Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
200 Ribu Buruh Ikut May Day di Monas, Waspada Jakarta Akan Padat
Peringatan May Day 2025 di Jatim. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kedatangan sekitar 200 ribu buruh yang akan memperingati May Day di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
  • Sebanyak empat ribu bus dari berbagai daerah akan membawa peserta aksi dengan kantong parkir disiapkan di JIExpo Kemayoran, Aldiron Pancoran, dan kawasan GBK sesuai asal wilayah.
  • Rekayasa arus dilakukan situasional dengan pola pengamanan zona hijau, kuning, merah; 1.793 personel dikerahkan serta ETLE tetap berlaku guna menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
30 April 2026

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menggelar rapat koordinasi dengan jajaran Ditlantas dari berbagai daerah untuk membahas rekayasa lalu lintas menjelang peringatan May Day di Monas. Ia memperkirakan lebih dari 200 ribu buruh akan datang ke Jakarta.

1 Mei 2026

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Sekitar empat ribu bus dan puluhan ribu peserta tiba dari berbagai daerah, sementara polisi menerapkan rekayasa lalu lintas dan pola pengamanan zona hijau, kuning, dan merah di sejumlah titik kota.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan akibat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang akan diikuti sekitar 200 ribu buruh di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
  • Who?
    Kombes Pol Komarudin selaku Dirlantas Polda Metro Jaya bersama jajaran Ditlantas dari berbagai daerah dan ribuan buruh peserta aksi May Day.
  • Where?
    Kegiatan terpusat di kawasan Monas, Jakarta Pusat, dengan pengaturan arus lalu lintas mencakup titik-titik seperti Sarinah, Tugu Tani, Harmoni, GBK, dan Kemayoran.
  • When?
    Peringatan May Day berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026, dengan persiapan dan kedatangan massa mulai Kamis sore hingga Jumat dini hari.
  • Why?
    Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan mencegah kemacetan akibat tingginya volume kendaraan serta massa buruh yang menuju Monas.
  • How?
    Polisi menerapkan sistem pengamanan zona hijau, kuning, merah; menyiapkan kantong parkir bus dan motor; melakukan pengalihan arus situasional; serta memberlakukan tilang elektronik selama kegiatan berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Besok banyak banget buruh mau datang ke Monas, katanya ada dua ratus ribu orang. Mereka naik banyak bus dan motor dari kota lain. Polisi siap bantu biar jalanan gak macet. Ada tempat parkir besar buat bus dan motor. Polisi juga jaga supaya semua tertib dan orang bisa tetap jalan aman di Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Persiapan menyeluruh yang dilakukan Polda Metro Jaya untuk peringatan May Day menunjukkan komitmen kuat terhadap ketertiban dan kelancaran aktivitas publik. Melalui koordinasi lintas daerah, pengaturan parkir terencana, serta penerapan rekayasa lalu lintas situasional, kepolisian berupaya menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi para buruh dan kenyamanan masyarakat selama libur panjang di Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) besok.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Ditlantas dari sejumlah daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten hingga Lampung yang dipimpin Korlantas Polri.

“Diperkirakan sampai dengan data terakhir yang kami terima, 200 ribu lebih buruh yang akan ke Monas dan ada beberapa kelompok yang mungkin akan melaksanakan kegiatan di beberapa titik Jakarta,” ujar Komarudin di Polda Metro, Kamis (30/4/2026).

1. Jakarta besok diprediksi padat

Demo buruh dalam rangka May Day di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (1/5/2025). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Komarudin menjelaskan, pergerakan massa diprediksi membuat lalu lintas Jakarta cukup padat, terlebih momen May Day bertepatan dengan libur panjang. Meski demikian, polisi berupaya agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.

“Besok Jakarta akan cukup padat. Namun demikian, kami akan berupaya agar seluruh aktivitas bisa berjalan walau ada perlambatan,” ujarnya.

