Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Membuat Parfum Tahan Lama Saat Cuaca Panas, Layering!
ilustrasi menyemprot parfum (magnific.com/magnific)

  • Cara membuat parfum tahan lama saat cuaca panas bisa dengan memilih parfum beraroma ringan dan segar seperti citrus, floral, atau aquatic.

  • Jangan pula menggosok parfum setelah disemprot karena dapat mempercepat penguapan dan mengubah karakter aroma.

  • Terapkan juga layering dengan lotion, pelembap, body oil, atau hair mist sebelum parfum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Parfum sejatinya dibuat untuk memberikan aroma yang menyengarkan pada tubuh. Namun, aroma tersebut bisa memudar, terutama saat cuaca panas dan harus melakukan berbagai aktivitas. Bukannya menyebarkan aroma harum, cuaca panas justru bisa bikin parfum terasa apek, terlalu menyengat, dan jadi lebih pekat.

Ada beberapa cara membuat parfum tahan lama saat cuaca panas seperti hindari menggosok di kulit, lakukan metode layering, dan gunakan aroma yang tepat. Jika dilakukan dengan benar, aroma parfum yang kuat bisa sedikit tertekan dan kamu dapat tampil lebih percaya diri. Kupas tuntas tips pakai parfum selengkapnya di bawah ini, yuk!

1. Perhatikan aroma parfum yang digunakan

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pemilihan parfum itu sendiri. Menurut laman MS GLOW, bahwa parfum beraroma ringan dan segar lebih cocok untuk cuaca panas. Contohnya adalah parfum dengan aroma citrus, floral, jeruk, aquatic, dan melati. Semua aroma tersebut bisa memberikan kesan segar, tidak terlalu kuat, dan tak menyengat.

Di sisi lain, parfum beraroma kuat dan manis harus kamu hindari ketika cuaca panas. Salah satu contohnya adalah parfum dengan aroma vanilla. Parfum tersebut tak cocok digunakan ketika cuaca panas atau suhu tinggi karena justru bikin eneg.

2. Hindari menggosok parfum di kulit

ilustrasi menyemprotkan parfum (unsplash.com/Hans Vivek)

Mau wangi parfum tetap awet di cuaca panas? Jika iya, hindari menggosok parfum di kulit setelah menyemprotkannya. Gosokan bisa menyebabkan aroma parfum cepat menguap dan bau badan makin menyengat.

Selain itu, gosokan juga bisa mengubah karakter baunya karena molekul parfum terpecah. Sebaliknya, kamu justru disarankan untuk menyemprotkan parfum ke tubuh dan biarkan cairannya mengering secara alami.

3. Simpan parfum di tempat sejuk

Cara ketiga ini dilakukan sebelum menyemprotkan parfum ke tubuh. Secara spesifik, kamu harus menyimpan parfum di tempat yang sejuk. Jangan sesekali menyimpannya di tempat yang panas atau terkena sinar matahari secara langsung.

Paparan sinar matahari akan mengubah aroma parfum dan merusak molekulnya. Dekat jendela dan luar ruangan adalah beberapa tempat yang harus dihindari. Di sisi lain, area tertutup seperti lemari dan laci jadi tempat yang ideal untuk menyimpan parfum.

4. Lakukan metode layering sebelum menyemprotkan parfum

ilustrasi menyemprotkan parfum (unsplash.com/Minhal Ilyas)

Metode layering (pelapisan) bisa meningkatkan keawetan parfum saat cuaca panas. Seperti namanya, metode tersebut dilakukan dengan cara menumpuk atau melapisi kulit dengan bahan lain.

Pertama kamu harus melapisi tubuh dengan bahan lain seperti body lotion, sabun (setelah mandi), hair mist, pelembap, atau body oil. Setelah itu, semprotkan parfum ke tubuh.

Nah, layering bisa membuat wangi parfum tahan lama sehingga bikin kamu makin percaya diri. Selain menggunakan bahan atau material lain, kamu juga bisa mencampurkan beberapa wangi parfum sekaligus agar aromanya semakin kuat.

5. Jangan sembarangan menyemprotkan parfum di tubuh

Lokasi penyemprotan juga berpengaruh terhadap wangi dan keawetan parfum. Agar wanginya tetap awet di cuaca panas kamu bisa menyemprotkan parfum di beberapa area seperti pergelangan tangan, leher, pakaian, dan rambut. Namun, harus diperhatikan bahwa kamu hanya perlu menyemprotkan parfum secukupnya dan hindari menyemprotkannya terlalu banyak.

Penyemprotan parfum juga lebih ideal jika dilakukan setelah mandi. Pasalnya, kulit yang lembap bisa menyerap parfum dengan lebih baik, membuat wanginya makin awet. Teknik ini secara khusus sangat cocok digunakan di Indonesia yang beriklim tropis dan sering terpapar hawa panas.

Cara membuat parfum tahan lama saat cuaca panas tidak terlalu sulit, kan? Inti dari metodenya adalah memperhatikan teknik penyemprotan dan memilih parfum terbaik. Jika keduanya dilakukan dengan benar, aroma parfum bisa awet seharian.

Curated For You

Editorial Team

Related Article