Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
176 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga H-6 Lebaran
Jalan Layang MBZ, Sheikh Mohamed Bin Zayed. (IDN Times/Sunariyah)
  • Sebanyak 176.815 kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta lewat Tol Layang MBZ hingga H-6 Lebaran 2026, meningkat 36,09 persen dibandingkan kondisi normal.
  • Volume kendaraan pada Minggu, 15 Maret 2026 mencapai 40.523 unit atau naik 74,36 persen dari hari biasa, sementara arus menuju Jakarta justru turun tipis.
  • PT JJC mengimbau pemudik mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari kemacetan, sedangkan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret dan arus balik pada 24 Maret.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) mencatat sebanyak 176.815 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) hingga H-6 Lebaran atau pada Minggu, 15 Maret 2026.

Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Hendri Taufik, menyebutkan 176.815 kendaraan tersebut merupakan akumulasi data lalu lintas sejak H-10 hingga H-6 Lebaran 2026.

"Angka tersebut meningkat 36,09 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal sebanyak 129.923 kendaraan. Peningkatan ini menunjukkan mulai meningkatnya pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Jakarta menjelang masa mudik Lebaran," katanya, Senin (16/3/2026).

1. Mengalami peningkatan 74 persen

Tol layang MBZ. (Dok. Jasamarga)

Hendri mengatakan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Tol Layang MBZ mencapai 40.523 kendaraan pada Minggu, 15 Maret 2026.

"Jumlah kendaraan tersebut meningkat 74,36 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 23.241 kendaraan," katanya.

Sementara, kendaraan yang mengarah ke Jakarta tercatat 32.565 kendaraan, atau turun 2,19 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 33.293 kendaraan.

2. Imbau pemudik atur waktu keberangkatan

Ilustrasi - Foto udara sejumlah kendaraan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang pada 30 Maret 2025. (ANTARA FOTO/Fauzan)

Hendri juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran melalui ruas Tol Layang MBZ, agar mengatur waktu perjalanan dengan baik, guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas.

“PT JJC mengimbau para pengguna jalan untuk dapat mengatur waktu perjalanan secara bijak serta mempersiapkan perjalanan dengan baik agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas pada waktu-waktu tertentu, sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman,” imbaunya.

3. Puncak arus mudik

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono . (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono memprediksi puncak arus mudik akan jatuh pada 18 Maret atau H-3 Lebaran. Sedangkan, puncak arus balik pada 24 Maret atau H+3 Lebaran.

“Dan biasanya kepadatan di kilometer (km) 66 adalah karena adanya jumlah kendaraan yang lebih banyak yang sekitar 50 persen yang ke arah Trans Jawa,” jelas Rivan, Selasa, 10 Maret 2026.

Editorial Team