Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mad Wajib Muttasil: Definisi, Cara Membaca, dan Contohnya

3 min read
Mad Wajib Muttasil: Definisi, Cara Membaca, dan Contohnya
ilustrasi hukum bacaan mad wajib muttasil (pexels.com/Optical Chemist)
  • Ilmu tajwid wajib diterapkan secara individu saat membaca Al-Qur'an, sementara pendalamannya berstatus fardhu kifayah; mad mengatur panjang-pendek bacaan.
  • Mad wajib muttasil adalah mad far'i ketika huruf mad thobi'i bertemu hamzah dalam satu kata, sehingga bacaannya wajib dipanjangkan.
  • Panjang mad wajib muttasil umumnya 4–5 harakat, atau 6 harakat saat waqaf di akhir ayat, dengan panjang bacaan yang konsisten.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ilmu tajwid sangat penting untuk membaca kitab suci Al-Qur'an. Hukum mempelajari ilmu tajwid yaitu fardhu kifayah, artinya wajib diperdalam oleh sekelompok masyarakat. Namun, hukum membaca Al-Qur'an sesuai dengan ilmu tajwid yaitu fardhu'ain (kewajiban yang ditanggung individu).

Mad adalah satu hukum ilmu tajwid yang fokus ke panjang pendeknya bacaan Al-Quran. Secara umum, hukum mad dibagi menjadi dua yaitu mad thobi'i (mad asli) dan mad far'i.

Kita akan membahas salah satu jenis mad far'i yaitu mad wajib muttasil. Yuk, kita pelajari bersama-sama.

  1. 1. Pengertian mad wajib muttasil

    mad wajib muttasil
    ilustrasi definisi mad wajib muttasil (pexels.com/ Murad Khan)

    Mad wajib muttasil termasuk golongan mad far'i. Arti dari mad far'i yaitu mad yang dipengaruhi oleh huruf hamzah atau sukun. Apabila diurai dari namanya, mad artinya panjang, wajib berarti harus, dan muttasil artinya bersambung atau satu kata. Pengertian mad wajib muttasil yaitu sebuah bacaan yang wajib dibaca panjang karena bersambung dalam satu kata.

    Perlu diingat bahwa keberadaan mad thobi'i syarat mutlak terbentuknya mad far'i. Tidak akan ada mad wajib muttasil apabila tanpa awalan mad thobi'i.

  2. 2. Cara membaca mad wajib muttasil

    ilustrasi ayat Al Qur'an
    ilustrasi cara membaca Al Qur'an (pexels.com/Zeynep Sude Emek)

    Hukum bacaan mad wajib muttasil terjadi ketika huruf mad thobi'i (alif (ا), wawu (و), dan ya (ي)) bertemu dengan huruf hamzah (ء) dalam satu kata. Cara membaca mad wajib muttasil yaitu dipanjangkan 4 sampai 5 harakat (ketukan), atau dibaca hingga 6 harakat apabila katanya berada di posisi waqaf (berhenti) pada akhir ayat.

    Ketika penerapan membaca Al-Qur'an, konsisten bacaan sangat diperlukan. Jika awalnya membaca mad wajib muttasil empat harakat, maka panjang harakat bacaan mad wajib selanjutnya harus konsisten dengan sebelumnya.

  3. 3. Perbedaan mad wajib muttasil dan mad jaiz muntasil

    mad wajib muttasil
    ilustrasi perbedaan (pexels.com/outajour mourad )

    Kunci perbedaan mad wajib muttasil dan mad jaiz muntasil yaitu posisinya. Dari kedua namanya sudah terselip perbedaan yang mendasar. Muttasil berarti bersambung, sedangkan munfasil artinya terpisah. Jika mad wajib muttasil huruf hamzah di dalam satu kata, maka mad jaiz muntasil bertemu hamzah di kata yang berbeda.

    Cara membaca mad wajib muttasil harus dibaca 4 sampai 5 harakat. Di sisi lain, mad jaiz muntasil bisa dibaca 4 hingga 5 harakat. Sebagian ulama membolehkan dua harakat secara konsisten.

  4. 4. 10 contoh mad wajib muttasil

    mad wajib muttasil
    ilustrasi contoh mad wajib muttasil (pexels.com/indra projects)

    Kita mudah menemukan contoh mad wajib muttasil di Al-Qur'an. Berikut contoh mad wajib muttasil:

    1. Q.S. Al Ma'un ayat 6: الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ dibaca yurā`ụn
    1. Q.S Al Bayyinah ayat 5: حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ dibaca hunafā`a
    2. Q.S. Al Quraisy ayat 2: اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ dibaca riḥlatasy-syitā`i
    3. Q.S. Ad Dhuha ayat 8: وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ dibaca 'ā`ilan fa agnā
    4. Q.S. At Thariq ayat 6: خُلِقَ مِنْ مَّاۤءٍ دَافِقٍۙ dibaca mim mâ'in
    5. Q.S. At Ghasiyah ayat 18: وَاِلَى السَّمَاۤءِ كَيْفَ رُفِعَتْۗ dibaca wa ilas-samâ'i
    6. Q.S. Al 'Ala 7: اِلَّا مَا شَاۤءَ اللّٰهُۗ dibaca illâ mâ syâ'allâh
    7. Q.S Al Baqarah ayat 6: اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَاۤءٌ dibaca sawâ'un
    8. Q.S Al Baqarah ayat 13: هُمُ السُّفَهَاۤءُ dibaca humus-sufahâ'u
    9. Q.S An Naba’ ayat 14: مَاءً ثَجَّاجًا dibaca mā`an ṡajjājā
    10. Q.S An Nasr ayat 1: إِذَا جَآءَ نَصْرُ اللَّهِ dibaca Iżā jā`a naṣrullāh

    Itulah penjelasan singkat mengenai mad wajib muttasil. Semoga dengan mempelajari ilmu tajwid dapat memperbaiki bacaan Al-Qur'an. Kamu bisa mengikuti kelas tahsin untuk mendalami ilmu tajwid.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team