Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tanaman Hias Pengusir Serangga, Bikin Nyaman Hunian!
ilustrasi marigold dan kupu-kupu (pexels.com/Ayman aluosh)
  • Lavender, serai wangi, marigold, rosemary, dan mint menawarkan fungsi dekoratif sekaligus aroma atau senyawa alami yang kurang disukai beberapa serangga.
  • Tanaman tersebut dapat ditempatkan di teras, balkon, jendela, atau taman kecil, dengan kebutuhan perawatan berbeda seperti sinar matahari, drainase, serta kelembapan media tanam.
  • Tanaman pengusir serangga bukan pengganti pengendalian hama menyeluruh; kebersihan lingkungan dan pencegahan sarang serangga tetap perlu diperhatikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanaman hias gak hanya berfungsi sebagai elemen dekorasi yang membuat hunian terasa lebih segar dan hidup. Beberapa jenis tanaman juga memiliki aroma atau senyawa alami yang kurang disukai serangga, sehingga keberadaannya dapat membantu mengurangi kehadiran hama tertentu di sekitar rumah. Perpaduan fungsi estetika dan manfaat tersebut membuat tanaman hias menjadi pilihan menarik bagi hunian yang ingin tetap asri tanpa mengandalkan banyak bahan kimia.

Memilih tanaman dengan karakter pengusir serangga juga dapat menjadi cara sederhana untuk menciptakan lingkungan rumah yang lebih nyaman. Lavender, serai, hingga marigold memiliki karakter berbeda yang dapat ditempatkan di area seperti teras, balkon, jendela, atau taman kecil. Kalau ingin hunian terlihat lebih menarik sekaligus membantu menjauhkan serangga, yuk kenali beberapa tanaman berikut.

1. Lavender

ilustrasi lavender (pexels.com/Eugene Laszczewski)

Lavender dikenal sebagai tanaman hias dengan bunga berwarna ungu yang memiliki aroma khas dan menenangkan. Aroma tersebut berasal dari senyawa alami pada minyak esensialnya yang diketahui kurang disukai oleh beberapa jenis serangga, termasuk nyamuk. Selain memberikan manfaat fungsional, bentuk bunganya yang cantik juga dapat menjadi aksen dekorasi yang memperkuat kesan elegan pada hunian.

Tanaman dengan nama ilmiah Lavandula angustifolia ini cocok ditempatkan di area yang memperoleh cukup sinar matahari. Media tanam dengan drainase baik juga penting karena lavender gak menyukai kondisi tanah yang terlalu basah. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat menghadirkan warna ungu sekaligus aroma khas yang membuat suasana rumah terasa lebih nyaman.

2. Serai wangi

ilustrasi serai wangi (pexels.com/mingche lee)

Serai wangi memiliki aroma kuat yang cukup khas dan sering dikaitkan dengan kemampuannya membantu mengusir serangga. Tanaman dengan nama ilmiah Cymbopogon nardus ini mengandung senyawa seperti sitronelal yang menjadi bagian dari karakter aromanya. Karena itu, serai wangi sering dimanfaatkan sebagai salah satu bahan alami dalam produk penolak serangga.

Selain manfaatnya, bentuk daun serai wangi yang memanjang juga dapat menjadi elemen hijau untuk area luar rumah. Tanaman ini relatif mudah dirawat selama memperoleh sinar matahari dan air dalam jumlah yang sesuai. Menempatkannya di sekitar teras atau taman dapat membuat area tersebut terasa lebih hijau sekaligus menghadirkan aroma alami yang khas.

3. Marigold

ilustrasi marigold oranye (pexels.com/RDNE Stock project)

Marigold atau Tagetes erecta dikenal sebagai tanaman hias dengan bunga berwarna kuning atau jingga yang terlihat cerah. Warnanya yang mencolok dapat memberikan suasana lebih hidup pada taman, balkon, maupun halaman rumah. Di sisi lain, tanaman ini juga memiliki aroma khas yang membuatnya kerap dipilih sebagai salah satu tanaman pendamping untuk membantu menjauhkan serangga tertentu.

Tanaman ini cukup mudah tumbuh apabila mendapatkan paparan sinar matahari yang memadai. Bunganya juga dapat menjadi aksen dekoratif yang menarik ketika ditempatkan dalam pot atau ditanam berkelompok di taman. Dengan perawatan sederhana, marigold dapat menghadirkan perpaduan antara warna cerah, kesan asri, dan fungsi tambahan bagi lingkungan sekitar hunian.

4. Rosemary (Salvia rosmarinus)

ilustrasi rosemary (pexels.com/Teona Swift)

Rosemary memiliki daun kecil berbentuk jarum dengan aroma khas yang cukup kuat ketika disentuh atau terkena panas. Tanaman dengan nama ilmiah Salvia rosmarinus ini mengandung minyak atsiri yang menjadi salah satu sumber karakter aromanya. Aroma tersebut dapat membantu membuat area tertentu kurang menarik bagi beberapa jenis serangga.

Selain berfungsi sebagai tanaman hias, rosemary juga dikenal sebagai tanaman aromatik yang memiliki banyak kegunaan. Bentuknya yang rimbun dapat memberikan tekstur berbeda ketika ditempatkan bersama tanaman lain di taman atau teras. Tanaman ini menyukai sinar matahari dan media tanam yang memiliki drainase baik, sehingga perawatannya relatif sederhana jika kondisi tumbuhnya sesuai.

5. Mint

ilustrasi mint (pexels.com/Felipe Balduino)

Mint merupakan tanaman aromatik yang memiliki aroma segar dan cukup kuat sehingga dapat menjadi pilihan menarik untuk ditempatkan di sekitar hunian. Tanaman dari genus Mentha ini mengandung mentol yang memberikan sensasi dan aroma khas pada daunnya. Karakter tersebut membuat mint kerap dikaitkan dengan manfaatnya sebagai tanaman yang dapat membantu mengurangi kehadiran beberapa jenis serangga.

Pertumbuhan mint tergolong cepat sehingga sebaiknya ditanam dalam pot agar perkembangannya lebih mudah dikendalikan. Tanaman ini dapat ditempatkan di area yang memperoleh cahaya cukup dengan kondisi media tanam yang tetap lembap tanpa terlalu banyak air. Selain memberi sentuhan hijau yang menyegarkan, aroma mint juga dapat membuat area rumah terasa lebih segar dan nyaman.

Tanaman hias dengan karakter pengusir serangga dapat menjadi pilihan menarik untuk mempercantik hunian sekaligus memberi fungsi tambahan. Lavender, serai wangi, marigold, rosemary, dan mint memiliki bentuk serta aroma berbeda yang dapat disesuaikan dengan karakter ruang. Meski begitu, tanaman tersebut tetap bukan pengganti pengendalian hama secara menyeluruh, sehingga kebersihan lingkungan dan pencegahan sarang serangga tetap perlu diperhatikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article