Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sepatu ASICS Buatan Mana? Ini Asal-Usul dan Sejarahnya
ASICS x atmos GEL-KAYANO 12.1 “ARCHIPELAGO” (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

  • ASICS berawal dari Onitsuka Co. Ltd. yang didirikan Kihachiro Onitsuka di Kobe, Jepang, pada 1949, dengan produksi awal sepatu basket skala kecil.

  • Nama ASICS berasal dari frasa Latin “Anima Sana In Corpore Sano” dan membawa misi mendorong gaya hidup sehat melalui produk olahraga fungsional berkualitas.

  • Setelah menjadi ASICS pada 1977, perusahaan berfokus pada sepatu performa tinggi, sementara Onitsuka Tiger hadir sebagai lini kasual; kolaborasi fashion turut memperkuat posisinya di streetwear.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

ASICS merupakan salah satu merek sneakers yang paling digemari oleh para pencinta sepatu bergaya kasual hingga penggiat olahraga. Brand asal Jepang ini tidak hanya dikenal karena performanya yang tinggi untuk lari dan berbagai cabang olahraga lainnya, tetapi juga karena warisan sejarah serta kualitas pembuatannya yang ikonik.

Kalau kamu penasaran dari mana sebenarnya asal-usul sepatu berteknologi canggih ini diproduksi, yuk, simak pembahasan lengkapnya berikut ini sampai selesai!

1. Sejarah berdirinya ASICS

Sepatu ASICS NOVABLAST (asics.com)

ASICS merupakan salah satu merek perlengkapan olahraga global yang berasal dari Negeri Sakura, Jepang. Cikal bakal merek ini bermula ketika Kihachiro Onitsuka mendirikan sebuah perusahaan sepatu bernama Onitsuka Co. Ltd. atau yang dikenal pula sebagai Onitsuka Tiger di Kobe, Jepang, pada tahun 1949. Pada awal masa operasinya, perusahaan ini memulai langkah industri dengan memproduksi sepatu basket dalam skala yang masih kecil.

Nama ASICS sendiri sebenarnya merupakan sebuah akronim dari frasa bahasa Latin terkenal, yaitu "Anima Sana In Corpore Sano", yang memiliki arti "Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat". Sejak hari pertama berdiri, misi utama yang diusung oleh perusahaan ini adalah mengajak masyarakat luas agar menjalani gaya hidup sehat dan aktif dengan menggunakan produk olahraga yang fungsional serta berkualitas tinggi.

2. Perbedaan ASICS dan Onitsuka Tiger

Sepatu Asics (IDN Times/Ayu Afria)

Sebagian orang mengira bahwa ASICS dan Onitsuka Tiger merupakan dua merek yang sepenuhnya berbeda. Padahal, Onitsuka Tiger merupakan merek sepatu kasual dan lifestyle yang secara struktur bisnis merupakan bagian penting dari keluarga besar ASICS Corporation.

Onitsuka Co. Ltd. adalah perusahaan awal yang kemudian melakukan penggabungan usaha dengan GTO Co. Ltd. dan Jelenk Ltd. pada tahun 1972 sebelum akhirnya bertransformasi menjadi ASICS pada tahun 1977. Selepas perubahan nama tersebut, brand Onitsuka Tiger sempat diistirahatkan dalam kurun waktu tertentu sebelum akhirnya dihidupkan kembali sebagai lini produk retro dan streetwear bernilai historis tinggi.

Perbedaan paling mendasar di antara keduanya terletak pada fokus segmentasi produk. ASICS secara khusus mendedikasikan diri untuk perlengkapan dan sepatu olahraga performa tinggi, sedangkan Onitsuka Tiger memposisikan diri sebagai merek fashion kasual bergaya klasik.

3. Perjalanan ASICS menuju kesuksesan

ASICS x atmos GEL-KAYANO 12.1 “ARCHIPELAGO” (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Setelah berhasil merintis jalannya melalui produksi sepatu basket, ASICS terus berkembang secara masif dan memperluas lini produknya ke berbagai cabang olahraga lain seperti lari, tenis, hingga bola voli. Tonggak sejarah penting dalam ekspansi bisnis ini terjadi pada tahun 1977, di mana perusahaan resmi bergabung dengan beberapa merek kecil lainnya di bawah satu bendera dan mengubah nama resminya menjadi ASICS, sekaligus memfokuskan strategi bisnisnya pada riset untuk menciptakan sepatu yang menunjang performa para atlet.

Selain fokus pada teknologi performa olahraga, ASICS juga dikenal sangat aktif menggandeng berbagai brand pakaian, peritel global, hingga desainer fashion ternama untuk menghadirkan kolaborasi eksklusif. Langkah strategis ini berhasil mendobrak batas antara sepatu lari fungsional dengan tren fashion streetwear.

Beberapa kolaborasi ikonik yang pernah dirilis melibatkan merek fashion kenamaan dunia seperti KITH, Vivienne Westwood, Cecilie Bahnsen, hingga UNAFFECTED. Melalui sentuhan estetika khas para desainer, mulai dari palet warna unik, material premium yang tidak biasa, hingga detail siluet klasik seperti ASICS GEL-Kayano atau GEL-Sonoma bertransformasi menjadi barang yang sangat diburu oleh para kolektor dan sneakerhead global. Kolaborasi ini membuktikan bahwa ASICS tidak hanya menjadi pilihan utama di lintasan lari, tetapi juga sukses menjadi ikon gaya hidup urban yang trendi.

Itulah dia jawaban dari pertanyaan di mana sepatu ASICS dibuat, lengkap dengan sejarah panjang dan perjalanannya hingga berkolaborasi dengan merek fashion dunia. Semoga informasi ini menambah wawasan kamu!

Curated For You

Editorial Team

Related Article