Jakarta, IDN Times - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengutuk kebrutalan polisi dalam menangani demonstran di Jakarta pada 28 Agustus 2025, yang memakan korban jiwa seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, akibat dilindas kendaraan taktis Brimob Polri dan penangkapan sekitar 600 orang.
"Kami mengutuk secara keras brutalitas polisi dalam aksi demonstrasi kemarin. Ini adalah sejarah kelam dalam demonstrasi menyampaikan pendapat di Indonesia. Seseorang tidak harus kehilangan nyawa hanya karena mengikuti demonstrasi atau pun ikut menyaksikan jalannya aksi penyampaian pendapat," tegas Usman, dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8/2025).