Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tips Merawat Kulit Wajah setelah Bercukur agar Tidak Mudah Iritasi

3 min read
5 Tips Merawat Kulit Wajah setelah Bercukur agar Tidak Mudah Iritasi
ilustrasi pria merawat kulit wajah setelah bercukur (pexels.com/ https://kaboompics.com/)
  • Setelah bercukur, bilas wajah dengan air bersih bersuhu normal atau sejuk, lalu keringkan perlahan memakai handuk bersih tanpa menggosok kulit sensitif.
  • Gunakan pelembap sesuai jenis kulit, terutama yang mengandung gliserin atau ceramide; pilih tanpa pewangi untuk kulit sensitif dan hindari produk beralkohol atau beraroma kuat.
  • Tunda eksfoliasi serta pencukuran ulang pada area iritasi. Jangan memencet benjolan; konsultasikan tenaga kesehatan bila iritasi tak membaik, nyeri, atau menunjukkan tanda infeksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mencukur rambut wajah menjadi salah satu rutinitas grooming yang dilakukan sebagian pria untuk menjaga penampilan tetap rapi. Namun, aktivitas ini terkadang meninggalkan masalah pada kulit, seperti kemerahan, rasa perih, gatal, hingga munculnya benjolan kecil setelah bercukur.

Kondisi tersebut bisa terjadi akibat gesekan pisau cukur, teknik mencukur yang kurang tepat, atau penggunaan produk yang tidak sesuai dengan kondisi kulit. Karena itu, perawatan setelah bercukur juga perlu diperhatikan agar kulit tetap nyaman. Berikut lima tips merawat kulit setelah bercukur yang bisa kamu terapkan.

  1. 1. Bilas wajah menggunakan air bersih

    seorang pria mengenakan jubah mandi putih sedang menunduk dan membasuh wajahnya dengan kedua tangan di wastafel kamar mandi
    ilustrasi pria membasuh wajah dengan air bersih di wastafel (pexels.com/ Tima Miroshnichenko)

    Setelah selesai bercukur, jangan langsung mengaplikasikan berbagai produk perawatan ke wajah. Bilas terlebih dahulu area yang baru dicukur menggunakan air bersih untuk menghilangkan sisa busa, rambut, dan kotoran yang menempel.

    Gunakan air dengan suhu normal atau sejuk agar kulit terasa lebih nyaman. Hindari menggosok area tersebut terlalu keras karena kulit mungkin sedang sensitif akibat gesekan pisau cukur. Setelah itu, keringkan wajah menggunakan handuk bersih dengan cara menepuknya secara perlahan.

  2. 2. Gunakan pelembap untuk menjaga kondisi kulit

    seorang pria berkaos dan jubah mandi putih dengan penutup mata di dahi sedang mengoleskan krim pelembap pada pipinya sambil tersenyum
    ilustrasi pria mengoleskan pelembap wajah (pexels.com/Monstera Production)

    Proses mencukur dapat mengganggu lapisan pelindung kulit, terutama jika dilakukan dengan tekanan berlebihan atau menggunakan pisau yang kurang tajam. Akibatnya, kulit bisa terasa kering dan tertarik setelah bercukur.

    Untuk membantu menjaga kelembapan, gunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit. Pilih produk dengan kandungan yang membantu menjaga hidrasi, seperti gliserin atau ceramide. Jika kulitmu sensitif, utamakan pelembap tanpa pewangi agar risiko iritasi tambahan dapat diminimalkan.

  3. 3. Hindari produk yang mengandung alkohol dan pewangi kuat

    seorang pria berambut pirang mengenakan kaos biru sedang menuangkan produk cair dari botol kecil ke telapak tangannya di kamar mandi
    ilustrasi pria menuangkan produk perawatan wajah ke telapak tangan (pexels.com/Ron Lach)

    Sebagian produk setelah bercukur atau aftershave mengandung alkohol dan pewangi untuk memberikan sensasi tertentu. Namun, kandungan tersebut bisa menimbulkan rasa perih atau memperburuk iritasi pada kulit yang baru saja dicukur.

    Jika kulitmu mudah mengalami kemerahan, pilih produk perawatan yang lebih lembut dan tidak mengandung pewangi. Perhatikan daftar kandungan sebelum membeli produk agar kamu mengetahui bahan yang digunakan. Hentikan pemakaian apabila muncul rasa terbakar, gatal, atau reaksi yang tidak biasa.

  4. 4. Jangan langsung melakukan eksfoliasi

    seorang pria berambut pirang mengenakan kaos krem sedang menempelkan kapas atau pad perawatan ke area pipi dan pelipisnya
    ilustrasi pria mengusapkan kapas perawatan pada kulit wajah (pexels.com/cottonbro studio)

    Eksfoliasi merupakan proses mengangkat sel kulit mati menggunakan bahan atau produk tertentu. Meskipun bermanfaat dalam rutinitas perawatan kulit, melakukannya tepat setelah bercukur bisa membuat kulit semakin sensitif.

    Sebaiknya berikan waktu bagi kulit untuk kembali nyaman sebelum menggunakan produk eksfoliasi. Hindari pula menggosok wajah menggunakan scrub kasar pada area yang baru dicukur. Jika kulit masih terasa perih atau mengalami kemerahan, tunda penggunaan produk dengan bahan aktif yang berpotensi menyebabkan iritasi.

  5. 5. Jangan mencukur kembali area yang masih mengalami iritasi

    seorang pria dengan busa cukur di wajah sedang memegang pisau cukur biru sambil memperhatikan area rahangnya di cermin
    ilustrasi pria mencukur rambut wajah di depan cermin (pexels.com/Markofit Production)

    Ketika menemukan bagian rambut wajah yang belum tercukur sempurna, kamu mungkin ingin segera merapikannya kembali. Namun, mencukur berulang kali pada area yang sama dapat meningkatkan gesekan dan membuat kulit semakin sensitif.

    Jika muncul kemerahan atau rasa perih, berikan waktu bagi kulit untuk pulih sebelum melakukan pencukuran berikutnya. Hindari memencet benjolan kecil yang muncul setelah bercukur karena dapat memperburuk peradangan. Apabila iritasi tidak membaik, terasa nyeri, atau disertai tanda infeksi, sebaiknya konsultasikan kepada tenaga kesehatan.

    Merawat kulit setelah bercukur sama pentingnya dengan memperhatikan teknik mencukur itu sendiri. Membersihkan wajah, menggunakan pelembap, dan menghindari produk yang terlalu keras dapat membantu menjaga kenyamanan kulit. Dengan memberikan waktu bagi kulit untuk pulih, kamu bisa menjalani rutinitas grooming tanpa terus-menerus mengalami masalah iritasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.