Polda Metro Jaya juga telah mengatur rute kedatangan peserta May Day dari berbagai daerah menuju Monas, termasuk menyiapkan kantong parkir bagi ribuan bus peserta aksi.

2. Empat ribu bus akan tiba di Jakarta, ini daftar kantong parkirnya

Seratusan anggota Partai Buruh Sumatra Utara menggelar unjuk rasa peringatan Hari Buruh atau May Day di depan Kantor Gubernur Sumut, Kamis (1/5/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Komarudin memperkirakan sekitar empat ribu bus akan masuk ke Jakarta untuk mengangkut massa buruh. Untuk peserta dari Jawa Barat dan Bekasi, kantong parkir disiapkan di JIExpo Kemayoran dan Jalan Benyamin Sueb.

Sementara peserta dari Jawa Tengah dan Jawa Timur akan diarahkan parkir di Aldiron Pancoran usai melakukan drop off di Monas. Sedangkan massa dari Banten, Lampung, Tangerang dan sekitarnya akan menggunakan kantong parkir di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), termasuk Parkir Timur dan area Asia Afrika.

Selain itu, polisi juga menyiapkan kantong parkir cadangan di wilayah Jakarta Utara dan sekitar Ancol apabila lokasi utama tidak mencukupi.

Terkait pengaturan lalu lintas, Komarudin mengatakan rekayasa akan diterapkan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan. Penutupan maupun pengalihan arus akan dilakukan jika kepadatan meningkat signifikan.

“Rekayasa arus lalu lintas kami lakukan secara situasional. Mulai dari pengalihan ataupun penutupan sekiranya memang nanti akan ada ruas-ruas jalan yang padat,” katanya.

3. Rekayasa lalu lintas menerapkan pola pengamanan berdasarkan zona

Seratusan anggota Partai Buruh Sumatra Utara menggelar unjuk rasa peringatan Hari Buruh atau May Day di depan Kantor Gubernur Sumut, Kamis (1/5/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Polda Metro Jaya juga akan menerapkan pola pengamanan zona hijau, kuning dan merah. Pada tahap zona kuning, pengalihan arus akan dilakukan di sejumlah titik seperti Sarinah, Tugu Tani dan Harmoni untuk mengurangi beban kendaraan menuju kawasan Monas.

Sebanyak 1.793 personel lalu lintas akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan. Massa buruh dari Jawa Timur disebut mulai bergerak pada Kamis sore dan diperkirakan tiba di Jakarta pada Jumat dini hari.

Selain bus, sekitar 20 ribu peserta diperkirakan menggunakan sepeda motor menuju Monas. Polisi mengaku telah menyiapkan sejumlah kantong parkir roda dua di kawasan Irti Monas, Balai Kota, Perpustakaan Nasional hingga area Pertamina dan kementerian/lembaga sekitar Monas.

Komarudin menegaskan seluruh peserta yang menggunakan kendaraan roda dua tetap wajib tertib berlalu lintas. Polisi juga memastikan sistem tilang elektronik atau ETLE tetap diberlakukan selama peringatan May Day berlangsung.

“Untuk ETLE tetap berlaku. Ini juga merupakan salah satu sarana untuk mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran yang akan berdampak terhadap kelancaran masyarakat di Jakarta,” ujarnya.

Polda Metro Jaya turut mengantisipasi potensi parkir liar dan kemacetan akibat pedagang kaki lima di sekitar titik konsentrasi massa. Satgas penegakan hukum akan disiagakan bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk melakukan pengawasan di sejumlah pintu masuk utama kawasan Monas seperti Gambir, Patung Kuda dan depan Mabes TNI AD.

Komarudin juga mengimbau masyarakat yang hendak berwisata selama libur panjang mempertimbangkan kembali rute perjalanan, terutama menuju kawasan Kota Tua dan Ancol yang diprediksi beririsan dengan arus massa May Day.

“Masyarakat agar mengantisipasi jangan memanfaatkan atau menggunakan juru parkir liar karena justru ini juga akan mengganggu sirkulasi pergerakan,” katanya.

Editorial Team