Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Memakai Shaving Cream dengan Benar, Bersih Maksimal!

ilustrasi mencukur jenggot menggunakan produk shaving cream (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
ilustrasi mencukur jenggot menggunakan produk shaving cream (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Intinya sih...
  • Basahi wajah dengan air hangat sebelum mengoleskan shaving cream untuk membuka pori-pori dan melunakkan rambut.
  • Gunakan jumlah shaving cream yang cukup untuk menutupi seluruh area yang akan dicukur dan biarkan meresap sebelum mencukur.
  • Cukur dengan gerakan pendek dan searah tumbuhnya rambut terlebih dahulu, lalu bilas wajah dengan air dingin setelah selesai mencukur.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memakai shaving cream dengan benar merupakan kunci untuk memperoleh hasil cukur yang bersih, nyaman, dan bebas iritasi. Banyak orang yang hanya mengoleskannya begitu saja tanpa mengetahui cara penggunaan yang tepat, padahal langkah-langkah kecil bisa membuat perbedaan besar pada hasil akhir.

Dengan menggunakan teknik yang benar, shaving cream bisa melunakkan rambut, menjaga kulit, dan meminimalkan risiko luka ketika bercukur. Sebelum mulai mencukur, penting untuk memahami cara pemakaian yang benar supaya prosesnya lebih aman dan maksimal.

Table of Content

1. Basahi wajah dengan air hangat sebelum mengoleskan shaving cream

1. Basahi wajah dengan air hangat sebelum mengoleskan shaving cream

ilustrasi air yang mengalir (unsplash.com/Cristi Ursea)
ilustrasi air yang mengalir (unsplash.com/Cristi Ursea)

Air hangat berguna untuk membuka pori-pori dan melunakkan rambut wajah. Dengan demikian, shaving cream dapat bekerja dengan lebih maksimal.

Selain itu, kulit juga akan menjadi lebih siap untuk proses pencukuran. Alhasil, gesekan pisau menjadi lebih lembut dan minim resiko iritasi.

2. Gunakan jumlah shaving cream yang cukup untuk menutupi seluruh area yang akan dicukur

ilustrasi produk (unsplash.com/Ayush Kumar)
ilustrasi produk (unsplash.com/Ayush Kumar)

Lapisan tebal dapat bermanfaat untuk membantu menciptakan proteksi antara kulit dan pisau. Hal tersebut penting demi mencegah luka dan kemerahan.

Selain itu, kamu harus memastikan bahwa cream telah diratakan dengan menggunakan gerakan memutar lembut. Cara tersebut juga bisa membantu membuat bulu berdiri, jadi lebih gampang dipotong.

3. Biarkan shaving cream meresap selama beberapa detik sebelum mulai mencukur

ilustrasi produk (unsplash.com/Vlad Deep)
ilustrasi produk (unsplash.com/Vlad Deep)

Waktu tunggu tersebut akan memberikan kesempatan formula untuk melembutkan rambut. Semakin lembut rambut, maka semakin gampang pula pisau mengangkatnya tanpa menarik kulit.

Di samping itu, proses ini juga bisa mengurangi risiko terjadinya peradangan. Dengan demikian, hasil cukuran akan menjadi lebih halus.

4. Cukur dengan gerakan pendek dan searah tumbuhnya rambut terlebih dahulu

ilustrasi alat cukur (unsplash.com/Andres Siimon)
ilustrasi alat cukur (unsplash.com/Andres Siimon)

Teknik tersebut berfungsi untuk meminimalkan iritasi dan mengurangi risiko rambut tumbuh ke dalam. Selanjutnya, barulah lakukan pencukuran berlawanan arah bila ingin mendapatkan hasil yang lebih bersih.

Tak hanya itu, hindari untuk terlalu menekan pisau pada kulit. Biarkanlah shaving cream dan ketajaman pisau bekerja.

5. Bilas wajah dengan air dingin setelah selesai mencukur untuk menutup pori-pori

ilustrasi mencuci wajah (unsplash.com/Muyuan Ma)
ilustrasi mencuci wajah (unsplash.com/Muyuan Ma)

Air dingin bermanfaat untuk menenangkan kulit dan meredakan kemerahan. Berikutnya, keringkan wajah dengan cara menepuk dengan lembut, bukan menggosok.

Aplikasikan pelembap atau aftershave supaya kulit tetap terhidrasi dengan baik. Cara tersebut bertujuan untuk menjaga kulit tetap halus dan tidak terkena iritasi seusai pencukuran.

Dengan melakukan teknik yang tepat, shaving cream bisa membantu untuk mendapatkan hasil cukur yang lebih halus dan minim terjadinya iritasi. Pastikan kamu telah menerapkannya dengan benar supaya kulit tetap sehat dan nyaman setiap kali bercukur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Latest in Men

See More

4 Cara Pria Berhenti Kecanduan Film Dewasa Meski Sudah Beristri

05 Feb 2026, 21:33 WIBMen