10 Destinasi yang Bakal Populer pada 2027 Menurut Skyscanner

Laporan Skyscanner 2027, berdasarkan peningkatan pencarian tahunan dari 28 ribu wisatawan, menyoroti 10 destinasi dengan minat naik seiring pencarian pengalaman liburan yang lebih personal.
Bishkek, Kirgistan, memimpin dengan kenaikan pencarian 877 persen, diikuti Marseille 98 persen dan Iloilo 96 persen; daya tariknya mencakup petualangan alam, budaya, sejarah, dan kuliner.
Praya di Lombok Tengah menempati peringkat kedelapan dengan kenaikan 69 persen, menawarkan akses ke pantai, selancar, dan KEK Mandalika dengan suasana liburan pulau yang lebih santai.
Tren traveling terus berkembang seiring dengan perubahan minat wisatawan dalam memilih pengalaman liburan. Kini perjalanan tidak hanya tentang mengunjungi tempat populer, tetapi juga mengeksplorasi destinasi baru, menikmati budaya lokal, hingga menekuni hobi selama berlibur. Pergeseran minat ini membuat sejumlah destinasi yang sebelumnya belum terlalu ramai diperbincangkan mulai menarik perhatian wisatawan.
Berdasarkan laporan Skyscanner tentang tren perjalanan 2027, terdapat 10 destinasi yang mengalami peningkatan pencarian tahunan terbesar. Menariknya, salah satu destinasi dari Indonesia turut masuk dalam daftar tersebut.
Laporan ini disusun berdasarkan peningkatan pencarian dari 28 ribu wisatawan dan memperlihatkan bahwa wisatawan semakin mempertimbangkan pengalaman personal dan nilai yang didapatkan saat memilih tujuan perjalanan. Sejumlah tren yang disoroti meliputi perjalanan untuk menjauh dari dunia digital, wisata berbasis musik, pencarian produk eksklusif, wisata sejarah, hingga gym-cation atau liburan yang tetap mengakomodasi rutinitas kebugaran.
Lantas, destinasi mana saja yang diprediksi akan lebih ngetren pada 2027 mendatang? Berikut daftarnya untukmu!
1. Daftar 10 destinasi yang akan tren 2027 versi Skyscanner
Berdasarkan data pencarian wisatawan yang dirilis Skyscanner, ada 10 destinasi dengan peningkatan pencarian tahunan terbesar. Daftar ini mencakup kota-kota dengan karakter beragam, mulai dari kawasan pesisir dan pulau dengan alam yang terjaga hingga kota modern yang menawarkan pengalaman budaya dan hiburan.
1. Bishkek, Kirgistan: peningkatan pencarian 877 persen.
2. Marseille, Prancis: peningkatan pencarian 98 persen.
3. Iloilo, Filipina: peningkatan pencarian 96 persen.
4. Pulau Lord Howe, Australia: peningkatan pencarian 95 persen.
5. Da Nang, Vietnam: peningkatan pencarian 81 persen.
6. Tbilisi, Georgia: peningkatan pencarian 77 persen.
7. Hamburg, Jerman: peningkatan pencarian 72 persen.
8. Praya, Indonesia: peningkatan pencarian 69 persen.
9. Shenzhen, China: peningkatan pencarian 66 persen.
10. Kopenhagen, Denmark: peningkatan pencarian 52 persen.
2. Lombok masuk dalam daftar

Potret Lombok, NTB (pexels.com/Try Putro Utomo) Praya merupakan kawasan di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang menjadi pintu masuk untuk menjelajahi berbagai daya tarik wisata di Lombok. Lokasinya strategis untuk mengakses pantai-pantai, destinasi selancar, hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikenal dengan panorama pesisirnya.
Lombok menawarkan pilihan liburan dengan suasana yang relatif lebih santai. Wisatawan bisa menikmati pantai, mencoba berselancar, atau menjelajahi kawasan pesisir dengan lanskap alam yang memikat. Karakter ini membuat Praya menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan liburan pulau tanpa harus selalu berada di tengah keramaian destinasi yang lebih ramai dikunjungi.
Dalam daftar Skyscanner, Praya mencatat peningkatan pencarian tahunan sebesar 69 persen. Angka tersebut mencerminkan meningkatnya ketertarikan wisatawan untuk mengeksplorasi alternatif destinasi pantai selain kawasan yang sudah lebih dahulu populer, termasuk Bali. Bagi pencinta wisata alam dan suasana pesisir, kawasan ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk dipertimbangkan saat merencanakan liburan pada 2027.
3. Bishkek jadi nomor satu
Bishkek di Kirgistan menempati posisi pertama dengan peningkatan pencarian tahunan sebesar 877 persen. Ibu kota Kirgistan ini menjadi pintu gerbang menuju lanskap pegunungan Asia Tengah, termasuk jalur pendakian, wisata berkuda, dan danau-danau pegunungan. Daya tarik tersebut cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan berbasis petualangan dan menjelajahi alam yang berbeda dari destinasi perkotaan pada umumnya.
Di posisi kedua, Marseille di Prancis mencatat peningkatan pencarian sebesar 98 persen. Kota pesisir Mediterania ini menawarkan perpaduan budaya, sejarah, dan kuliner, termasuk hidangan laut yang menjadi bagian dari identitas lokal. Marseille juga bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin mengenal Prancis di luar destinasi populer seperti Paris dan Nice.
Iloilo di Filipina menyusul di posisi ketiga dengan kenaikan 96 persen. Kota ini dikenal dengan arsitektur bersejarah, tradisi lokal, serta perkembangan kulinernya. Sementara itu, Pulau Lord Howe di Australia berada di peringkat keempat dengan peningkatan 95 persen. Pulau ini menawarkan lanskap alam yang terjaga, perairan jernih, serta kesempatan untuk menikmati berbagai aktivitas luar ruang. Jumlah pengunjungnya juga dibatasi untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan.
Daftar destinasi yang diprediksi tren pada 2027 versi Skyscanner memperlihatkan pilihan perjalanan semakin beragam. Wisatawan tidak hanya tertarik pada tempat yang sudah populer, tetapi juga destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda, baik melalui alam, budaya, kuliner, maupun gaya hidup lokal.
Nah, daftar destinasi tersebut bisa menjadi inspirasi bagi kamu yang ingin mencoba pengalaman dan suasana baru saat merencanakan liburan tahun depan. Mana yang paling ingin kamu kunjungi?


![[QUIZ] Destinasi Favorit di Bikini Bottom Ungkap Gaya Hidupmu](https://image.idntimes.com/post/20260915/1000020062_73c7649f-1fae-4958-b230-86e9e4492838.jpg)


















