Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bolehkah Memakai Dua Parfum Sekaligus? Ini Penjelasannya!

Bolehkah Memakai Dua Parfum Sekaligus? Ini Penjelasannya!
ilustrasi parfum pria (unsplash.com/Edoardo Cuoghi)
  • Memakai dua parfum sekaligus melalui fragrance layering diperbolehkan untuk menciptakan aroma personal, selama kombinasi wanginya saling melengkapi dan tidak digunakan berlebihan.
  • Padukan karakter berbeda seperti citrus dengan woody, musk, aquatic, atau floral; hindari campuran dua aroma intens tanpa mengatur jumlah semprotan agar tidak terlalu berat.
  • Untuk pemula, semprotkan parfum di area berbeda, gunakan intensitas tidak seimbang, lalu uji selama beberapa jam di rumah sebelum dipakai seharian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau kamu punya beberapa koleksi parfum, kamu mungkin pernah tertarik mencoba memakai dua parfum sekaligus. Misalnya, parfum yang punya aroma segar dipakai bersama dengan parfum lain yang punya wangi yang lebih manis dan hangat. Namun, sebenarnya bolehkah memakai dua parfum sekaligus?

Memakai dua parfum dalam satu waktu sebenarnya boleh-boleh saja. Bahkan, teknik ini cukup umum dilakukan oleh orang yang suka bereksperimen dengan wewangian. Namun, bukan berarti semua aroma bisa dicampur begitu saja. Kalau kombinasi aromanya kurang cocok, hasil akhirnya justru bisa terlalu menyengat atau menghasilkan wangi yang terasa "berantakan".

Teknik menggabungkan dua atau lebih wewangian ini sering disebut sebagai fragrance layering. Lalu, bagaimana cara melakukannya supaya aroma parfum tetap nyaman dan tidak membuat orang di sekitar merasa terganggu? Simak pembahasannya berikut ini!

  1. 1. Boleh memakai dua parfum sekaligus, asal aromanya cocok

    ilustrasi parfum
    ilustrasi parfum (unsplash.com/Ulysse Pointcheval)

    Pada dasarnya, tidak ada aturan yang melarang penggunaan dua parfum sekaligus. Justru, fragrance layering bisa menjadi cara untuk mendapatkan karakter aroma yang lebih personal. Misalnya, kamu bisa menggunakan parfum dengan aroma citrus yang segar sebagai dasar, kemudian menambahkan parfum dengan aroma woody atau musk. Hasilnya bisa memberikan kesan segar sekaligus hangat tanpa harus terpaku pada satu karakter wangi saja.

    Meskipun begitu, sebaiknya jangan langsung menyemprotkan dua parfum dalam jumlah banyak. Pasalnya, konsentrasi aroma yang terlalu tinggi dapat membuat wanginya terasa berat, terutama jika kedua parfum memiliki karakter yang sama-sama kuat. Jadi, kuncinya bukan sekadar memakai dua parfum, melainkan mencari kombinasi yang saling melengkapi.

  2. 2. Pilih aroma yang punya karakter berbeda

    ilustrasi parfum vanilla
    ilustrasi parfum vanilla (magnific.com/atlascompany)

    Salah satu cara paling mudah untuk mencoba fragrance layering adalah memasangkan aroma yang berbeda, tetapi masih bisa menyatu. Parfum citrus, misalnya, bisa dipadukan dengan aroma woody, aquatic, musk, atau floral. Aroma vanilla yang manis juga bisa dicoba bersama parfum dengan karakter woody atau spicy untuk memberikan kesan yang lebih hangat.

    Sebaliknya, kamu mungkin perlu lebih berhati-hati ketika menggabungkan dua parfum yang sama-sama memiliki aroma sangat kuat. Misalnya, parfum gourmand yang manis dan pekat, jika dipadukan dengan parfum oud yang intens, berpotensi menghasilkan aroma yang terlalu berat. Bukan berarti kombinasi tersebut pasti gagal. Hanya saja, kamu perlu lebih hati-hati dengan jumlah semprotannya.

  3. 3. Jangan langsung mencampurnya di satu titik

    ilustrasi pria sedang menyemprotkan parfum
    ilustrasi pria sedang menyemprotkan parfum (pexels.com/Franco Monsalvo)

    Kalau baru pertama kali mencoba dua parfum, hindari langsung menyemprotkan keduanya di titik yang sama. Kamu bisa mencoba parfum pertama di satu area kulit dan parfum kedua di area lainnya. Cara ini membuatmu lebih mudah mengetahui bagaimana masing-masing aroma berkembang setelah beberapa menit.

    Pasalnya, aroma parfum tidak selalu tercium sama sejak pertama kali disemprotkan. Ada top notes yang biasanya muncul di awal, kemudian middle notes, dan akhirnya base notes yang bertahan lebih lama di kulit. Setelah beberapa saat, coba perhatikan apakah kedua aroma tersebut masih terasa nyaman ketika tercium bersamaan. Kalau hasilnya enak, barulah kamu bisa bereksperimen dengan teknik layering yang lebih berani.

  4. 4. Gunakan parfum dengan intensitas berbeda

    ilustrasi parfum pria
    ilustrasi parfum pria (unsplash.com/Edoardo Cuoghi)

    Selain karakter aroma, intensitas parfum juga perlu diperhatikan. Kalau kedua parfum sama-sama memiliki projection yang sangat kuat, penggunaan bersamaan bisa membuat wanginya terlalu dominan. Kamu bisa menggunakan satu parfum sebagai aroma utama dan parfum lainnya hanya sebagai pelengkap.

    Contohnya, gunakan parfum dengan aroma yang lebih ringan sebagai base, lalu tambahkan sedikit parfum dengan karakter yang lebih kuat. Dengan begitu, salah satu aroma tetap menjadi "pemeran utama", sementara aroma lainnya memberikan dimensi tambahan. Cara ini juga membuat penggunaan parfum terasa lebih fleksibel. Kamu tidak harus menggunakan jumlah semprotan yang sama untuk kedua parfum.

  5. 5. Coba dulu sebelum dipakai seharian

    ilustrasi memakai parfum
    ilustrasi memakai parfum (magnific.com/pressahotkey)

    Kalau menemukan kombinasi parfum yang terlihat menarik, jangan langsung menggunakannya dalam jumlah banyak. Coba beberapa semprotan terlebih dahulu dan biarkan aromanya berkembang. Kamu bisa mengujinya di rumah sebelum pergi. Setelah sekitar 30 menit hingga beberapa jam, perhatikan bagaimana perubahan aromanya. Kalau awalnya terasa enak tetapi setelah beberapa jam justru terlalu manis, terlalu tajam, atau membuat pusing, berarti kombinasi tersebut mungkin perlu dikurangi atau diganti. Cara ini juga berguna untuk mengetahui apakah kedua parfum benar-benar menyatu atau hanya terasa menyenangkan ketika baru disemprotkan.

    Jadi, memakai dua parfum sekaligus bukan sesuatu yang salah dan justru bisa menjadi cara seru untuk menemukan aroma khas yang lebih personal. Teknik fragrance layering memungkinkan kamu menciptakan kombinasi wangi yang mungkin tidak ditemukan dari satu botol parfum saja. Namun, jangan asal mencampurkan dua parfum. Perhatikan karakter aroma, intensitas, jumlah semprotan, dan coba dulu di rumah sebelum benar-benar dipakai seharian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles