7 Bunga Hias Pengusir Nyamuk, Cantik dan Cocok untuk Pekarangan

- Tujuh bunga hias yang dibahas ialah marigold, lavender, geranium, krisan, zinnia, tapak dara, dan kenikir; semuanya dapat mempercantik pekarangan dengan kebutuhan perawatan berbeda.
- Marigold, lavender, geranium, dan krisan memiliki aroma atau senyawa alami yang berpotensi mengganggu nyamuk, tetapi efektivitas tanaman hidup di rumah tidak selalu konsisten.
- Zinnia, tapak dara, dan kenikir belum terbukti kuat mengusir nyamuk; pencegahan tetap perlu dilakukan dengan menghilangkan genangan air dan memakai produk teruji.
Memiliki pekarangan yang dipenuhi bunga warna-warni bisa membuat suasana rumah terasa lebih asri. Namun, kehadiran nyamuk sering kali mengganggu kenyamanan, terutama saat bersantai di teras atau menikmati udara sore. Salah satu cara yang bisa dicoba untuk membantu mengurangi gangguan nyamuk adalah menanam tanaman hias tertentu di sekitar rumah.
Beberapa tanaman berbunga memiliki aroma atau kandungan senyawa alami yang dapat membantu mengusir nyamuk. Selain mempercantik pekarangan, tanaman ini juga bisa menjadi pilihan untuk memperindah taman rumah. Meski begitu, efektivitasnya berbeda-beda dan menanam bunga saja tidak cukup untuk melindungi rumah dari nyamuk. Berikut tujuh bunga hias yang bisa kamu pertimbangkan.
Table of Content
1. Bunga Marigold

ilustrasi marigold (pexels.com/Gosia K) Marigold dikenal dengan kelopak berwarna kuning hingga jingga yang cerah. Tanaman ini cocok ditanam di pekarangan karena tampilannya mampu memberikan sentuhan warna yang menarik. Marigold juga relatif mudah dirawat dan dapat tumbuh baik di tempat yang mendapat sinar matahari cukup.
Aroma khas marigold berasal dari senyawa yang terkandung dalam bagian tanamannya, sehingga berpotensi membantu mengganggu keberadaan beberapa jenis serangga. Namun, efeknya terhadap nyamuk di lingkungan rumah tidak selalu konsisten. Agar tumbuh subur, tanam marigold di tanah yang tidak mudah tergenang dan siram secukupnya sesuai kondisi cuaca.
2. Bunga Lavender

ilustrasi lavender (pexels.com/Pixabay) Lavender memiliki bunga berwarna ungu dengan aroma khas yang sering dimanfaatkan dalam produk pengharum dan pengusir serangga. Penampilannya yang elegan membuat lavender cocok ditanam di pot maupun di sudut taman. Tanaman ini juga bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin menghadirkan suasana pekarangan yang lebih menenangkan.
Aroma lavender mengandung senyawa yang berpotensi membantu mengusir nyamuk, tetapi menanamnya saja belum tentu memberikan perlindungan yang efektif. Lavender membutuhkan sinar matahari yang cukup dan media tanam dengan drainase baik. Hindari menyiram tanaman secara berlebihan agar akarnya tidak mudah membusuk, terutama saat musim hujan.
3. Bunga Geranium

ilustrasi geranium (pexels.com/ISAIAS CASTILLO G) Geranium merupakan tanaman hias yang memiliki bunga berwarna merah, merah muda, putih, hingga ungu. Beberapa jenis geranium, terutama geranium beraroma, dikenal memiliki wangi khas yang berasal dari daunnya. Tanaman ini cocok menghiasi teras, balkon, maupun pekarangan yang mendapatkan cukup cahaya matahari.
Geranium beraroma sering dikaitkan dengan kemampuan mengusir nyamuk karena kandungan minyak atsirinya. Meski demikian, efektivitas tanaman hidup dalam menghalau nyamuk masih terbatas dan tidak bisa disamakan dengan penggunaan bahan pengusir nyamuk yang sudah teruji. Untuk perawatan, gunakan media tanam yang tidak menahan terlalu banyak air dan pangkas bagian tanaman yang layu secara berkala.
4. Bunga Krisan

