Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kesalahan Merawat Sneaker Putih yang Bikin Cepat Menguning

5 Kesalahan Merawat Sneaker Putih yang Bikin Cepat Menguning
ilustrasi pria dan wanita memakai sepatu sneaker berwarna putih (pexels.com/SHVETS production)
Intinya Sih
  • Detergen keras dan cairan pembersih sembarangan dapat merusak lapisan sneaker putih, memicu kusam, bercak kekuningan, serta warna tidak merata.
  • Paparan matahari langsung saat menjemur mempercepat perubahan pigmen dan berisiko melemahkan lem; pengeringan di tempat teduh dengan sirkulasi baik lebih aman.
  • Noda yang dibiarkan serta penyimpanan lembap mempercepat kusam, jamur, dan kekuningan; bersihkan segera lalu simpan di tempat kering, berventilasi, atau gunakan silica gel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sneaker putih menjadi salah satu jenis sepatu yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian sehingga tetap populer dari waktu ke waktu. Meski tampilannya terlihat simpel, warna putih membutuhkan perawatan yang lebih teliti karena lebih mudah terlihat kotor, kusam, hingga menguning dibanding warna lainnya. Akibatnya, sneaker yang sebenarnya masih layak dipakai bisa terlihat seperti sudah lama digunakan hanya karena cara perawatannya kurang tepat.

Sayangnya, masih banyak orang yang hanya fokus membersihkan sneaker saat kondisinya sudah sangat kotor, padahal kebiasaan sehari-hari juga berpengaruh terhadap tampilannya. Beberapa kesalahan yang terlihat sepele justru dapat mempercepat perubahan warna pada bahan sepatu, terutama pada bagian upper, midsole, maupun jahitannya. Yuk, kenali kebiasaan yang bisa membuat sneaker putih cepat menguning.

1. Mencuci dengan detergen yang terlalu keras

ilustrasi pria sedang membersihkan sepatu
ilustrasi pria sedang membersihkan sepatu (pexels.com/Deybson Mallony)

Banyak orang mengira semakin kuat daya bersih detergen, semakin baik pula hasil yang didapatkan saat mencuci sneaker putih. Padahal, detergen yang mengandung bahan kimia terlalu keras dapat merusak lapisan permukaan bahan sepatu, terutama jika sneaker terbuat dari kanvas, mesh, atau kulit sintetis. Akibatnya, warna putih lebih mudah berubah kusam dan perlahan menguning setelah beberapa kali pencucian.

Sebaiknya gunakan sabun atau cairan pembersih yang memang diformulasikan untuk sepatu agar bahan tetap terjaga. Selain mampu mengangkat kotoran dengan lebih aman, produk yang sesuai juga membantu mempertahankan warna asli sneaker dalam jangka waktu yang lebih lama. Dengan cara ini, sepatu tetap bersih tanpa harus mengorbankan kualitas materialnya.

2. Menjemur langsung di bawah sinar matahari

ilustrasi sepatu yang sedang dijemur
ilustrasi sepatu yang sedang dijemur (unsplash.com/Marija Zaric)

Menjemur sneaker di bawah terik matahari memang membuat sepatu lebih cepat kering, tetapi kebiasaan ini justru dapat mempercepat perubahan warna pada bahan. Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat memengaruhi pigmen warna putih sehingga permukaan sneaker perlahan tampak kekuningan. Selain itu, panas yang berlebihan juga berisiko membuat lem perekat pada beberapa bagian sepatu lebih cepat melemah.

Cara yang lebih aman adalah mengeringkan sneaker di tempat yang teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Prosesnya memang membutuhkan waktu sedikit lebih lama, tetapi warna sepatu akan lebih terjaga dan materialnya tidak mudah rusak. Dengan begitu, sneaker tetap awet sekaligus mempertahankan tampilannya yang bersih.

3. Tidak segera membersihkan noda atau kotoran

ilustrasi sepatu kotor
ilustrasi sepatu kotor (unsplash.com/ Dmytro Glazunov)

Noda kecil seperti debu, cipratan lumpur, atau bekas gesekan sering kali dianggap tidak terlalu mengganggu sehingga dibiarkan begitu saja. Padahal, kotoran yang menempel terlalu lama akan semakin sulit dibersihkan karena sudah meresap ke dalam serat bahan atau menempel lebih kuat pada permukaan sepatu. Akibatnya, bekas noda dapat meninggalkan warna kusam yang membuat sneaker terlihat menguning.

Biasakan membersihkan noda ringan segera setelah sneaker selesai digunakan, terutama jika terkena air hujan atau kotoran dari jalan. Kamu tidak perlu langsung mencuci seluruh bagian sepatu karena cukup membersihkan area yang kotor menggunakan kain lembut atau sikat berbulu halus. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga warna putih sneaker tetap cerah lebih lama.

4. Menyimpan sneaker di tempat lembap

ilustrasi sepatu sneaker putih yang ditaruh di bawah lantai
ilustrasi sepatu sneaker putih yang ditaruh di bawah lantai (unsplash.com/HamZa NOUASRIA)

Cara penyimpanan juga memiliki peran penting dalam menjaga warna sneaker putih. Jika sepatu disimpan di tempat yang lembap dengan sirkulasi udara yang buruk, kelembapan dapat memicu munculnya jamur, noda kekuningan, hingga bau yang sulit dihilangkan. Bahkan, sneaker yang jarang dipakai pun tetap berisiko mengalami perubahan warna apabila disimpan dalam kondisi seperti ini.

Simpan sneaker di tempat yang kering dan memiliki aliran udara yang baik agar kelembapan tidak terperangkap di dalam sepatu. Kamu juga bisa memasukkan silica gel atau penyerap kelembapan ke dalam kotak penyimpanan untuk membantu menjaga kondisi di sekitarnya tetap kering. Dengan penyimpanan yang tepat, warna sneaker akan lebih terjaga meski tidak digunakan setiap hari.

5. Menggunakan cairan pembersih sembarangan

ilustrasi cairan pembersih sepatu
ilustrasi cairan pembersih sepatu (pexels.com/Ellie Burgin)

Tidak semua cairan pembersih aman digunakan untuk membersihkan sneaker putih. Penggunaan pemutih pakaian, cairan pembersih lantai, atau bahan kimia lain yang tidak dirancang untuk sepatu justru dapat merusak warna serta lapisan pelindung pada materialnya. Alih-alih membuat sneaker kembali putih, hasil akhirnya bisa berupa bercak kekuningan atau warna yang menjadi tidak merata.

Sebelum menggunakan produk tertentu, pastikan cairan tersebut memang sesuai dengan jenis bahan sneaker yang akan dibersihkan. Jika ragu, cobalah terlebih dahulu pada bagian kecil yang tidak terlalu terlihat untuk memastikan tidak ada perubahan warna. Langkah sederhana ini membantu mengurangi risiko kerusakan sekaligus menjaga sneaker tetap terlihat bersih dan awet.

Pada akhirnya, menjaga sneaker putih tetap bersih bukan hanya soal seberapa sering kamu mencucinya, tetapi juga tentang bagaimana cara merawatnya setiap hari. Kebiasaan-kebiasaan kecil seperti memilih produk pembersih yang tepat, mengeringkan dengan benar, hingga menyimpan sneaker di tempat yang sesuai dapat memberikan pengaruh besar terhadap tampilannya dalam jangka panjang. Jadi, kalau ingin sneaker putih tetap terlihat cerah dan tidak cepat menguning, pastikan cara perawatannya juga sudah dilakukan dengan tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles