Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi sepatu basah (pexels.com/Pixabay)
  • Koran atau tisu dapat dimasukkan ke dalam sepatu untuk menyerap air; ganti saat sudah lembap agar proses pengeringan tetap efektif.
  • Kipas angin dan area berventilasi membantu mengeluarkan kelembapan tanpa panas matahari; posisikan sepatu agar aliran udara masuk atau air dapat menetes.
  • Silica gel menyerap kelembapan sekaligus menetralisir aroma lembap, sedangkan panas belakang kulkas dapat digunakan dengan jarak 10–15 cm untuk bahan tahan panas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mengeringkan sepatu saat musim hujan memang terkadang menyulitkan. Sepatu yang belum benar-benar kering bisa jadi tempat menumpuknya bakteri penyebab bau apek. Namun, ternyata mengeringkan sepatu gak harus di jemur di luar ruangan, lho!

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengeringkan sepatu di dalam rumah. Selain praktis, cara ini juga dapat mencegah bahan sepatu pudar atau rusak akibat paparan panas matahari. Yuk, simak caranya di bawah ini!

1. Gunakan koran atau tisu

ilustrasi koran (pexels.com/Cup of Couple)

Kalau di rumah kamu ada koran jangan langsung dibuat, ya! Karena koran bisa kamu manfaatkan untuk mengeringkan sepatu. Selain koran kamu juga bisa pakai tisu untuk menyerap kelembaban di dalam sepatu.

Koran dan tisu sama-sama memiliki daya serap yang sangat tinggi terhadap air. Cara tinggal lipat koran atau tisu dan masukkan ke dalam sepatu hingga penuh. Jika dirasa koran atau tisu sudah lembab, langsung ganti dengan yang baru.

2. Gunakan kipas angin

kipas angin (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Dibandingkan hair dryer yang berudara panas, kipas angin jauh lebih aman untuk mengeringkan sepatu. Posisikan sepatu berdiri di depan kipas angin yang menyala dengan kecepatan sedang. Pastikan aliran udara masuk ke rongga dalam sepatu agar kelembapan terdorong keluar.

3. Gunakan silica gel

ilustrasi sepatu Under Armour (pexels.com/Andrey Matveev)

Ketika kamu beli sepatu pasti sering menemukan bungkus bertuliskan silica gel, bukan? Nah, silica gel ini ternyata berfungsi untuk menyerap kelembaban. Untuk menggunakannya, kamu cukup masukkan beberapa bungkus silica gel ke dalam sepatu.

Kemudian, simpan sepatu di tempat yang kering selama beberapa jam. Silica gel bukan hanya efektif menyerap kelembaban tapi juga menetralisir aroma lembap yang memicu bau apek.

4. Gantung di tempat berventilasi

ilustrasi mengeringkan sepatu (pexels.com/Aibek Skakov)

Selanjutnya, kamu bisa meletakkan sepatu di tempat yang memiliki sirkulasi udara lancar. Fungsinya untuk membantu proses penguapan secara alami tanpa membutuhkan panas matahari. Misalnya di dekat jendela yang terbuka, teras beratap, atau area ruang cuci.

Caranya dengan mengantung sepatu dengan posisi vertikal (ujung sepatu menghadap ke bawah) agar sisa air menetes keluar. Biarkan beberapa jam sampai sepatu benar-benar kering. Hindari menggantung di sudut ruangan yang gelap dan lembap seperti kamar mandi.

5. Letakkan sepatu di belakang kulkas

kulkas (pexels.com/Charlotte May)

Ide unik yang juga perlu kamu coba adalah dengan memanfaatkan kulkas. Bagian belakang kulkas menghasilkan panas yang bisa kamu manfaatkan untuk mengeringkan sepatu. Kamu cukup meletakkan sepatu di dekat di bagian belakang kulkas.

Posisikan bagian dalam sepatu menghadap ke arah sumber hangat. Berikan jarak sekitar 10–15 cm dan jangan menempelkannya secara langsung. Cara ini hanya bisa dilakukan untuk sepatu dengan bahan yang tahan panas.

Dengan lima cara ini, kamu sekarang gak bingung lagi kalau mau mengeringkan sepatu, terutama saat hujan atau malam hari. Kuncinya adalah penyerapan air yang cepat dan sirkulasi udara yang baik. Kalau kamu pernah coba cara yang mana?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article