Hubungan Abdul dengan musik tumbuh secara organik. Ia belajar musik secara otodidak, sementara teman-teman di sekitarnya justru menjadi orang-orang yang lebih dulu melihat talentanya dan mendorong Abdul untuk semakin serius bermusik.
Setelah Sekian Lama, Ahmad Abdul Akhirnya Ingin Bercerita

- Ahmad Abdul merilis “Setelah Sekian Lama” sebagai karya perdana bersama dr.m, mengangkat perjalanan personal tentang mimpi, realitas hidup, dan perubahan makna sukses.
- Lagu yang digarap sekitar satu tahun ini menandai eksplorasi Abdul menulis lirik bahasa Indonesia, setelah musiknya terbentuk lebih dulu dan berkembang dari akar folk hingga pop alternatif.
- Pengalaman bersama ibu, yang membesarkannya di Bali, memperkuat makna pulang dalam lagu ini; singel tersedia di platform digital mulai 24 September 2026.
Setelah sekian lama menjalani hidup, ada banyak hal yang mungkin tak lagi kita lihat dengan cara yang sama. Mimpi bisa berubah, definisi sukses bergeser, begitu pula cara kita memandang karier, cinta, pertemanan, keluarga, hingga diri sendiri.
Perasaan itulah yang menjadi napas utama “Setelah Sekian Lama”, single terbaru sekaligus karya perdana Ahmad Abdul bersama label dr.m. Bukan lagu tentang percintaan, karya ini membawa cerita yang lebih personal tentang perjalanan Abdul selama beberapa tahun terakhir, termasuk bagaimana realitas hidup perlahan mengubah apa yang dulu ia bayangkan.
“Dulu rasanya kita punya banyak bayangan tentang hidup, mau jadi apa, apa yang ingin dikejar, dan seperti apa hidup kita nanti. Setelah dijalani, ternyata tidak semuanya berjalan seperti yang dibayangkan. Dari situ aku mulai melihat lagi apa yang masih penting buat aku hari ini,” kata Abdul.
Table of Content
1. Semakin mengenali suaranya sendiri

Foto profil Ahmad Abdul (Dok. dr.m) Selama ini publik lebih banyak mengenal Abdul sebagai singer-songwriter. Melalui lagu ini, ia mulai membuka sisi yang lebih personal, membagikan cerita tentang dirinya yang mungkin juga terasa familiar bagi banyak orang.
Folk menjadi akar kuat dalam musikalitas Abdul, terutama dalam caranya meramu melodi dan storytelling menjadi cerita yang personal. Dalam perjalanannya, warna tersebut berkembang dan bersinggungan dengan pop, indie, hingga alternative pop.
Dalam “Setelah Sekian Lama”, musik justru hadir lebih dulu sebelum ceritanya menemukan bentuk. Abdul kemudian mengeksplorasi bagaimana melodi yang telah ia bangun dapat bertemu dengan lirik bahasa Indonesia secara natural. Ini sebuah proses yang terasa berbeda karena selama ini ia lebih terbiasa menulis lagu dalam bahasa Inggris.
“Nulis dalam bahasa Indonesia ternyata bikin aku lebih mikirin pilihan kata. Harus tetap sederhana dan natural, tapi ketika ketemu musik juga terasa pas. Aku lumayan banyak eksplorasi sampai akhirnya ketemu yang rasanya, ‘Oh, ini aku banget,” katanya.
Dari penulisan hingga rekaman, “Setelah Sekian Lama” melalui proses sekitar satu tahun, sementara benih musiknya telah tersimpan jauh lebih lama. Waktu tersebut memberi Abdul ruang untuk meramu musik dan cerita hingga akhirnya terasa utuh dalam bentuk yang ia inginkan.
2. Pada akhirnya, ada tempat bernama pulang

Foto profil Ahmad Abdul (Dok. dr.m) Di balik cerita tentang mimpi dan perjalanan hidup, “Setelah Sekian Lama” menyimpan bagian yang sangat dekat dengan Abdul: tentang pulang.
Abdul lahir di NTT dan besar di Bali. Ia tumbuh bersama ibu dan dua adiknya. Sang ibu membesarkan mereka sebagai single mother dan menjadi sosok penting dalam perjalanan hidup Abdul.
Bagi Abdul, pulang bukan semata kembali ke sebuah tempat, tetapi juga tentang mengetahui bahwa ada seseorang yang tetap menerima dalam kondisi apa pun.
“Sejauh apa pun aku pergi, pada akhirnya rumah selalu jadi tempat untuk pulang. Ada ibu yang menerima aku dalam kondisi apa pun, tanpa menghakimi. Bahkan di saat aku sendiri sulit mengungkapkan apa yang sedang dirasakan, somehow ibu selalu tahu,” ungkap Abdul.
Perjalanan Abdul dan sang ibu pun memiliki dinamikanya sendiri. Dari yang semula sempat mempertanyakan pilihannya untuk bermusik hingga kemudian menjadi sosok yang mendukung langkahnya. Dari perjalanan itu, muncul satu pertanyaan yang kini terasa semakin personal bagi Abdul: “Sukses itu sebenarnya untuk membahagiakan siapa?”
3. Apa kabar hidup, Setelah Sekian Lama?
Pada akhirnya, cerita personal Abdul menjadi pintu masuk menuju percakapan yang lebih luas. Karena masing-masing dari kita mungkin memiliki versi “Setelah Sekian Lama” sendiri.
Bagaimana dengan mimpi yang dulu kita kejar? Apakah pekerjaan masih berarti hal yang sama? Bagaimana cinta dan pertemanan kita? Apa yang baru kita pahami tentang keluarga? Dan setelah melalui semuanya, bagaimana kita melihat diri sendiri hari ini?
Pertanyaan-pertanyaan inilah yang ingin dibawa “Setelah Sekian Lama”, memberi ruang bagi pendengarnya untuk melihat kembali perjalanan masing-masing dan menyadari bahwa seiring waktu, cara kita memaknai hidup pun bisa berubah.
“Setelah Sekian Lama” sekaligus membuka babak baru perjalanan Ahmad Abdul bersama dr.m dan dapat didengarkan di seluruh platform musik digital mulai 24 September 2026.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



