Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

2 Tuntutan Mahasiswa: Kapolri Mundur dan Adili 7 Brimob Pelindas Affan

WhatsApp Image 2025-08-29 at 16.55.13.jpeg
Massa aksi mahasiswa tidak berhenti setelah berhasil masuk kantor Polda Metro Jaya. (IDN Times/ Sandy Firdaus)

Jakarta, IDN Times - Massa aksi mahasiswa tidak berhenti setelah berhasil masuk kantor Polda Metro Jaya. Mereka berorasi di dalam, salah satunya menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur dari jabatannya.

Tidak cuma meminta mundur, massa aksi mahasiswa juga meminta agar para pelaku pelindasan Affan Kurniawan diadili seadil-adilnya. Tak cukup dengan ucapan minta maaf semata.

"Kami minta Kapolri mundur dari jabatannya. Kami ingin tak sekadar minta maaf, tetapi juga mau para aparat yang melindas diadili dengan seadil-adilnya," ujar salah satu orator pada Jumat (29/8/2025) sore WIB.

Pantauan IDN Times, hingga pukul 16.30, massa aksi masih berkerumun di depan kantor Polda Metro Jaya. Mereka terus berteriak pembunuh, serta mengeluarkan kalimat makian bagi para anggota polisi.

Sebelumnya, mahasiswa bersama para massa aksi, menahan bus dan kendaraan polisi yang akan melaju ke arah Blok M. Tidak cuma meneriaki polisi dengan sebutan pembunuh, mereka memukul bus dan kendaraan polisi berkali-kali.

Setelahnya, massa aksi mahasiswa bersama massa ojol dan massa lain ini berhasil memasuki kantor Polda Metro Jaya. Mereka yang tak bisa masuk melakukan orasi di depan kantor Polda Metro Jaya.

Aksi mahasiswa menggeruduk Polda Metro Jaya merupakan respons terhadap tindakan anarkis yang dilakukan oleh polisi dalam menghadapi aksi demo pada Kamis kemarin. Selain itu, seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan turut menjadi korban tewas dalam pengamanan demo Kamis malam kemarin

Affan tewas akibat dilindas oleh mobil taktis Baracuda milik Brimob Polri. Jenazahnya telah dimakamkan pada pagi tadi di TPU Karet Bivak.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us