Di era ketika hampir semua orang bisa melihat waktu lewat smartphone, jam tangan mungkin terlihat seperti aksesori biasa. Namun, bagi sebagian orang, jam tangan justru dianggap sebagai salah satu aset yang nilainya bisa terus bertambah. Bahkan, tidak sedikit kolektor yang rela mengeluarkan ratusan juta hingga miliaran rupiah demi mendapatkan model tertentu.
Lantas, kenapa jam tangan bisa menjadi investasi? Bukankah benda ini dipakai setiap hari dan seharusnya mengalami penyusutan nilai seperti barang elektronik? Ternyata jawabannya tidak sesederhana itu. Ada beberapa alasan yang membuat jam tangan, terutama model tertentu, mampu mempertahankan bahkan meningkatkan nilainya seiring waktu.
