari bahwa pengeluaran tersebut sering menguras kantung mereka.

Padahal, jika pengeluaran-pengeluaran ini dikurangi, sebenarnya mereka mampu menghemat cukup banyak uang untuk dialokasikan ke kebutuhan utama yang jauh lebih penting. Jika kamu ingin menata kembali keuangan dengan mengerem pengeluaran yang berlebihan ini, maka kamu harus tahu apa saja pengeluaran cowok yang menguras dompet mereka untuk direm atau dikurangi. Yuk, simak apa saja pengeluarannya di bawah ini, Bro!

1. Nongkrong di kedai kopi atau kafe

Ilustrasi cowok nongkrong di kedai kopi (unsplash/KAL VISUALS)
Ilustrasi cowok nongkrong di kedai kopi (unsplash/KAL VISUALS)

Menongkrong di kedai kopi yang sedang viral seolah sudah menjadi gaya hidup para cowok. Mereka mendapatkan kesenangan saat bisa menghabiskan waktu berlama-lama di kedai kopi sambil mengerjakan sesuatu di laptop mereka.

Padahal tanpa disadari, pengeluaran untuk nongkrong di kedai kopi atau kafe juga besar, lho! Makanan di kedai kopi dan kafe cenderung lebih mahal dari tempat makan biasa karena mereka juga menjual suasana yang harus kamu bayar sendiri. Selain itu kamu juga menghabiskan cukup banyak waktu di sana karena sambil mengerjakan tugas atau proyek kerjaan, sehingga kamu biasanya tak hanya cukup memesan satu gelas kopi saja bukan, Bro?

Jika ingin menekan pengeluaran nongkrong di kedai kopi atau kafe, ada baiknya untuk tidak perlu terlalu update tentang kedai kopi atau tempat nongkrong yang viral agar kamu tak tergoda untuk mencobanya ke sana. Jika ingin mengerjakan sesuatu, kamu bisa memilih tempat yang tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk makanan atau minuman seperti di public space atau perpustakaan.

2. Membeli keperluan untuk bermain game

Ilustrasi cowok bermain gim (unsplash/Sean Do)
Ilustrasi cowok bermain gim (unsplash/Sean Do)

Bermain game memang seru dan dapat melepas stres sehingga para cowok kebanyakan suka bermain game. Baik game sederhana di handphone, konsol, hingga PC. Tanpa disadari, pengeluaran untuk bermain game juga besar, lho!

Mulai dari membeli skin, karakter, top up diamond, hingga perlengkapan pendukung seperti headphone, mouse gaming, hingga kursi gaming. Hal ini tanpa disadari cukup menguras tabungan kamu.

Jika kamu berusaha ingin mengeremnya, tanamkan niat bahwa game hanya sebuah hiburan semata tanpa perlu kamu memrioritaskan keuangan untuk bermain game. Cukup bermain game kasual saja tanpa perlu menjadi pro player jika kamu memang berniat hanya bermain game untuk kesenangan saja, Bro!

3. Modifikasi kendaraan

Ilustrasi pria menaiki motor modifikasi (unsplash/Roberto Nickson)
Ilustrasi pria menaiki motor modifikasi (unsplash/Roberto Nickson)

Cowok dan kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, memang gak bisa dipisahkan. Seperti sudah menjadi kodratnya bahwa seorang cowok perlu merawat sebuah kendaraan, sehingga hal ini sering menjadi pengeluaran besar bagi cowok.

Merawat kendaraan boleh-boleh saja karena kendaraan dapat membantu aktivitas kamu sehar-hari, namun tak perlu terlalu berlebihan hingga kamu harus mengganti berbagai macam part kendaraan sebagai bentuk modifikasi agar kendaraan kamu terlihat lebih keren, jika kamu memang berniat untuk menekan pengeluaran.

Lebih baik uang yang kamu keluarkan untuk kendaraan difokuskan untuk perawatan berkala saja, seperti misalnya ganti oli tepat waktu dan servis rutin yang sebenarnya juga sudah cukup menguras uang jika dilakukan dengan disiplin, namun kamu mendapatkan manfaat yakni kendaraan jadi selalu prima dan siap menemanimu beraktivitas untuk mencari uang lebih banyak.

4. Keseringan membeli sneakers padahal yang lama belum rusak

Ilustrasi sneakers pria (unsplash/Lefteris kallergis)
Ilustrasi sneakers pria (unsplash/Lefteris kallergis)

Dunia sneakers memang sedang booming beberapa tahun belakangan. Terlihat gak hanya sneakers dari luar negeri, namun merek lokal pun menjamur mengeluarkan sneakers yang kualitas dan desainnya juga bagus.

