Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Mengatasi Kasur yang Kurang Empuk, Gak Harus Beli Baru!
ilustrasi ibu dan anak merapikan tempat tidur (pexels.com/Ron Lach)
  • Kasur keras dapat mengganggu kenyamanan tidur dan memicu pegal punggung, tetapi tidak harus langsung diganti karena ada beberapa solusi untuk membuatnya lebih empuk.
  • Tambahkan mattress topper setebal 5–10 cm atau mattress pad 1–3 cm sebagai pelapis, untuk meningkatkan kelembutan sekaligus melindungi kasur.
  • Kasur baru perlu waktu 1–2 minggu untuk melunak; gunakan, putar, balik, atau cek rangka tempat tidur yang renggang maupun bengkok agar permukaannya stabil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Salah satu kunci untuk mendapat tidur yang nyenyak adalah tempat tidur yang nyaman. Tapi, gimana jadinya kalau kasur yang kamu tempati justru keras dan malah gak bikin rileks? Selain bikin gak nyaman, kasur yang keras juga bisa membuat punggung jadi sakit.

Kalau kasur kamu kurang empuk, gak perlu buru-buru buat menggantinya, kok. Ada beberapa cara yang bisa kamu coba terlebih dahulu. Lima cara berikut ini bisa jadi solusi bagi kamu yang kasurnya kurang empuk dan gak nyaman. Apa saja kira-kira? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Gunakan pelapis kasur tambahan

ilustrasi mattress topper di tempat tidur (pexels.com/Liuuu_61)

Pernah mendengar istilah mattress topper? Benda tersebut berfungsi sebagai pelapis bagian atas kasur. Bahannya biasa terbuat dari busa, lateks, hingga bulu angsa.

Kehadiran mattress topper ini ampuh untuk mengatasi kasur yang keras. Bahannya yang empuk bisa mengurangi struktur kasur yang kaku dan punggung yang pegal karena kasur keras. Ketebalan mattress topper sekitar 5-10 cm. Selain menjadikan kasur empuk, mattress topper juga memperpanjang masa pakai dan melindungi kasur dari kerusakan.

2. Lunakkan kasur yang baru agar lebih empuk

ilustrasi merapikan tempat tidur (freepik.com/freepik)

Kasur yang baru dibeli biasanya akan terasa lebih keras. Biasanya butuh waktu sekitar 1-2 minggu hingga kasur jadi empuk. Apalagi di minggu pertama pemakaian, kamu mungkin akan merasa kasurnya kurang nyaman dan keras.

Hal tersebut wajar terjadi. Cukup beri waktu untuk penyesuaian. Kamu juga dapat melakukan beberapa cara untuk melunakkan kasur lebih cepat. Misalnya dengan rutin menggunakannya, memutar atau rotasi posisi kasur, hingga berjalan di atasnya. Tujuannya agar memberikan tekanan yang merata di seluruh permukaan kasur dan melemaskan lapisan di dalamnya.

3. Tambahkan mattress pad

ilustrasi kamar tidur (unsplash.com/Slaapswijsheid.nl)

Hampir mirip dengan mattress topper, berikutnya ada mattress pad. Fungsinya kurang lebih sama dengan mattress topper yaitu menjadi alas bagian atas kasur. Jika kamu merasa mattress topper terlalu tebal dan berat, maka mattress pad bisa jadi alternatif.

Mattress pad lebih tipis dengan ketebalan sekitar 1-3 cm. Selain itu, harganya juga lebih terjangkau. Namun, meskipun lebih tipis dan terjangkau, hal itu tak mengurangi fungsinya untuk menambah kelembutan kasur. Kamu dapat mencari mattress pad yang bahannya dari serat berkualitas atau katun bambu untuk kelembutan yang lebih nyaman.

4. Ganti rangka tempat tidur

ilustrasi memperbaiki tempat tidur (freepik.com/krakenimages.com)

Terkadang, penyebab tempat tidur yang kurang empuk bukan dari kasur, melainkan dari bagian bawahnya. Penyangga, kerangka atau bilah yang keras, dapat menghadirkan rasa tidak nyaman meski dilapisi kasur yang empuk sekalipun.

Pertimbangkan untuk mengganti kerangka tempat tidurmu jika kerangkanya sudah renggang atau bengkok. Pilih rangka dengan bilah yang lebih rapat dan lentur. Kamu juga dapat memasang tambahan seperti triplek atau kayu lapis di atas rangka agar permukaan jadi rata dan stabil.

5. Balik dan putar posisi kasur secara berkala

ilustrasi kamar tidur (pexels.com/Max Vakhtbovycn)

Jika memungkinkan, kamu bisa mengubah posisi tempat tidurmu. Tujuannya agar meratakan permukaan yang akan sering digunakan. Sebab, tidur di area yang sama pada tempat tidur secara terus menerus, bisa mengakibatkan permukaan kasur tidak rata.

Bagian yang sering digunakan untuk tidur akan terasa lebih lentur, sedangkan yang jarang digunakan terasa lebih kaku dan keras. Cara ini menjaga tempat tidur agar gak rusak lebih cepat di sisi tertentu saja. Justru, berfungsi agar permukaan kasur rata dan empuk.

Tak sedikit orang yang berpikir untuk langsung mengganti kasurnya yang kurang empuk. Padahal, ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut. Mulai dari memasang pelapis kasur, hingga mengganti kerangka tempat tidur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article