Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tanaman yang Sebaiknya Dihindari di Sekitar Kolam Renang Rumah
ilustrasi kolam renang (pexels.com/Rana Matloob Hussain)
  • Pohon beringin dan bambu berisiko merusak pipa atau struktur kolam melalui akar agresif, sementara daun rontoknya dapat menyumbat filter dan pompa.
  • Bougenville serta kamboja mudah mengotori air lewat bunga atau kelopak yang gugur dan membusuk; duri bougenville serta getah kamboja juga berisiko bagi pengguna.
  • Kaktus dan tanaman berduri sebaiknya dijauhkan dari tepi kolam karena area licin meningkatkan risiko tertusuk, terutama bagi anak-anak yang bermain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memiliki kolam renang di area pekarangan rumah menjadi impian bagi sebagian besar pemilik hunian. Suasana asri dan segar dapat dihadirkan melalui penataan berbagai vegetasi hijau di sekelilingnya. Kehadiran tanaman rindang sanggup memberikan ketenangan saat bersantai bersama keluarga setelah beraktivitas seharian.

Namun, tidak semua jenis pepohonan cocok ditanam di area berair tersebut. Pemilihan jenis pepohonan yang keliru justru berisiko merusak saluran sirkulasi hingga membahayakan keselamatan para perenang. Yuk, simak daftar tanaman yang sebaiknya kamu hindari di sekitar kolam renang rumah berikut ini!

1. Pohon beringin

ilustrasi pohon beringin (unsplash.com/Neelakshi Singh)

Pohon beringin memiliki sistem perakaran yang sangat agresif dan mampu menyebar luas hingga ke dalam tanah. Akar kuat ini berpotensi menembus dinding beton serta merusak pipa saluran air di bawah permukaan kolam. Keretakan struktur yang ditimbulkan tentu membutuhkan biaya perbaikan yang lumayan besar.

Rimbunnya dedaunan beringin juga kerap gugur dalam jumlah banyak setiap harinya. Daun yang jatuh ke dalam air dapat menyumbat sistem sirkulasi penapis air kolam renang. Kondisi ini membuat pembersihan area renang harus dilakukan secara rutin dan ekstra tenaga.

2. Pohon bambu

ilustrasi pohon bambu (unsplash.com/Declan Sun)

Pohon bambu sering dipilih sebagai pembatas area hijau karena tampilannya yang asri dan rindang. Sayangnya, jenis vegetasi ini terus-menerus menggugurkan daun-daun kecil yang sangat banyak. Lembaran daun kering tersebut sangat mudah terbawa angin hingga terapung di atas permukaan air.

Ukurannya yang tipis membuat daun bambu kerap lolos dari jaringan penyaring kasar dan masuk ke dalam pompa. Hal tersebut berisiko merusak mekanisme sirkulasi air jika dibiarkan menumpuk terlalu lama. Rumpun bambu juga memiliki akar yang tumbuh cepat dan sulit dikendalikan perkembangannya.

3. Bunga bougenville

ilustrasi bougenville (pexels.com/Jeffry Surianto)

Bougenville terkenal akan warna bunganya yang cerah dan sanggup mempercantik sudut pekarangan rumah. Namun, kelopak bunga yang amat tipis ini sangat gampang berguguran saat tertiup angin kencang. Rontokan bunga tersebut bisa dengan cepat mengotori kebersihan air kolam renang kamu.

Batang bougenville dipenuhi duri tajam yang berbahaya jika berjarak terlalu dekat dengan jalur berjalan. Orang yang sedang bermain air atau berjalan santai berisiko tergores oleh duri tersebut. Selain itu, pembusukan kelopak di dalam air dapat mengubah keseimbangan derajat keasaman air kolam.

4. Pohon kamboja

ilustrasi pohon kamboja (pexels.com/Shaddam Hossain)

Pohon kamboja sering kali ditanam untuk menghadirkan nuansa tropis layaknya resor mewah di Bali. Walaupun bentuk fisiknya menawan, getah putih dari batang kamboja mengandung zat yang memicu iritasi kulit. Getah tersebut berpotensi menetes ke tepi lantai tempat orang-orang beraktivitas tanpa alas kaki.

Kelopak bunga kamboja berukuran tebal dan mudah membusuk apabila tenggelam di dasar kolam renang. Proses pembusukan bunga ini akan memicu pertumbuhan mikroorganisme serta mengotorinya dengan cepat. Kerja alat penyaring air pun menjadi lebih berat untuk memulihkan kejernihan air.

5. Kaktus dan tanaman berduri

ilustrasi pohon kaktus (unsplash.com/Jannet Serhan)

Tanaman kaktus kerap dipajang karena bentuknya yang unik serta tidak membutuhkan banyak penyiraman air harian. Meski begitu, menempatkan kaktus berduri tajam di sekitar tepi kolam renang sangat berbahaya bagi keselamatan. Area basah yang licin berisiko membuat seseorang terpeleset lalu tertusuk duri tajam tersebut.

Anak-anak yang sedang berlarian di sekitar area renang menjadi pihak paling rentan mengalami cedera fisik. Luka akibat tusukan duri kaktus tentu akan merusak suasana liburan keluarga di rumah. Pilih jenis tanaman berdaun halus tanpa duri demi keamanan seluruh anggota keluarga saat berenang.

Memilih jenis tanaman yang tepat di sekitar kolam renang sangat penting demi menjaga kebersihan air serta keutuhan bangunan. Dengan menghindari vegetasi berakar agresif, berduri, atau mudah rontok, biaya perawatan dapat ditekan secara signifikan. Kamu pun bisa menikmati waktu bersantai di area kolam renang rumah secara lebih tenang, aman, dan nyaman tanpa rasa khawatir.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article