Jakarta, IDN Times - Ledakan gudang amunisi milik TNI kembali terjadi pada Kamis, 16 Juli 2026. Peristiwa itu terjadi di gudang amunisi II pusat peralatan Angkatan Darat di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan ledakan itu berawal ketika prajurit tengah melakukan prosedur pemeriksaan dan perawatan material amunisi di salah satu gudang penyimpanan. Akibatnya, seorang prajurit TNI tewas ketika ledakan terjadi.
"Di dalam insiden ini, satu prajurit dinyatakan meninggal dunia, empat luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan," ungkap Donny ketika memberikan keterangan pers, Kamis, 16 Juli 2026.
Korban meninggal dan luka kemudian dilarikan ke RSUD Caruban. Berdasarkan keterangan dari kepala Desa Sidorejo, prajurit TNI yang gugur diketahui bernama Henki Noto Susanto. Ia sudah dimakamkan kemarin.
Insiden ledakan amunisi di gudang penyimpanan bukan kali itu saja terjadi. Insiden serupa kerap terjadi, bahkan sudah terjadi sejak 1984. Ada pula insiden ledakan yang menyebabkan jatuhnya korban warga sipil ketika dimusnahkan di area padang rumput terbuka di Garut, Jawa Barat. Berikut berbagai peristiwa ledakan amunisi milik TNI.
