Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep bersama jajaran PSI, melepas 11.800 peserta "Mudik Asik 2026 Bareng PSI" di Parkir Timur Senayan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Lebih lanjut, Ahmad Ali mengungkapkan adanya komunikasi serius dengan seorang tokoh besar nasional yang berpotensi menjadi katalisator loncatan politik PSI. Namun, tokoh tersebut memberikan syarat tegas, PSI harus lebih dulu membuktikan kesiapan sebagai partai yang kuat dan solid.
“Ada harapan besar yang akan datang ke PSI. Tapi beliau tidak ingin bergabung dengan partai yang belum siap. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita semua.”
Pesan ini mempertegas arah kepemimpinan Ahmad Ali agar PSI tidak bergantung pada figur, melainkan membangun kekuatan internal agar layak dipercaya—baik oleh tokoh nasional maupun oleh rakyat.
Seluruh peserta konsinyering sepakat penguatan “otot partai” menjadi prioritas utama menghadapi kontestasi 2029. Strategi yang dirumuskan mencakup penguatan struktur hingga akar rumput, konsolidasi kader, serta pembangunan basis dukungan yang lebih luas dan militan.
Konsinyering Nasional ini menandai fase baru PSI di bawah kendali operasional Ahmad Ali—yakni fase transformasi total menuju partai yang solid, relevan, dan siap menang.
PSI menegaskan komitmennya untuk memenuhi seluruh prasyarat strategis sebagai fondasi menuju kemenangan Pemilu 2029, sekaligus membuka jalan bagi hadirnya kekuatan-kekuatan besar yang akan memperkuat perjuangan politik partai ke depan.