ilustrasi krisan (pexels.com/Manish Sharma) Krisan terkenal dengan bentuk bunganya yang beragam dan pilihan warna yang menarik, seperti kuning, putih, merah muda, dan ungu. Tanaman ini bisa mempercantik pekarangan sekaligus memberikan kesan segar pada taman rumah. Krisan juga cocok ditanam dalam pot sehingga mudah dipindahkan sesuai kebutuhan pencahayaan.
Krisan mengandung senyawa alami yang dikenal sebagai piretrin pada jenis tertentu. Senyawa ini dimanfaatkan dalam sejumlah produk insektisida untuk mengendalikan serangga, termasuk nyamuk. Namun, keberadaan bunga krisan di pekarangan tidak otomatis membuat nyamuk menjauh. Tanam krisan di tempat dengan cahaya yang cukup dan pastikan tanah tetap lembap tanpa tergenang.
5. Bunga Zinnia

ilustrasi zinnia (pexels.com/Ann H) Zinnia memiliki bunga berwarna cerah, mulai dari merah, jingga, kuning, hingga merah muda. Bentuk bunganya yang menarik membuat tanaman ini cocok dijadikan penghias taman atau ditanam berkelompok di sepanjang jalur pekarangan. Zinnia juga relatif mudah tumbuh dan dapat menjadi pilihan bagi pemula yang ingin mulai berkebun.
Walaupun zinnia bukan tanaman yang terbukti efektif mengusir nyamuk, bunga ini dapat menjadi pelengkap taman yang mendukung keanekaragaman serangga penyerbuk. Jika ingin mengurangi gangguan nyamuk, kombinasikan penanaman zinnia dengan upaya menjaga lingkungan tetap bersih. Pastikan tidak ada air yang menggenang di pot, tatakan, atau wadah lain di sekitar tanaman karena bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak.
6. Bunga Tapak Dara

ilustrasi tapak dara (pexels.com/Jeffry Surianto) Tapak dara merupakan tanaman hias dengan bunga mungil berwarna merah muda, putih, atau ungu kemerahan. Tanaman ini cocok ditanam di pekarangan karena relatif mudah tumbuh dan dapat berbunga dalam waktu yang panjang jika dirawat dengan baik. Tapak dara juga bisa digunakan sebagai penghias tepi taman atau ditanam dalam pot.
Tanaman ini mengandung berbagai senyawa alkaloid yang telah diteliti untuk beragam keperluan ilmiah. Namun, belum ada bukti kuat bahwa menanam tapak dara dapat secara langsung mengusir nyamuk. Selain itu, bagian tanaman ini beracun jika tertelan, sehingga sebaiknya ditempatkan jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Untuk perawatan, pilih lokasi yang mendapat sinar matahari cukup dan hindari penyiraman berlebihan.
7. Bunga Kenikir Kenikir memiliki bunga berwarna kuning atau jingga dengan bentuk sederhana yang cocok untuk taman bergaya alami. Tanaman ini dapat tumbuh cukup tinggi sehingga menarik ditanam di bag

ilustrasi kenikir (pexels.com/kepada NGUYỄN THÀNH NHƠN) Kenikir memiliki bunga berwarna kuning atau jingga dengan bentuk sederhana yang cocok untuk taman bergaya alami. Tanaman ini dapat tumbuh cukup tinggi sehingga menarik ditanam di bagian belakang atau sisi pekarangan. Selain bunganya yang cantik, beberapa jenis kenikir juga dikenal sebagai tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai sayuran.
Daun kenikir memiliki aroma khas, tetapi kemampuan tanaman ini untuk mengusir nyamuk secara langsung belum didukung bukti yang kuat. Karena itu, kenikir lebih tepat dipilih sebagai tanaman penghias pekarangan daripada mengandalkannya sebagai perlindungan utama dari nyamuk. Tanam di lokasi yang mendapat sinar matahari cukup, gunakan tanah yang subur, dan lakukan pemangkasan bila tanaman tumbuh terlalu rimbun.
Menanam bunga hias bisa membuat pekarangan lebih asri sekaligus membantu mengurangi gangguan serangga. Namun, efektivitasnya dalam mengusir nyamuk masih terbatas. Untuk perlindungan optimal, rutin bersihkan genangan air dan gunakan produk pengusir nyamuk yang teruji.




