4 Hal yang Bisa Dipelajari dari Karakter Street Fighter, Pahami!

- Ryu, disiplin dan terus berkembang meski sudah kuat
- Ken Masters, pendewasaan melalui latihan dan pengalaman
- Guile, kesetiaan, konsisten, dan kestabilan dalam memperjuangkan tanggung jawab orang lain
- Akuma, batasi obsesi demi menjaga etika terhadap orang di sekitarmu
Street Fighter menjadi gim yang sangat populer dimainkan pria. Sudah ada sejak tahun 80-an, gim ini masih terus berkembang hingga saat ini, bahkan dibuat film yang tayang pada 2026. Tiap petarung dalam Street Fighter memiliki karakter khasnya masing-masing.
Menariknya, ada hal yang bisa dipelajari oleh seorang pria dari setiap karakter yang ada di Street Fighter lho, bro. Kalau kamu mau tahu apa saja hal yang bisa dipelajari dari setiap karakternya, cek penjelasannya di bawah ini ya, bro. Sehingga semangat tiap petarung bisa menginspirasimu menjadi pria yang lebih baik!
Table of Content
1. Ryu, tetap terus melatih diri meski sudah menjadi petarung yang kuat

Ryu merupakan karakter utama pada Street Fighter. Ryu digambarkan sebagai petarung yang kuat dan mampu mengalahkan berbagai lawannya. Meski sudah kuat, Ryu sangat disiplin untuk tetap berlatih agar menjadi semakin baik.
Dirinya juga berusaha mencari tantangan yang lebih besar untuk terus mengasah dan menguasai diri. Ryu adalah simbol bagaimana seorang pria perlu untuk disiplin meski sudah menguasai suatu hal. Mengembangkan diri terus-menerus perlu dilakukan pria sejati, bro.
2. Ken Masters, si ambisius dan agresif yang bertransformasi menjadi lebih dewasa

Ken digambarkan sebagai petarung yang ambisius, agresif, dan flamboyan. Ini karena Ken pribadi yang sangat percaya diri. Ken juga seorang petarung yang hebat, dan merupakan rival sekaligus teman Ryu. Ken memiliki karakter yang berkebalikan dengan Ryu. Meski Ken seorang yang cenderung impulsif di awal, dia bertransformasi menjadi pribadi yang lebih dewasa seiring berjalannya waktu dan bertemu dengan berbagai lawan.
Sehingga, meski kamu saat ini masih memiliki jiwa yang terlalu ambisius, kurang tenang, dan impulsif. Melalui latihan dan pengalaman yang terus menerus ditekuni, maka pendewasaan akan datang kepadamu, bro. Sisi emosional memang perlu dimiliki untuk mengimbangi kemampuan teknis yang hebat agar kepribadian lebih seimbang seperti Ken yang sudah lebih dewasa.
3. Guile, melepaskan ego pribadi demi kepentingan yang lebih besar

Guile dikisahkan sebagai prajurit militer Amerika Serikat. Sesuai latar belakangnya, Guile punya kesetiaan yang sangat tinggi akan tugas dan negaranya. Dia juga pria yang tegas dan gak kompromi, khas seorang prajurit militer.
Karakter Guile dibutuhkan pria yang mampu berjuang bukan hanya demi diri sendiri, tetapi untuk memperjuangkan tanggung jawab dan kehormatan orang lain. Kesetiaan, konsisten, dan kestabilan merupakan karakter khas Guile yang perlu dimiliki pria. Sehingga seorang pria gak melulu harus mengikuti ego pribadinya.
4. Akuma, dikuasai energi gelap hingga tak memedulikan orang-orang tedekat justru kurang baik bagi diri sendiri

Akuma merupakan karakter yang sangat kuat dalam Street Fighter. Dirinya menerima seluruh energi gelap demi mendapat kekuatan yang luar biasa tanpa batasan diri. Bahkan tak memedulikan orang-orang terdekatnya demi menerima kekuatan besar ini.
Sebagai seorang pria, memiliki sesuatu hal sebaiknya tak berlebihan, meski itu merupakan tujuan yang sudah lama kamu cari. Kamu tetap perlu tahu batas antara obsesi dengan etika untuk orang di sekitarmu. Jangan sampai menjadi buta dan mengorbankan sisi kemanusiaan demi hal besar yang ingin kamu miliki.
Ternyata dari karakter-karakter utama Street Fighter, kamu bisa memetik pelajaran untuk menjadi pria yang lebih baik. Pelajaran ini bisa kamu jadikan wawasan dan inspirasi sebagai pria yang ingin terus belajar. Sehingga permainan video gim seperti Street Fighter gak hanya untuk hiburan saja, bro!



















