Comscore Tracker

5 Rekomendasi Trekking Pole Terbaik, Anti Capek Selama Mendaki!

Buat yang hobi mendaki wajib punya

Trekking pole atau tongkat mendaki adalah salah satu peralatan yang wajib para pendaki miliki. Penggunaan trakking pole berfungsi sebagai tumpuan kaki saat kamu harus melewati medan yang berat, terutama jalur pendakian yang masih baru dan basah.

Tapi sayangnya masih banyak pendaki yang menyepelekan penggunaan trekking pole saat mendaki. Walhasil, mereka banyak yang mudah capek atau bahkan jatuh dan terpeselet. Agar hal buruk tidak terjadi pastikan kamu sudah memiliki atau menyewa trekking pole sebelum mendaki.

Nah, berikut ini ada rekomendasi tongkat gunung terbaik yang bisa kamu miliki yang pasti dengan harga terjangkau. Yuk, baca sampai habis!

1. Trekking pole Naturhike

5 Rekomendasi Trekking Pole Terbaik, Anti Capek Selama Mendaki!ilustrasi trekking pole (tokopedia.com)

Pertama ada trekking pole best seller dari merek Naturehike. Tongkat mendaki ini memiliki struktur desain 3 titik yang bisa dipendekkan sampai ukuran 57cm. Produk ini terbuat dari behan aluminium alloy yang kuat, tahan lama dan anti karat.

Beratnya pun hanya 233 gram dan tingginya 120 hingga 130 tergantung ukuran yang kamu pilih. Pada bagian pegangan tangan terbuat dari bahan karet yang nyaman saat digenggam. Harga produk ini adalah Rp129 ribu.

2. Trekking pole Eiger

5 Rekomendasi Trekking Pole Terbaik, Anti Capek Selama Mendaki!ilustrasi trekking pole (tokopedia.com)

Berikutnya ada tongkat mendaki dari merek kenamaan asal Indonesia, Eiger. Trekking pole ini punya keunggulan yakni bagian gagangnya yang bisa dilepas pasang agar bisa disesuaikan dengan ketinggianmu. Kemudian pada bagian pegangan juga terbuat dari bahan karet dan EVA yang nyaman dan mudah menyerap keringat.

Pada bagian bawah juga memiliki basket yang berguna agar tidak tersangkut saat menemui medan berlumpur. Berat dari produk ini hanya 300 gram saja sehingga tidak menambah bebanmu saat mendaki. Harga produk ini adakah Rp188 ribu.

3. Trekking pole Matougui

5 Rekomendasi Trekking Pole Terbaik, Anti Capek Selama Mendaki!ilustrasi trekking pole (tokopedia.com)

Berikutnya ada trekking pole dari merek Matougui. Keunikan dari merek ini adalah pilihan warnanya  yang beragam mulai dari warna hitam, hijau, biru, dan merah. Panjang trekking pole ini adalah minimum 54 cm dan maksimum 110 cm.

Kekurangan produk ini adalah tidak ada basket penghalang lumpur di bagian bawah, Dengan harga berkisar Rp50 sampai Rp90 ribuan dan bobotnya hanya 250 gram, trekking pole ini layak kamu jadikan teman untuk mendaki.

Baca Juga: 9 Alasan Kamu Wajib Mendaki Gunung Papandayan Sekali Seumur Hidup

4. Trekking pole Arei Outdoorgear

5 Rekomendasi Trekking Pole Terbaik, Anti Capek Selama Mendaki!ilustrasi trekking pole (tokopedia.com)

Urutan keempat ada trekking pole  dari merek Arei. Tongkat merek ini terbuat dari bahan dura aluminium yang ringan namun awet. Panjang maksimum tongkat ini bisa mencapai 110 cm dan ada tiga pilihan warna yakni, merah, biru dan, hitam.

Pada bagian bawah juga terdapat lingkaran basket yang mampu mencegah tongkat terperosok dalam lumpur.  Selain itu, di bagian pegangan tangan juga disematkan lampu LED  yang bisa kamu gunakan ketika mendaki di malam hari. Harga produk ini mulai Rp90 ribuan.

5. Trekking pole Dhaula Giri

5 Rekomendasi Trekking Pole Terbaik, Anti Capek Selama Mendaki!ilustrasi trekking pole (tokopedia.com)

Terakhir ada trekking pole dari merek Dhaula Giri yang punya ergonomis baik. Pasalnya, tongkat ini bisa kamu lipat menjadi tiga bagian sehingga tidak memakan tempat. Bahan yang digunakan adalah duralumin yang ringan namun kokoh. Pilihan warna yang disediakan ada empat yakni,  hitam ,merah ,biru, dan hijau. 

Tinggi tongkat ini berkisar 115-141 cm tergantung yang dibutuhkan pengguna. Di bagian bawah juga terdapat basket yang bisa menahan lumpur. Harga produk ini adalah Rp180 ribu.

Itulah beberapa trekking pole  terbaik yang bisa kamu gunakan ketika mendaki ataupun sekedar trekking ringan. Buat kamu yang mudah capek saat mendaki, selian latihan fisik, mungkin trekking pole bisa jadi solusi. 

Baca Juga: 5 Perbedaan Hiking dan Trekking, Jangan sampai Tertukar!

Candra Septian Bantara Photo Verified Writer Candra Septian Bantara

Mahasiswa

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Wahyu Kurniawan

Berita Terkini Lainnya