Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Tips Menyimpan Sepatu Sneakers agar Awet dan Bebas Jamur
ilustrasi sneakers putih (pexels.com/Pixabay)
  • Bersihkan sneakers dari debu dan kotoran sebelum disimpan, lalu lakukan perawatan rutin setiap 1–2 bulan untuk mencegah penumpukan kotoran, bau, dan jamur.
  • Simpan sneakers dalam kondisi benar-benar kering di tempat sejuk, kering, berventilasi, serta jauh dari sinar matahari dan suhu tinggi agar lem, sol, warna, dan bahan tetap terjaga.
  • Gunakan dust bag atau kotak berventilasi, shoe tree atau tisu, serta silica gel; tempatkan tiap pasang terpisah agar bentuk sepatu tidak rusak akibat tekanan atau kelembapan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kebanyakan orang sering mengabaikan perawatan sepatu sneakers. Setelah digunakan, sepatu biasanya langsung disimpan begitu saja tanpa dibersihkan terlebih dahulu. Kebiasaan ini berisiko membuat sneakers cepat rusak, berbau tidak sedap, hingga berjamur.

Tentunya kamu tidak ingin hal itu terjadi pada koleksi kesayanganmu, kan? Agar sneakers tetap awet dan tahan lama, simak beberapa tips penyimpanannya berikut ini!

1. Bersihkan sepatu sneakers secara rutin

ilustrasi membersihkan sneakers (Pexels.com/Debyson Mallony)

Sneakers yang disimpan dan tidak pernah dibersihkan dalam waktu yang lama bisa mengalami penumpukan debu dan mulai berjamur meski jarang dipakai. 

Oleh karena itu, sempatkan untuk membersihkan sneakers secara berkala minimal 1-2 bulan sekali agar debu tidak menumpuk dan memicu pertumbuhan jamur yang sulit dihilangkan.

style="text-align: justify;">

2. Letakkan sneakers di tempat yang sejuk, kering dan minim paparan sinar matahari

ilustrasi sneakers warna putih (unsplash.com/Sanju Pandita)

Faktor kondisi tempat menyimpan dapat memengaruhi kualitas sneakers. Hindari area bersuhu tinggi karena dapat membuat lem cepat rusak dan solnya terlepas. Sebaliknya, lokasi yang terlalu basah atau lembap justru mengundang jamur serta aroma tidak sedap.

Oleh karena itu, gunakanlah lemari penyimpanan tertutup yang memiliki ventilasi udara optimal, serta jauhkan dari terik matahari langsung atau titik panas seperti pendingin ruangan.

3. Simpan di dust bag atau kotak transparan

ilustrasi kotak sepatu (pexels.com/Jonathan Cooper)

Selain menyimpan sneakers di rak sepatu, kamu juga bisa memberikan perlindungan ekstra dengan dust bag atau kotak bening. Keduanya efektif melindungi sneakers kamu dari debu maupun paparan bau dari sepatu lain yang disimpan berdekatan.

Kotak transparan atau kotak bawaan sneakers yang diberi label juga bikin koleksi kamu lebih terorganisir dan gampang dicari. Tapi, pastikan kamu tidak menutup kotak terlalu rapat tanpa ventilasi, apalagi jika sneakers baru saja selesai dipakai.

4. Pastikan sneakers dalam keadaan kering sebelum disimpan

ilustrasi sneakers putih (pexels.com/Fidan Mammadli)

Selain membersihkan kotoran, pastikan sneakers kamu benar-benar kering sebelum dimasukkan ke tempat penyimpanan, terlebih jika baru saja terkena air hujan.

Sneakers yang disimpan dalam keadaan basah atau lembap sangat rentan ditumbuhi jamur, yang tidak hanya merusak bahannya tetapi juga menimbulkan bau apek.

Oleh karena itu, selalu angin-anginkan sneakers di area teduh berudara lancar selama beberapa jam sebelum disimpan. Hindari menjemurnya langsung di bawah terik matahari agar warna serta lemnya tetap terjaga.

5. Bersihkan debu dan kotoran sebelum disimpan

ilustrasi membersihkan sepatu (unsplash.com/Huy Le)

Jangan langsung memasukkan sneakers ke dalam kotak atau rak penyimpanan usai dipakai beraktivitas di luar. Selalu pastikan sepatu benar-benar bebas dari debu dan kotoran.

Bersihkan bagian atas sepatu dengan kain microfiber atau sikat lembut, lalu lap bagian solnya menggunakan tisu basah. Hal ini mencegah kotoran tidak menumpuk dan tidak tumbur jamur. Apabila sneakers tumbuh jamur, maka sisa nodanya sulit dibersihkan.

6. Manfaatkan penyangga sepatu

ilustrasi shoe tree (pexels.com/Moussa Idrissi)

Supaya struktur asli alas kaki tetap terjaga khususnya pada area tumit dan ujung, pakailah penyangga atau shoe tree yang umumnya berbahan kayu cedar.

Alat ini berfungsi ganda untuk menjaga bentuk fisik sekaligus menyedot uap air berlebih di bagian dalam. Sebagai opsi ekonomis penggantinya, kamu bisa memanfaatkan gulungan kertas tisu yang dimasukkan ke dalam ruang sepatu.

7. Manfaatkan silica gel

ilustrasi silica gel (pixabay.com/multifacetedgirl!)

Letakkan satu atau dua bungkus silica gel di dalam kotak atau area penyimpanan sneakers. Butiran penyerap kelembapan ini sangat efektif mencegah jamur dan bau apek. Pastikan untuk menggantinya secara berkala, terutama jika jenis indikatornya sudah berubah warna.

8. Jangan menumpuk sepatu

ilustrasi koleksi sepatu (pexels.com/Omotayo Samuel)

Demi menghemat ruang, biasanya sepatu sneakers ditumpuk apalagi kamu punya banyak koleksi sepatu. Namun, kebiasaan ini malah akan merusak bentuk sepatu kamu.

Idealnya, setiap pasang sneakers ditaruh di ruang terpisah pada rak. Namun, jika ruang penyimpananmu terbatas, kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan rak bertingkat atau kotak penyimpanan khusus yang dirancang saling menopang berat dari atas, sehingga tekanannya tidak langsung mengenai fisik sepatu.

Itulah 8 tips menyimpan sneakers sepatu agar tetap awet dan tidak berjamur. Semoga bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article