Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Perbedaan Katun Combed dan Katun Rayon, Manakah yang Terbaik?

4 Perbedaan Katun Combed dan Katun Rayon, Manakah yang Terbaik?
ilustrasi perbedaan kain (pexels.com/Polina Tankilevitch)
  • Katun combed dibuat dari 100% kapas alami, sedangkan rayon berasal dari selulosa kayu, kapas, atau bambu yang diproses kimia sehingga tergolong semi sintetis.
  • Keduanya cocok saat kemarau dan menyerap keringat. Katun lebih berserat, kaku, serta cepat menguapkan keringat; rayon lebih lembut dan adem, tetapi dapat mengunci kelembapan hingga berbau apek.
  • Katun combed lebih awet dan mudah dirawat, namun mudah kusut serta menyusut; rayon tampak anggun tetapi kurang tahan lama. Harga katun Rp110.000–Rp210.000, rayon Rp15.000–Rp45.000 per meter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Apa yang dinilai sebelum beli baju? Bukan hanya desain baju keren, tetapi jenis kain yang nyaman perlu dipertimbangkan. Di Indonesia, beberapa jenis kain yang kerap dipakai yaitu katun combed dan katun rayon.

Bukan perempuan saja yang perlu mengenal jenis kain. Sedikit banyak kaum adam harus tahu ilmunya. Jenis kain memberikan sensasi yang berbeda dalam berbusana.

Lantas, apa perbedaan kain katun combed dan katun rayon? Ketahui pembedanya sebelum membeli.

  1. 1. Bahan asal kain

    Perbedaan kain katun combed dan katun rayon
    ilustrasi bahan untuk katun combed (unsplash.com/Sze Yin Chan)

    Kain katun combed adalah jenis kain yang terbuat dari 100 persen kapas alami. Buah kapas sudah tua berisikan serat putih yang menempel pada bijinya. Umumnya, kulit kapas akan pecah secara alami saat tua.

    Selanjutnya, kapas dibersihkan dan dipintal menjadi benang. Kain katun terbentuk dari benang yang ditenun memakai mesin atau alat manual.

    Di dalam industri tekstil, nama kain rayon dikenal sebagai rayon viskosa (viscose rayon) dan sutra buatan (art silk). Kain rayon terbuat dari selulosa kayu, kapas, atau bambu. Meskipun terbuat dari tumbuhan, tetapi bahan tersebut mengalami proses kimiawi untuk menjadi kain rayon. Itulah alasan rayon disebut kain semi sintetis.

  2. 2. Karakteristik kain di musim kemarau

    Perbedaan kain katun combed dan katun rayon
    ilustrasi kain di musim kemarau (pexels.com/Ammar Asyraf)

    Kita memilih baju sesuai dengan musim di Indonesia. Saat musim kemarau tubuh cenderung mengeluarkan keringat berlebih. Pastikan memilih baju yang menyerap keringat dan tidak bikin keringat bau. Kain rayon maupun katun cocok untuk musim kemarau di Indonesia.

    Katun memiliki tekstur lebih berserat dan kaku. Jika dipakai untuk baju, maka akan muncul kesan rapi. Kain katun menyerap keringat melalui serat yang berongga. Kain ini tidak lengket dan mengucapkan keringat yang cepat.

    Kain rayon lebih lembut dan terasa adem ketika bersentuhan kulit. Karakteristik rayon tidak kaku menciptakan pakaian terlihat anggun dan jatuh. Kain rayon juga menyerap keringat. Namun, kelemahannya kain ini mengunci kelembaban dan memicu bau apek apabila tidak segera dikeringkan.

  3. 3. Manakah yang lebih bagus?

    Perbedaan kain katun combed dan katun rayon
    ilustrasi mana kain yang baik? (unsplash.com/Victor Volcov)

    Kain rayon maupun katun mempunyai karakteristik tersendiri. Kedua jenis kain tersebut sama-sama bagus selama digunakan sesuai kebutuhan. Kain katun dan rayon sering dipakai untuk pakaian sehari-hari.

    Jika kamu butuh bahan yang awet dan mudah dirawat, kain katun combed layak dipilih. Minusnya kain katun combed mudah kusut dan menyusut apabila tidak dirawat dengan baik. Kain katun cocok digunakan sebagai baju seragam, kaus, serta baju anak-anak.

    Apa kamu ingin tampil anggun? Nah, rayon bisa menjadi bahan yang cocok untuk dipilih. Ciri-ciri kain rayon yaitu sejuk, halus, tampak mewah, dan licin. Kekurangannya kain rayon antara lain mudah kusut, kurang tahan lama, dan perawatannya lebih rumit. Kain rayon yang dirawat tidak baik menyebabkan gampang berjamur dan berbau. Umumnya kain ini dipakai untuk daster, kemeja, gamis, mukena, dan sprei.

  4. 4. Apa jenis kain yang lebih mahal?

    Perbedaan kain katun combed dan katun rayon
    ilustrasi kain yang mahal (pexels.com/Sam Lion)

    Sebelum menjahit baju, kita membeli kain dan membandingkan harganya. Kain katun combed dan rayon mempunyai harga yang berbeda. Apabila dibandingkan keduanya, kain katun lebih mahal. Apa alasannya?

    Kain katun berasal dari pintalan kapas murni. Prosesnya jauh lebih rumit dan butuh tenaga ekstra. Kain katun juga dinilai lebih ramah lingkungan karena mudah terurai. Harga kain katun combed bekisar antara Rp110.000 hingga Rp210.000 per meter. Di sisi lain, kamu bisa mendapatkan kain rayon dengan harga Rp15.000 hingga Rp45.000 per meter.

    Kesimpulannya, perbedaan kain katun combed dan katun rayon tidak bisa menentukan jenis mana yang terbaik. Mereka mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kamu perlu teliti memilih kain sebelum membeli baju.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles