Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tanaman dengan Bunga Berbentuk Lipstik, Bikin Hunian Terlihat Cantik
ilustrasi aeschynanthus twister (commons.wikimedia.org/阿橋 HQ)
  • Tanaman bunga lipstik dari genus Aeschynanthus memiliki kuncup yang keluar dari kelopak tabung, cocok sebagai penghias pot gantung dan relatif mudah dirawat di iklim tropis.
  • Lima varietas yang disorot ialah Aeschynanthus radicans, mona lisa, black pagoda, twister, dan thai pink, dengan perbedaan pada warna bunga, corak daun, serta bentuk pertumbuhan.
  • Perawatan utamanya membutuhkan cahaya terang tersaring, kelembapan cukup, media berdrainase baik, dan pemupukan berkala; twister perlu penyiraman hati-hati, sedangkan thai pink memerlukan cahaya tidak langsung terang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dunia tanaman hias selalu menyuguhkan keunikan yang tidak ada habisnya, salah satunya lewat kehadiran tanaman dengan bentuk bunga yang menyerupai kosmetik wanita. Tanaman dari genus Aeschynanthus atau yang populer disebut tanaman bunga lipstik merupakan salah satu primadona yang banyak diburu. Keunikan utama tanaman ini terletak pada kuncup bunganya yang tumbuh keluar dari kelopak berbentuk tabung, persis seperti lipstik yang sedang diputar keluar dari wadahnya.

Keindahan visual ini menjadikannya pilihan sempurna untuk menghias sudut rumah, terutama jika ditanam dalam pot gantung karena karakternya yang tumbuh menjuntai. Selain bentuknya yang eksotis, tanaman bunga lipstik juga relatif mudah dirawat di iklim tropis seperti Indonesia. Buat kamu yang ingin menambah koleksi tanaman hias unik di rumah, beberapa tanaman dengan bunga berbentuk lipstik berikut ini siap mempercantik area hunian.

1. Aeschynanthus radicans

ilustrasi aeschynanthus radicans (commons.wikimedia.org/Michael Wolf)

Aeschynanthus radicans merupakan varietas tanaman lipstik yang paling klasik dan paling banyak dikenal oleh para pencinta tanaman hias. Tanaman asli hutan hujan Asia Tenggara ini memiliki karakter daun hijau tua yang tebal, halus, dan mengilap. Kombinasi antara dedaunan hijau yang lebat menjuntai dengan bunga merah menyala memberikan kontras visual yang sangat memukau di dalam ruangan.

Saat memasuki masa mekar, kuncup bunga berwarna merah tua akan keluar dari tabung kelopaknya yang berwarna keunguan atau cokelat gelap. Proses keluarnya bunga ini benar-benar meniru mekanisme sebuah lipstik konvensional. Karena sifat alami aslinya yang tumbuh sebagai epifit di pepohonan, varietas ini sangat menyukai media tanam yang porous dan lingkungan dengan kelembapan tinggi.

2. Aeschynanthus mona lisa

ilustrasi aeschynanthus mona lisa (commons.wikimedia.org/Pseudopanax)

Varietas mona lisa dikenal sebagai salah satu kultivar tanaman lipstik yang paling anggun dan paling rajin berbunga. Berbeda dengan varietas liar, mona lisa memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap fluktuasi suhu ruangan, menjadikannya tanaman indoor yang sangat andal. Daunnya cenderung berwarna hijau sedikit lebih terang dengan susunan yang lebih kompak pada batangnya.

Bunga dari Aeschynanthus mona lisa menampilkan warna merah cerah yang sangat pekat, keluar dari kelopak pelindung berwarna merah marun gelap. Tampilan bunganya yang kontras memberikan kesan mewah dan estetik saat diletakkan di dekat jendela yang terang. Keunggulan lainnya adalah masa mekar bunganya yang cenderung bertahan lebih lama dibandingkan beberapa jenis lainnya.

3. Aeschynanthus black pagoda

ilustrasi aeschynanthus black pagoda (commons.wikimedia.org/scott.zona)

Jika kamu mencari tanaman lipstik dengan keunikan ganda, maka varietas black pagoda adalah pilihan yang paling tepat. Berbeda dengan jenis lain yang mengandalkan keindahan bunga, black pagoda sudah terlihat eksotis bahkan sebelum bunganya mekar. Daun tanaman ini memiliki corak loreng hijau tua keunguan yang eksotis pada bagian atas, dan warna keunguan pekat di bagian bawahnya.

Ketika musim berbunga tiba, tanaman ini akan mengeluarkan bunga berbentuk tabung dengan perpaduan warna kuning orange yang kontras. Bentuk bunganya tetap menyerupai lipstik, namun dengan palet warna hangat yang sangat kontras dengan corak daunnya yang gelap misterius. Varietas ini sangat cocok bagi kolektor yang menyukai tanaman hias berkarakter kuat dan teatrikal.

4. Aeschynanthus twister

ilustrasi aeschynanthus twister (commons.wikimedia.org/阿橋 HQ)

Aeschynanthus twister menawarkan struktur pertumbuhan yang sangat unik dan berbeda dari tanaman lipstik pada umumnya. Sesuai dengan namanya, daun-daun pada varietas ini tumbuh menggulung dan bergelombang secara alami di sepanjang batangnya. Efek visual dari daun yang berputar ini memberikan tekstur keriting yang tampak padat dan mengembang indah di pot gantung.

Di antara sela-sela daun keriting tersebut, akan muncul bunga-bunga berbentuk lipstik berwarna merah cerah. Kehadiran bunga merah yang menyembul dari balik dedaunan unik ini membuat penampilannya terlihat sangat atraktif. Perawatan jenis twister membutuhkan perhatian ekstra pada penyiraman agar air tidak menggenang di lipatan daunnya yang keriting.

5. Aeschynanthus thai pink

ilustrasi aeschynanthus thai pink (commons.wikimedia.org/Daderot)

Buat kamu yang menyukai nuansa warna lembut dan romantis, Aeschynanthus thai pink hadir sebagai alternatif yang menawan. Berbeda mayoritas varietas tanaman lipstik yang didominasi warna merah berani, varietas ini menyuguhkan warna merah muda atau pink yang lembut. Daunnya berukuran cenderung lebih kecil dan rapat, memberikan kesan minimalis yang cantik.

Bunga berbentuk lipstik pada varietas ini memiliki kelopak luar berwarna pink fuchsia dengan kuncup bagian dalam yang berwarna merah muda cerah. Saat mekar serempak, juntaian tanaman ini akan terlihat seperti untaian permata berwarna merah muda yang manis. Tanaman ini membutuhkan cahaya tidak langsung yang terang agar warna merah muda pada bunganya dapat keluar secara maksimal.

Merawat tanaman bunga lipstik di rumah sebenarnya tidak terlalu sulit asalkan kita memahami karakteristik habitat aslinya. Kunci utama keberhasilan merawat tanaman epifit ini adalah menyediakan pencahayaan terang yang tersaring, kelembapan udara yang cukup, serta media tanam dengan drainase yang sangat baik agar akarnya tidak membusuk. Dengan pemupukan berkala, tanaman ini akan rajin memberikan bunga mirip lipstik alami yang mempercantik area hunian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article