ilustrasi menggunakan peralatan laboratorium (unsplash.com/Toon Lambrechts)
Untuk memastikan penyebab kematian, polisi telah melakukan autopsi terhadap korban. Autopsi secara menyeluruh dilakukan kepada jenazah AEH karena dinilai paling sehat dan berstatus atlet setelah mendapat persetujuan dari keluarga.
“Hasil lengkap autopsi masih menunggu pemeriksaan laboratorium forensik Polda Jawa Tengah dan diperkirakan keluar dalam dua sampai lima hari,” kata Komang dilansir dari ANTARA.
Selain itu, sejumlah barang yang ditemukan di lokasi, termasuk sampel makanan sisa, tabung gas portable, serta sampel biologis diperiksa di laboratorium forensik (labfor).
"Ada beberapa sampel yang diambil untuk diteliti lebih lanjut. Hasil pemeriksaan labfor ini nantinya akan menjadi petunjuk mutlak tentang penyebab kematian mereka," ucap Nasir.
Saat ini, polisi masih menunggu hasil labfor dan belum bisa dipastikan kapan hasilnya keluar karena harus melewati berbagai tahapan ilmiah yang ketat.