Ardiles Speedy Weedy x Kevinswork Rilis Love and Hustle, Playful Abis!

- Ardiles merilis Speedy Weedy x Kevinswork lewat campaign “Love & Hustle”, kolaborasi lini sepatu basket Widyanta Putra Teja dengan visual artist Kevinswork.
- Kolaborasi ini mengangkat pesan “Love What You Do & Work For It”, menggambarkan proses Widy berlatih, menghadapi kegagalan, belajar, dan terus mencoba.
- Sepatu memadukan material bertekstur, pola animal-inspired, warna brown-tan, aksen pink dan lime green, sehingga tetap berakar pada basket sekaligus cocok untuk gaya sehari-hari.
Ardiles memperkenalkan kolaborasi terbaru antara Speedy Weedy, lini signature basketball shoe milik pebasket profesional Indonesia Widyanta Putra Teja, dengan visual artist Kevinswork melalui campaign bertajuk "Love & Hustle".
Berangkat dari pesan sederhana Widy kepada generasi muda, "Love What You Do & Work For It," kolaborasi ini berbicara tentang hubungan antara rasa cinta terhadap sesuatu dan kemauan untuk terus bekerja dalam memperjuangkannya.
Table of Content
1. Pendekatan visual yang playful, expressive, dan imaginative

Bagi Widy, perjalanan di basketball tidak hanya dibangun melalui pertandingan, kemenangan, atau pencapaian besar. Di baliknya terdapat proses yang terus berulang: datang ke lapangan, berlatih, menghadapi kegagalan, belajar, dan mencoba kembali. Love adalah alasan untuk memulai. Hustle adalah apa yang membuat seseorang terus berjalan.
Melalui kolaborasi ini, perjalanan dan karakter Widy diterjemahkan oleh Kevinswork ke dalam pendekatan visual yang playful, expressive, dan imaginative. Pertemuan keduanya menghadirkan interpretasi baru terhadap Speedy Weedy, sebuah signature basketball shoe yang tetap berakar kuat pada permainan, tetapi dirancang dengan pendekatan lifestyle untuk hidup di luar lapangan sebagai bagian dari everyday style.
2. Identitas basketball dengan ekspresi personal

Speedy Weedy x Kevinswork mempertemukan identitas basketball dengan ekspresi personal melalui kombinasi warna, tekstur, dan material yang tidak konvensional untuk sebuah basketball shoe.
Bagian upper menggunakan textured synthetic material dengan animal-inspired pattern dan hairy finish, menciptakan karakter yang tactile, bold, dan ekspresif. Tekstur tersebut memberikan visual depth sekaligus sentuhan fashion yang membuat siluetnya tetap standout ketika digunakan di luar lapangan.
Panel berwarna cokelat menggunakan synthetic leather untuk memberikan struktur dan balance terhadap bagian upper yang lebih ekspresif. Kombinasi keduanya menciptakan interplay antara texture, color, dan material yang merepresentasikan dua sisi utama campaign: Love yang playful dan expressive, serta Hustle yang grounded dan persistent.
3. Dari court ke everyday style

Palet brown dan tan menjadi fondasi yang earthy dan grounded. Aksen pink memberikan sentuhan playful dan personal, sementara lime green menghadirkan energi yang unexpected dan youthful. Black midsole berfungsi sebagai visual anchor yang memberikan kontras sekaligus menyatukan seluruh elemen dalam satu cohesive silhouette.
Hasilnya adalah sebuah sepatu yang tetap memiliki akar kuat di basketball, tetapi tidak berhenti ketika permainan selesai. Speedy Weedy x Kevinswork dirancang untuk berpindah secara natural dari court ke kehidupan sehari-hari, dari bermain basket hingga menjadi bagian dari personal style penggunanya.
4. Dua dunia dalam satu kolaborasi

Sebagai sosok di balik lini Speedy Weedy, Widy membawa pengalaman dan perjalanannya sebagai pemain basket profesional Indonesia. Sementara itu, Kevinswork menghadirkan perspektif artistik yang menerjemahkan cerita tersebut melalui dunia visual yang lebih playful dan imajinatif.
Campaign "Love & Hustle" juga menghadirkan Cloud, karakter ilustrasi yang menjadi bagian dari interaksi antara dunia nyata Widy dan dunia visual Kevinswork.
Cloud membuka cerita dengan satu pertanyaan sederhana:
"You love basketball?"
Widy tidak menjawabnya melalui kata-kata. Jawabannya hadir melalui tindakan: datang ke lapangan, berlatih, terus mencoba, dan tetap bermain.
Hingga pertanyaan itu kembali muncul:
"So, you love basketball?"
Dengan satu jawaban sederhana:
"Then work for it."
Melalui cerita tersebut, "Love & Hustle" membawa pesan yang lebih luas dari sekadar basketball. Campaign ini berbicara kepada siapa pun yang memiliki sesuatu yang mereka cintai dan memilih untuk terus hadir serta bekerja untuk memperjuangkannya. Karena mencintai sesuatu adalah awal. Apa yang dilakukan untuk memperjuangkannya adalah yang menentukan perjalanan.





















