Profil Kimi Antonelli, Sabet Juara Dunia F1 di Usia 20 Tahun

Andrea Kimi Antonelli, pembalap Italia berusia 20 tahun, meraih gelar juara dunia Formula 1 2026 bersama Mercedes dan mengalahkan Max Verstappen serta Lewis Hamilton.
Putra mantan pembalap Marco Antonelli ini tumbuh di lingkungan balap, mulai gokart pada usia lima tahun, dan menunjukkan kemampuan mengendalikan oversteer sejak usia 10 tahun.
Antonelli masuk Mercedes Junior Team pada usia 11 tahun, menjuarai F4 Italia, ADAC F4 Jerman, serta Formula Regional Eropa, sebelum debut F1 pada 2025 menggantikan Lewis Hamilton.
Nama Kimi Antonelli kini mendadak jadi buah bibir di media sosial setelah berhasil mencetak sejarah besar di ajang Formula 1 (F1) 2026. Pembalap asal Italia yang baru menginjak usia 20 tahun ini sukses menyabet gelar juara dunia bersama tim Mercedes.
Penasaran dengan sosok di balik kemudi mobil bernomor 12 ini. Yuk, mari simak profil lengkap Kimi berikut di bawah ini.
Table of Content
1. Punya latar belakang keluarga balap
Andrea Kimi Antonelli lahir di Bologna, Italia, pada 25 Agustus 2006. Darah balap sudah mengalir deras dalam diri Kimi sejak kecil. Ia merupakan putra dari Marco Antonelli, seorang mantan pembalap mobil sport sekaligus pemilik tim balap AKM Motorsport.
Karena dibesarkan di lingkungan yang akrab dengan deru mesin dan aroma knalpot sejak bayi, bahkan sudah berada di garasi sejak usia 15 hari maka tidak heran jika bakat balapnya tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan anak-anak seusianya.
2. Jago oversteer sejak usia 10 tahun
Bakat istimewa Kimi mulai tercium sang ayah saat usianya baru menginjak 10 tahun. Saat diajak mencoba mobil Lamborghini milik sang ayah di Sirkuit Adria, Italia, Kimi yang duduk di pangkuan ayahnya terbukti mampu mengendalikan oversteer (kondisi ketika mobil berbelok terlalu tajam melebihi putaran setir).
Selain itu, kecintaannya pada dunia balap juga diasah lewat simulator sejak balita, di mana ia selalu merengek minta bermain game balap setiap malam sebelum tidur
3. Dilirik Mercedes sejak usia muda
Karier profesional Kimi melesat dengan sangat cepat. Berawal dari turun di ajang gokart pada usia 5 tahun, bakatnya langsung masuk ke dalam pantauan scout akademi Mercedes, Gwen Lagrue, saat usianya menginjak 11 tahun.
Bergabung dengan Mercedes Junior Team membuat jalannya semakin mulus. Kimi sukses mendominasi berbagai kejuaraan junior bergengsi, mulai dari Juara Formula 4 Italia dan ADAC F4 Jerman pada 2022, hingga merajai Formula Regional European Championship pada 2023.
4. Debut menggantikan Lewis Hamilton di Mercedes
Kesempatan emas datang ketika Lewis Hamilton memutuskan pindah ke Ferrari, membuat bos Mercedes, Toto Wolff, mantap mempromosikan Kimi langsung ke F1 untuk musim 2025.
Meski sempat melalui musim debut yang tidak mudah termasuk insiden di Monza dan adaptasi dengan spesifikasi mobil, Kimi membuktikan bahwa dirinya punya mental baja untuk bangkit dan belajar dari kesalahan.
5. Cetak sejarah baru menjadi juara dunia F1 termuda di usia 20 tahun
Kimi sukses merebut gelar juara dunia F1 2026 setelah mengalahkan bintang pembalap lainnya seperti Max Verstappen dan Lewis Hamilton. Dengan perolehan poin yang tidak terkejar oleh Max Verstappen, Kimi resmi memecahkan rekor sebagai juara dunia termuda dalam sejarah F1 di usia 20 tahun 68 hari, menggeser rekor lama Sebastian Vettel. Kerja keras, talenta murni, dan mentalitas juara terbukti mengantar Kimi ke puncak kejayaan
Itulah profil Kimi Antonelli, sang pembalap F1 muda yang berhasil menyabet juara dunia. Selamat dan sukses selalu, Kimi!

