Bayangkan kamu sudah berada di tanah suci, matahari sedang terik, dan kamu harus melakukan tawaf di antara ribuan orang. Tiba-tiba muncul keraguan di kepala, bolehkah memakai celana dalam saat ihram bagi laki-laki atau memang harus dilepas total? Pertanyaan ini sering bikin jemaah pria, terutama yang baru pertama kali umrah atau haji, merasa khawatir berlebihan soal kenyamanan area sensitif mereka di balik dua lembar kain putih.
Masalahnya, kalau kamu asal pakai tanpa tahu ilmunya, ibadah kamu terancam gak sempurna atau malah terkena denda. Kamu pasti gak mau sudah jauh-jauh ke Makkah tapi malah melanggar larangan ihram cuma gara-gara urusan sepele seperti pakaian dalam, kan? Makanya, memahami aturan ini hukumnya wajib supaya hati tenang dan fokus ibadah kamu jadi lebih maksimal.
