Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Kemeja Oxford Begitu Populer untuk Gaya Kasual?

Kenapa Kemeja Oxford Begitu Populer untuk Gaya Kasual?
ilustrasi laki-laki mengenakan kemeja Oxford (pexels.com/Labskiii)
Share Article

Kalau diminta menyebut satu jenis kemeja yang bisa dipakai hampir di segala suasana, banyak orang mungkin akan menjawab kemeja Oxford. Item fashion yang satu ini memang punya tempat tersendiri di lemari para pria, bahkan belakangan juga makin sering dipakai perempuan untuk menciptakan tampilan yang effortless.

Menariknya, kemeja Oxford sebenarnya bukan sekadar kemeja biasa. Ada ciri khas pada bahan dan tampilannya yang membuatnya berbeda dari dress shirt formal. Itulah kenapa kemeja ini terasa pas dipakai untuk nongkrong, kuliah, ngantor dengan gaya smart casual, sampai traveling. Lalu, apa sebenarnya yang membuat kemeja Oxford begitu populer untuk gaya kasual? Ternyata ada beberapa alasan yang membuatnya sulit tergantikan.

1. Bahannya nyaman dipakai sepanjang hari

Tiga kemeja Oxford putih yang terlipat rapi diletakkan di atas kursi rotan dengan latar belakang berwarna netral.
ilustrasi kemeja Oxford (unsplash.com/Studio Crevettes)

Salah satu daya tarik terbesar kemeja Oxford ada pada jenis kainnya. Kain Oxford dibuat dengan teknik anyaman basket weave atau anyaman silang yang menghasilkan tekstur sedikit berbutir. Tekstur ini membuat kain terasa lebih tebal dibandingkan poplin, tetapi tetap lembut dan nyaman saat dikenakan.

Karena tidak terlalu tipis, kemeja Oxford juga terasa lebih kokoh. Di sisi lain, bahannya tetap memiliki sirkulasi udara yang cukup baik sehingga tidak membuat gerah berlebihan ketika dipakai beraktivitas. Kombinasi inilah yang membuat banyak orang memilih Oxford sebagai kemeja harian.

2. Terlihat rapi tanpa terkesan terlalu formal

Pria mengenakan kemeja Oxford hitam berjalan di trotoar dengan latar belakang pepohonan dan gedung kaca modern.
ilustrasi kemeja Oxford (unsplash.com/Khalid Boutchich)

Tidak semua orang ingin tampil sangat formal setiap hari. Kadang kita hanya ingin terlihat rapi tanpa kesan seperti sedang menghadiri rapat penting. Nah, di sinilah kelebihan kemeja Oxford.

Tekstur kainnya yang sedikit kasar membuat tampilannya lebih santai dibandingkan dress shirt berbahan halus. Bahkan, ketika muncul sedikit kerutan setelah dipakai beberapa jam, justru memberikan kesan kasual yang tetap menarik. Karena itu, banyak orang memakai kemeja Oxford untuk acara semi-formal maupun sekadar jalan-jalan di akhir pekan.

3. Mudah dipadukan dengan berbagai bawahan

Seseorang memegang kemeja Oxford berwarna biru muda yang tergantung di gantungan pakaian dengan latar belakang abu-abu polos.
ilustrasi kemeja Oxford (pexels.com/MART PRODUCTION)

Alasan lain kenapa kemeja Oxford begitu digemari adalah fleksibilitasnya. Satu kemeja bisa dipakai dengan berbagai jenis celana dan tetap terlihat cocok. Misalnya, dipadukan dengan:

  • Celana chino untuk tampilan smart casual.
  • Jeans biru agar terlihat santai.
  • Celana pendek saat liburan.
  • Celana bahan untuk suasana kantor yang tidak terlalu formal.

Pilihan sepatunya pun sama fleksibelnya. Sneakers putih, loafers, hingga sepatu kulit kasual semuanya bisa dipadukan tanpa terlihat aneh. Jadi, kamu tidak perlu punya banyak jenis kemeja untuk menciptakan berbagai gaya.

4. Memberikan kesan effortless

Pria mengenakan kemeja Oxford kotak-kotak merah duduk di kafe dekat jendela besar sambil memegang gelas minuman.
ilustrasi kemeja Oxford (pexels.com/HONG SON)

Tanpa perlu banyak aksesori, tampilannya sudah terlihat menarik. Bahkan, jika hanya dipadukan dengan jeans dan sneakers putih, hasilnya tetap terlihat bersih, simpel, dan modern. Gaya seperti ini sering disebut effortless style karena tidak tampak berlebihan, tetapi tetap enak dipandang. Itulah yang membuat Oxford menjadi pilihan aman bagi orang yang tidak ingin repot memikirkan outfit setiap hari.

5. Mudah dipakai dengan berbagai cara

Seorang laki-laki mengenakan kemeja Oxford hitam di atas kaus putih sedang melihat jam tangan di depan gedung kaca modern.
ilustrasi laki-laki mengenakan kemeja Oxford (pexels.com/Labskiii)

Kemeja Oxford juga termasuk pakaian yang sangat fleksibel dari segi styling. Misalnya:

  • Lengan digulung untuk tampilan santai.
  • Dipakai sebagai outer di atas kaus polos.
  • Dimasukkan ke dalam celana untuk kesan lebih rapi.
  • Dibiarkan untucked agar terlihat lebih kasual.

Satu kemeja saja bisa menghasilkan banyak gaya berbeda tanpa perlu membeli pakaian baru.

6. Tidak mudah ketinggalan tren

Pria mengenakan kemeja Oxford berwarna ungu muda dengan dasi biru tua dan jam tangan cokelat di pergelangan tangan kiri.
ilustrasi kemeja Oxford (unsplash.com/Benjamin R.)

Fashion selalu berubah, tetapi ada beberapa item yang tetap bertahan dari tahun ke tahun. Kemeja Oxford termasuk salah satunya. Mulai dari era Ivy League di Amerika hingga tren minimalis saat ini, Oxford tetap menjadi pilihan favorit. Warnanya yang netral, seperti putih, biru muda, abu-abu, atau navy juga membuatnya mudah mengikuti perkembangan tren tanpa terlihat usang.

Popularitas kemeja Oxford bukan muncul begitu saja. Perpaduan antara kenyamanan, desain yang sederhana, serta kemudahan dipadukan dengan berbagai outfit membuatnya menjadi salah satu item fashion yang paling serbaguna. Baik dipakai ke kampus, bekerja, menghadiri acara santai, atau sekadar ngopi bersama teman, kemeja Oxford hampir selalu berhasil menciptakan tampilan yang rapi tanpa terasa berlebihan. Itulah kenapa sampai sekarang, kemeja Oxford masih menjadi andalan banyak orang yang ingin tampil kasual tetapi tetap stylish.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

5 Perbedaan Mendasar antara Kemeja Oxford dan Poplin, Jangan Salah!

11 Feb 2026, 21:10 WIBMen
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles