Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Daerah Penghasil Produk Kulit di Indonesia, Ada Yogyakarta

4 min read
6 Daerah Penghasil Produk Kulit di Indonesia, Ada Yogyakarta
ilustrasi kerajinan kulit (pexels.com/Yuliya Duzhaya)

  • Indonesia memiliki enam sentra produk kulit terkenal: Garut, Sidoarjo, Magetan, Yogyakarta, Palembang, dan Bali, yang menghasilkan tas, sepatu, jaket, dompet, serta aksesori.

  • Garut dan Tanggulangin, Sidoarjo, mengandalkan pengrajin lokal serta produk kulit yang diminati pasar domestik dan sejumlah negara, termasuk Malaysia, Korea, Hong Kong, Jepang, dan Brunei Darussalam.

  • Magetan, Manding di Yogyakarta, Palembang, dan Denpasar memiliki karakter berbeda, dari sejarah industri tua, produk handmade custom, wayang kulit, hingga fesyen berbahan kulit sapi Bali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan industri kerajinan kulit yang kaya dan mampu menembus pasar ekspor. Produk kulit asli asal Indonesia seperti tas, sepatu, dompet, jaket, hingga aksesoris memiliki daya tarik tersendiri karena memiliki ciri khas warna yang elegan serta kualitas yang mewah. Berbagai produk tersebut diproduksi di sejumlah daerah sentra yang telah lama menjadi pusat pengolahan kulit di Tanah Air.

Penasaran apa saja? Berikut adalah enam daerah utama penghasil produk kulit terkenal di Indonesia. Simak sampai selesai, ya!

  1. 1. Garut

    daerah penghasil produk kulit di indonesia
    Ilustrasi dompet kulit (pexels.com/Candy Flipping)

    Garut, khususnya melalui kawasan Sukaregang, tidak dipungkiri lagi merupakan salah satu daerah penghasil produk kulit paling populer di Indonesia. Industri kreatif dan penyamakan kulit di sini sudah dimulai sejak sekitar tahun 1970-an. Para pengrajin lokal menggunakan bahan kulit asli berkualitas seperti kulit domba, sapi, dan kerbau yang disesuaikan dengan jenis produknya.

    Berbagai produk unggulan seperti jaket, sepatu, hingga tas kulit dari Sukaregang tidak hanya menjadi favorit di pasar domestik, tetapi juga telah merambah pasar internasional seperti Malaysia, Korea, Hong Kong, hingga Jepang. Bahkan, kawasan ini sempat memasok produk kulit untuk merek-merek kenamaan dunia.

  2. 2. Sidoarjo

    daerah penghasil produk kulit di indonesia
    ilustrasi dompet kulit (pexels.com/cottonbro studio)

    Sentra kerajinan kulit berikutnya yang sangat populer berada di Tanggulangin, Sidoarjo. Di kawasan ini, terdapat sekitar 100 pengrajin lokal yang aktif memproduksi ratusan hingga ribuan barang kerajinan kulit setiap bulannya.

    Produk kulit Tanggulangin mencakup beragam item berkualitas tinggi seperti sandal, dompet, jaket, hingga koper. Selain diminati oleh masyarakat lokal, produk-produk asal Tanggulangin juga memiliki daya tarik kuat bagi konsumen di kawasan Asia Tenggara, termasuk negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

  3. 3. Magetan

    daerah penghasil produk kulit di indonesia
    Ilustrasi produk kulit menyerap air (unsplash/Maxim Hopman)

    Magetan menyimpan sejarah panjang sebagai salah satu sentra industri kulit tertua di Indonesia. Aktivitas kerajinan kulit di daerah ini konon telah bermula sejak tahun 1830 usai berakhirnya Perang Diponegoro, dan mencapai masa keemasannya pada periode 1950 hingga 1960-an.

    Sebagian besar industri kulit di Magetan berpusat di Lingkungan Industri Kulit (LIK) yang terletak di Magetan Kota dan Ngariboyo, serta sentra di Jalan Sawo. Di sini, pengunjung dapat menemukan aneka produk kerajinan kulit mulai dari sepatu, tas, hingga jaket dengan ciri khas tradisi pengerjaan yang matang.

  4. 4. Yogyakarta

    daerah penghasil produk kulit di indonesia
    ilustrasi tas kulit (pexels.com/cottonbro studio)

    Yogyakarta tidak hanya terkenal dengan kerajinan batiknya, tetapi juga menjadi salah satu pusat produsen barang berbahan dasar kulit terkemuka. Salah satu destinasi utama penghasil kulit di Yogyakarta adalah Desa Wisata Manding yang terletak di Kabupaten Bantul.

    Sentra kerajinan kulit Manding telah berproduksi sejak tahun 1940-an dan mengalami masa kejayaan pada dekade 1970 hingga 1980-an. Saat ini, terdapat puluhan rumah produksi dan showroom yang menawarkan berbagai produk seperti dompet, tas, sepatu, hingga jaket. Banyak produk di Manding dikerjakan secara handmade, sehingga pembeli juga dapat memesan model custom sesuai keinginan dengan harga yang bersaing.

  5. 5. Palembang

    daerah penghasil produk kulit di indonesia
    Ilustrasi tas kulit (freepik.com/senivpetro)

    Palembang memiliki kekhasan tersendiri dalam pengolahan produk kulit sapi dan kambing. Salah satu kerajinan tradisional berbahan kulit yang paling ikonik dari daerah ini adalah pembuatan wayang kulit.

    Seni pembuatan wayang kulit mulai masuk ke Palembang sekitar tahun 1900-an sebagai bentuk akulturasi dari budaya kesenian wayang Jawa. Penggunaan jenis kulit, seperti kulit kambing yang memiliki tekstur lebih halus dengan warna dasar putih, kerap dimanfaatkan untuk menghasilkan detail kerajinan yang bernilai seni tinggi.

  6. 6. Bali

    daerah penghasil produk kulit di indonesia
    ilustrasi tas kulit (freepik.com/mary

    Bali juga memiliki industri kerajinan kulit yang sangat diperhitungkan, terutama di kawasan Denpasar. Para pengrajin kulit di ibu kota Provinsi Bali ini memanfaatkan kulit sapi Bali sebagai bahan baku utama untuk memproduksi berbagai barang fashion bernilai jual tinggi.

    Produk kerajinan kulit khas Bali yang meliputi sepatu, tas, sandal, hingga jaket terkenal memiliki estetika tersendiri serta kualitas pengerjaan yang apik, menjadikannya salah satu buruan favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.

    Itulah enam daerah sentra penghasil produk kulit terbaik di Indonesia yang tidak hanya merajai pasar lokal, tetapi juga sukses memikat hati konsumen global. Semoga informasinya bermanfaat!

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel