Bulan Ramadan menjadi momen penting bagi umat muslim untuk menahan lapar, haus, serta mengendalikan emosi sejak terbit fajar hingga waktu berbuka. Namun, di tengah kebiasaan digital yang sulit dilepaskan, tantangan puasa tidak hanya datang dari kebutuhan fisik, tetapi juga dari derasnya arus informasi di media sosial. Setiap hari, timeline bisa dipenuhi konten provokatif, perdebatan panas, gosip, hingga video yang kurang pantas yang muncul tanpa disadari.
Jika tidak dikelola dengan bijak, paparan konten seperti ini dapat memengaruhi suasana hati, konsentrasi, bahkan kualitas ibadah selama Ramadan. Karena itu, diperlukan langkah teknis yang konkret dan terukur agar aktivitas scrolling tetap terkendali dan tidak mengganggu fokus spiritual. Yuk, pahami dan praktikkan tips teknis membatasi konten negatif di media sosial selama puasa berikut ini!
