ASICS x atmos GEL-KAYANO 12.1 “ARCHIPELAGO” (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Sebuah cerita budaya dapat dinikmati melalui banyak cara. Ia bisa hadir dalam bentuk objek yang dikenakan, gambar yang diamati, aroma yang membangkitkan kenangan, atau pengalaman yang mempertemukan orang-orang dengan perspektif berbeda. Dalam kolaborasi ARCHIPELAGO, ASICS dan atmos Indonesia memperluas narasi sneaker dengan menghadirkan rangkaian pengalaman yang mengajak masyarakat mengenal inspirasi di balik koleksi tersebut.
Salah satu elemen pentingnya adalah kampanye visual yang dikembangkan bersama Edwin, sineas Indonesia peraih berbagai penghargaan yang karya-karyanya telah ditampilkan di festival film internasional. Perspektif artistiknya memperkuat eksplorasi tentang budaya, identitas, dan ekspresi kontemporer. Melalui pendekatan tersebut, cerita ARCHIPELAGO tidak hanya berpusat pada desain produk, tetapi juga pada bagaimana unsur lokal dapat diterjemahkan menjadi pengalaman visual yang relevan dengan budaya modern.
Pengalaman itu turut diperluas melalui merchandise sensorik eksklusif, eksplorasi kuliner, serta berbagai elemen experiential yang mengangkat hal-hal familier, termasuk pandan. Berbagai unsur tersebut dirancang untuk membawa pengunjung lebih dekat dengan inspirasi koleksi, sehingga cerita yang dihadirkan tidak hanya dilihat, tetapi juga dapat dirasakan dan dikenang.
Untuk merayakan peluncurannya, ASICS dan atmos menghadirkan pop-up imersif di Plaza Senayan, Jakarta, pada 8–12 Oktober 2026. Pengalaman ini dilengkapi instalasi sensorik, elemen storytelling budaya, serta aktivitas yang melibatkan komunitas. Kehadirannya menjadi ruang untuk mengeksplorasi hubungan antara sneaker, budaya lokal, dan gaya hidup urban melalui pengalaman yang lebih menyeluruh.
Sementara itu, ASICS x atmos GEL-KAYANO 12.1 ARCHIPELAGO resmi diluncurkan pada 9 Oktober 2026 melalui gerai atmos di Indonesia, Jepang, Malaysia, dan Filipina, serta kanal resmi ASICS Indonesia.
"Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari kampanye ASICS Move your body, move your mind, yang mengajak masyarakat menjalani gaya hidup aktif. Di dalamnya, sneaker tidak hanya diposisikan sebagai produk fashion, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan seseorang dalam bergerak, mengeksplorasi lingkungan, dan mengekspresikan kreativitas," kata Yuya Sugiyama.
Pada akhirnya, ARCHIPELAGO menawarkan cara berbeda untuk memandang hubungan antara mode dan budaya. Sebuah desain dapat menjadi titik awal untuk mengenali kembali hal-hal yang dekat dengan kehidupan kita, termasuk aroma pandan, kenangan tentang rumah, dan keberagaman yang membentuk identitas Indonesia.
Kolaborasi ASICS x atmos GEL-KAYANO 12.1 ARCHIPELAGO memperlihatkan bagaimana sebuah sneaker dapat membawa cerita yang melampaui desainnya. Terinspirasi dari bentang kepulauan Indonesia dan pandan sebagai elemen budaya yang akrab dalam kehidupan sehari-hari, koleksi ini merangkai gagasan tentang keberagaman, kenangan, dan persatuan ke dalam estetika vintage-tech yang berpadu dengan teknologi modern.