Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kriteria Pakaian yang Layak Didonasikan, Jangan Asal Kasih!
ilustrasi donasi pakaian (pexels.com/Gustavo Fring)
  • Pakaian donasi harus sudah dicuci, rapi, harum, bebas jamur, bau, dan noda; periksa saku dari barang pribadi serta lepaskan peniti yang masih terpasang.

  • Pastikan pakaian masih pantas dipakai dengan mengecek lubang, kancing, ritsleting, dan tali. Kerusakan kecil yang dapat diperbaiki masih diperbolehkan untuk didonasikan.

  • Donasikan pakaian bersih seperti kaos, jeans, kemeja, jaket, pakaian anak, topi, atau ikat pinggang; pisahkan per kategori dan hindari pakaian dalam, kaus kaki bekas, atribut politik, serta promosi komersial.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Punya pakaian berlebih yang sudah tidak terpakai? Kamu bisa mendonasikannya kepada mereka yang lebih membutuhkan. Namun, pastikan pakaian yang kamu berikan benar-benar masih layak pakai, ya!

Sebelum mulai menyumbang, ada baiknya kamu memeriksa kondisi pakaian tersebut terlebih dahulu. Agar lebih mudah saat menyeleksi, yuk simak 5 kriteria pakaian yang layak didonasikan berikut ini!

1. Pastikan pakaian dalam keadaan bersih

ilustrasi donasi pakaian (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Sebelum kamu berdonasi, pastikan pakaian dalam keadaan sudah dicuci bersih, rapi, serta harum. Hindari mendonasikan pakaian yang berjamur, memiliki bau tidak sedap, atau bernoda seperti minyak, makanan, atau tinta.

Jangan lupa untuk memeriksa bagian saku agar tidak ada barang pribadi seperti uang atau perhiasan yang tertinggal, serta pastikan tidak ada peniti yang terpasang.

2. Pastikan pakaian masih pantas dikenakan

ilustrasi donasi pakaian (pexels.com/cottonbro studio)

Cek terlebih dahulu kondisi pakaian yang henda didonasikan. Pakaian tidak mesti baru, tetapi pastikan masih pantas dikenakan. Periksa kancing, ritsleting, tali, serta ada atau tidaknya lubang.

Kerusakan kecil yang masih bisa diperbaiki membuat pakaian tersebut tetap layak didonasikan.

3. Memilih jenis pakaian yang sesuai

ilustrasi donasi pakaian (pexels.com/Julia M Cameron)

Tidak semua jenis pakaian dapat untuk didonasikan. Pakaian dalam dan kaus kaki bekas sebaiknya tidak didonasikan karena alasan kebersihan.

Jenis yang ideal meliputi celana jeans, kaus, kemeja, jaket, pakaian anak-anak, serta aksesori seperti topi dan ikat pinggang dalam kondisi bersih dan bagus.

4. Kategorikan pakaian sebelum berdonasi

Ilustrasi donasi pakaian (freepik.com/@peoplecreations)

Sebelum kamu berdonasi, pastikan kamu telah mengelompokkan pakaian ke dalam kategori tertentu, misalnya memisahkan kemeja, celana, dan kaus ke dalam wadah atau kardus yang berbeda.

Hal tersebut akan sangat membantu para relawan dalam memilah dan meringankan pekerjaan mereka.

5. Pastikan pakaian bebas dari atribut tertentu

ilustrasi donasi pakaian (pexels.com/Julia M Cameron)

Pastikan pakaian yang kamu donasikan bukan merupakan baju promosi komersial tertentu atau atribut partai politik. Sebagian besar lembaga sosial atau penyalur donasi biasanya menolak jenis pakaian ini karena mereka mengutamakan pakaian kasual atau netral yang bisa dikenakan oleh siapa saja tanpa terikat identitas kelompok tertentu.

Itulah 5 kriteria pakaian yang layak didonasikan. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantumu berbagi kebaikan dengan lebih tepat sasaran!

Curated For You

Editorial Team

Related Article