Tentu saja, sneakers bermanfaat untuk cowok sebagai alas kaki saat bepergian, namun kamu harus selalu ingat makna esensial sneakers sebagai alas kaki sehingga sebenarnya kamu hanya perlu beberapa sneakers tanpa perlu membeli jika ada sneakers keluaran terbaru dirilis.

Kamu bisa membagi kebutuhan sepatu kamu berdasarkan aktivitas yang paling sering dilakukan, misalnya bekerja, kuliah, dan olahraga. Dari daftar aktivitas yang membutuhkan sepatu tersebut, kamu bisa menentukan jumlah dan jenis sepatu yang harus dimiliki. Jangan lupa rawat sepatu tersebut sehingga jauh lebih awet daripada kamu harus membeli baru, padahal sepatu lama kamu hanya perlu dicuci, Bro!

5. Rokok atau vape

Ilustrasi pria merokok vape (unsplash/Luther.M.E. Bottrill)
Ilustrasi pria merokok vape (unsplash/Luther.M.E. Bottrill)

Banyak cowok yang sudah kecanduan rokok, dan berusaha menguranginya dengan vape. Tanpa disadari, rokok dan vape juga dapat menguras kantung kamu lho. Harga rokok semakin lama semakin naik, sedangkan kebutuhan rokok tak terasa terlalu berlebihan. Sedangkan untuk vape kamu juga perlu membeli liquid secara berkala, serta terkadang tergoda untuk upgrade vape atau bagian dari vape kamu yang tentu membutuhkan uang.

Jika kamu merasa rokok dan vape membuat boros, maka cobalah untuk mengurangi rokok dan vape. Tak perlu langsung berhenti karena terlalu sulit, cobalah untuk mengurangi intensitas merokok atau vape. Hal ini bisa kamu lakukan dengan cara menjauhkan rokok dan vape dari hadapan kamu, sehingga fokus kamu untuk merokok bisa teralihkan.

6. Kebutuhan gadget dan teknologi

Ilustrasi pria bermain handphone (unsplash/Jonas Leupe)
Ilustrasi pria bermain handphone (unsplash/Jonas Leupe)

Zaman modern memang tak bisa lepas dari gadget dan teknologi, dan umumnya para cowok memang lebih jago dalam mengoperasikan gadget daripada perempuan sehingga tak heran jika pengeluaran para cowok dalam hal gadget cukup tinggi.

Melakukan upgrade handphone keluaran terbaru karena takut sistem operasinya sudah ketringgalam zaman, membeli aksesori handphone, membeli aplikasi, hingga berlangganan layanan aplikasi tertentu dapat benar-benar menguras kantung kamu tanpa terasa.

Coba pikirkan kembali hal penting apa saja yang kamu butuhkan dan menunjang aktivitas utama kamu dengan menggunakan gadget. Misalnya kamu tak mengalami kendala apa-apa dengan handphone lamamu, maka kamu gak perlu khawatir handphone yang kamu miliki ketinggalan zaman. 

Kamu juga bisa bedah kembali aplikasi dan layanan online apa saja yang paling sering kamu gunakan dan yang paling gak pernah kamu pakai, lalu akhiri langganan aplikasi yang paling gak pernah kamu gunakan tersebut.

7. Pengeluaran untuk hobi

Ilustrasi hobi cowok (unsplash/y.nasx)
Ilustrasi hobi cowok (unsplash/y.nasx)

Cowok memang gak bisa lepas dari hobi. Mulai dari hobi action figure, diecast, koleksi sneakers, hingga memelihara reptil yang ternyata semuanya menghabiskan cukup banyak uang tanpa kamu sadari. 

Sebelum terjun ke dunia hobi, ada baiknya kamu buat list terlebih dahulu kebutuhan utama apa saja yang membutuhkan uang. Penuhi dulu kebutuhan tersebut sampai benar-benar kamu tidak kekurangan biaya untuk memenuhinya. Jika sudah ada sisa, maka uang tersebut yang dapat kamu gunakan sebagai hobi, Bro!

Semoga dengan kamu menyadari pengeluaran yang dikeluarkan oleh cowok ini bisa membuat kamu jadi lebih hemat dan menata kembali alur keuangan kamu, ya! Ingat, lebih baik aman di masa depan secara finansial daripada terus-terusan mengikuti tren dan keinginan yang gak ada habisnya, Bro. Yuk, berhemat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us