ilustrasi memilah baju (unsplash.com/Michael Lebedew)
Lemari yang sesak sebagian besar disebabkan oleh banyaknya pakaian yang sudah tidak pernah dipakai lagi. Sempatkan waktu untuk memilah isi lemari minimal setiap enam bulan sekali. Pisahkan pakaian yang sudah kekecilan, rusak, atau tidak sesuai dengan gaya berpakaian saat ini.
Pakaian yang masih layak pakai bisa didonasikan atau dijual kembali untuk mengosongkan ruang di dalam lemari. Menyisakan ruang longgar membuat sirkulasi udara di dalam lemari menjadi lebih baik sehingga baju tidak lembap. Pakaian yang tersisa pun bisa digantung dan dilipat dengan jarak yang ideal agar tidak saling berhimpitan.
Menata lemari pakaian secara rapi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan secara konsisten. Menerapkan metode pelipatan dan pengelompokan yang tepat terbukti mampu menghemat banyak ruang sekaligus menjaga kain agar tidak cepat lecek. Kedisiplinan dalam mengembalikan baju ke posisi semula menjadi kunci utama agar kerapian tersebut bertahan lama. Lemari yang teratur tentu membuat proses memilih pakaian setiap hari menjadi jauh lebih mudah dan hemat waktu.