Comscore Tracker

DPR: Tindakan Rasisme Tidak Bisa Ditolerir!

Ambroncius Nababan jadi tersangka

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, meminta Polri menindak tegas dugaan kasus rasisme yang dilakukan politisi Partai Hanura Ambroncius Nababan kepada eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. Menurutnya tindakan rasisme tidak bisa ditoleransi.

“Sikap rasisme seperti itu tidak bisa ditolerir lagi. Polisi harus menindak tegas siapapun pelakunya, apapun jabatannya, pokoknya tidak boleh pandang bulu," kata Sahroni seperti dikutip dari dpr.go.id, Rabu (27/1/2021).

1. Ambroncius Nababan dinilai mencederai Pancasila

DPR: Tindakan Rasisme Tidak Bisa Ditolerir!Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni (Instagram.com/ahmadsaroni88)

Dia mengecam tindakan Ambroncius yang dinilai telah mencederai nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal ika. Tindakan Ambroncius Nababan tidak sepatutnya dilakukan di negara dengan kebudayaan yang bermacam-macam.

"Perilaku Ambroncius ini jelas telah mencederai nilai pancasila dan keberagaman yang ada di NKRI," ujarnya.

Politisi Partai NasDem itu menilai tindakan tegas Polri sangat dibutuhkan dalam kasus ini. Sebab, apabila kasus tersebut dibiarkan maka dapat menimbulkan kembali konflik perpecahan.

Baca Juga: Gegara Unggahan Berbau Rasis, Edinson Cavani Didenda Rp1,9 Miliar

2. Ambroncius Nababan jadi tersangka

DPR: Tindakan Rasisme Tidak Bisa Ditolerir!Unjuk rasa di depan Gedung Sate (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Kader Partai Hanura Ambroncius Nababan mendapat kecaman dari berbagai pihak akibat dugaan rasisme yang ia lakukan kepada eks Komisioner Komnas HAM. Kini dia diamankan polisi.

Penyidik Siber Bareskrim Polri menjemput yang bersangkutan pada Selasa (26/1/2021) pukul 18.30 WIB. Dia digiring ke Kantor Bareskrim Polri setelah ditetapkan sebagai tersangka.

3. Komnas HAM menuntut pelaku rasisme segera diproses hukum

DPR: Tindakan Rasisme Tidak Bisa Ditolerir!Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM/ Komisioner Pendidikan & Penyuluhan Beka Ulung Hapsara (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Menanggapi hal tersebut, Komisaris Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menegaskan, Komnas HAM menentang keras semua bentuk tindakan rasisme.

"Pelaku rasisme harus segera diproses hukum," ujarnya kepada IDN Times melalui pesan singkat, Selasa (26/1/2021).

Beka menuntut negara agar serius dalam menangani kasus rasisme. Menurutnya, penegakan hukum yang adil adalah kunci untuk memberantas rasisme di Tanah Air.

"Selain itu kampanye masif soal rasisme harus segera disegerakan," katanya.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Rasisme Ambroncius ke Natalius Pigai

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya