Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengklarifikasi kabar yang menyebut dirinya diperas pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan untuk mengurus perkara. Ia membantah uang yang diserahkan itu untuk mengurus perkara.
Sahroni mengatakan, uang itu diserahkan untuk menangkap pelaku berinisial D yang berupaya memerasnya. Sebelum yang diserahkan, politikus NasDem itu juga telah berkoordinasi dengan KPK.
"Sore gua menyampaikan itu ke Pimpinan KPK, bertanya benarkah ini? Dari sana bilang enggak bener. Langsung gua bilang, 'Tangkap nih kalau begini enggak bener,' ujar Sahroni dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2026).
"Nah akhirnya dari KPK berkoordinasi dengan Polda Metro, barulah itu ceritanya berproses. Gua minta kerja samanya untuk melakukan tangkap itu si yang gadungan," imbuhnya.
