Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Destinasi Cantik di Sepanjang Jalur Labuan Bajo-Waerebo

4 min read
4 Destinasi Cantik di Sepanjang Jalur Labuan Bajo-Waerebo
Potret Wae Wuang di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)
  • Jalur darat Labuan Bajo–Waerebo yang ditempuh sekitar 3–4 jam menawarkan sejumlah tempat singgah untuk mengurangi lelah perjalanan.

  • Desa Wisata Wae Lolos menghadirkan banyak air terjun dan Kolam Atas Awan; Pantai Repi menawarkan garis pantai gratis serta pemandangan matahari terbenam.

  • Wae Wuang menjadi titik foto berlatar Nuca Molas, sementara Pulau Mules dapat dicapai dari Pelabuhan Dintor dengan kapal nelayan untuk menjelajahi savana dan pantai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perjalanan darat dari Labuan Bajo menuju ke Desa Waerebo memang cukup jauh dan memakan waktu, yakni sekitar 3-4 jam. Rasa bosan dan lelah tentu bisa dirasakan siapa saja saat harus menempuh perjalanan tersebut.

Namun, jangan khawatir! Di sepanjang jalur Labuan Bajo-Waerebo, ada banyak tempat cantik yang sayang kalau dilewatkan begitu saja. Alih-alih langsung memacu kendaraan hingga titik akhir, menyempatkan diri mampir ke beberapa destinasi bakal bikin perjalanan liburanmu makin menyenangkan dan tidak membosankan.

Jika kamu berencana melakukan perjalanan overland ke Waerebo, berikut deretan destinasi cantik di sepanjang jalur Labuan Bajo–Waerebo yang wajib masuk ke dalam daftar persinggahanmu. Simak sampai habis, ya!

  1. 1. Desa Wisata Wae Lolos

    Potret Air Terjun Cunca Plias di Desa Wisata Wae Lolos, Manggarai, Nusa Tenggara Timur
    Potret Air Terjun Cunca Plias di Desa Wisata Wae Lolos, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

    Destinasi cantik di sepanjang jalur Labuan Bajo–Waerebo pertama adalah Desa Wisata Wae Lolos. Jaraknya hanya satu satu jam dari Labuan Bajo, tepatnya di Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, dan bisa dikunjungi sebelum atau sesudah dari Waerebo.

    Desa Wae Lolos memiliki banyak air terjun hingga dijuluki sebagai Village of a Thousand Waterfalls (Desa Seribu Air Terjun). Beberapa di antaranya adalah Cunca Plias 1, Cunca Plias 2, Cunca Ri'i, Tiwu Galong, Cunca Liang Langgo, Cunca Wongka, dan Cunca Lolos. Untuk menuju satu per satu air terjun tersebut, wisatawan harus trekking menuruni lembah dengan kondisi jalanan tanah dan penuh akar pohon.

    Selain air terjun, ada satu spot yang menjadi favorit wisatawan, yakni Kolam Atas Awan atau infinity pool alami yang berada di ketinggian 70 meter. Di kolam tersebut, wisatawan dapat berenang sembari menyaksikan pemandangan hutan tropis yang rimbun dan menikmati suasana yang sejuk.

    Harga tiket masuk ke Desa Wisata Wae Lolos ini sebesar Rp5.000 untuk wisatawan lokal (warga setempat), serta Rp10 ribu untuk wisatawan domestik dan mancanegara. Kalau mau menyewa tour guide, biayanya sebesar Rp50 ribu per rombongan (1-5 orang). Murah banget, kan?

  2. 2. Pantai Repi

    Potret Pantai Repi di Manggarai, Nusa Tenggara Timur
    Potret Pantai Repi di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

    Selanjutnya, kamu bisa mampir ke Pantai Repi. Pantai ini terletak di Desa Repi, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat. Garis pantainya cukup panjang dan teletak di tepi jalan raya, sehingga kamu bebas mau berhenti di bagian mana dan tidak dipungut biaya alias gratis.

    Ombak di Pantai Repi tidak terlalu besar. Bibir pantainya ada yang berbatu dan ada pula yang berpasir putih halus. Menjelang senja, kamu bisa menyaksikan keindahan matahari terbenam dari pantai ini.

  3. 3. Wae Wuang

    Potret Wae Wuang di Manggarai, Nusa Tenggara Timur
    Potret Wae Wuang di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

    Selepas Pantai Repi, mampirlah ke Wae Wuang di Desa Borik, Kecamatan Satar Mese Barat, Manggarai. Waktu tempuhnya sekitar 30 menitan. Di tempat ini, terdapat sebuah jembatan yang menjadi perbatasan antara kabupaten Manggarai Barat dan kabupaten Manggarai.

    Saat berhenti di sini, kamu bisa menyeberang atau berjalan menuju ke tepi pantai dan berfoto dengan latar Nuca Molas yang sedang viral. Pastikan kamu memarkir kendaraan di tempat yang aman. Perhatikan pula kondisi jalanan saat menyeberang dan posisimu tidak terlalu ke pinggir saat hendak mengambil foto, agar tidak jatuh ke bawah.

  4. 4. Nuca Molas

    Potret Nuca Molas di Manggarai, Nusa Tenggara Timur
    Potret Nuca Molas di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

    Nuca Molas atau Pulau Mules saat ini memang sedang hits dan masuk ke dalam bucket list wisatawan. Pulau ini kerap disebut mirip dengan Isla Nublar dalam film Jurrasic Park atau Te Fiti dalam film Moana.

    Dalam Bahasa Manggarai, Nuca berarti pulau dan Molas berarti cantik. Jadi, Nuca Molas artinya "pulau yang cantik." Penamaan ini dianggap sangat tepat, mengingat pemandangan alam di pulau ini dan sekiatarnya memang sangat sangat cantik.

    Untuk mencapai Nuca Molas, kamu harus menuju ke Pelabuhan Dintor di Desa Dintor, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, terlebih dahulu. Pantai tersebut hanya berjarak lima kilometer atau 15 menit dari Basecamp Waerebo, lho!

    Karena belum ada dermaga yang memadai di Pantai Dintor, perahu motor nelayan hanya bisa bersandar agak ke tengah. Kamu harus naik rakit yang terbuat dari styrofoam dari bibir pantai menuju ke perahu motor tersebut. Tenang saja, nelayan akan membantumu menyeberang dan mendayung rakitnya.

    Biaya sewa kapal milik nelayan bervariasi, yakni sekitar Rp600 ribu-Rp800 ribu (tergantung ukuran dan jumlah penumpang). Biaya ini akan lebih ringan kalau bepergian secara rombongan atau ikut open trip.

    Perahu motor akan membawamu ke pintu masuk desa. Kamu harus membayar tiket masuk sebesar Rp50 ribu per orang dan bisa menjelajahi berbagai tempat cantik di sana sepuasnya, termasuk savana hingga ke mercusuar. Sayangnya, mercusuar tersebut sekarang sudah tidak bisa dinaiki karena faktor usia dan rusak karena gempa besar beberapa waktu lalu.

    Kamu juga bisa naik kuda keliling savana dan sepanjang pantai, lho! Harga tiketnya Rp50 ribu per orang. Jika sudah puas, kamu bisa langsung naik kapal yang akan membawamu keliling kawasan perairan dan berfoto di beberapa titik yang Instagramable.

    Nah, sekarang kamu punya pilihan destinasi cantik di sepanjang jalur Labuan Bajo-Waerebo. Perjalananmu dijamin makin lengkap dan gak membosankan, deh! Mau ke mana dulu, nih?

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More