TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Polda Metro Jaya: Granat Meledak di Cilincing Tidak Berbahaya

Granat tersebut hanya perlengkapan latihan

Ilustrasi granat. (Pixabay.com/njellL)

Jakarta, IDN Times - Polda Metro Jaya memastikan granat yang meledak usai ditemukan warga Cilincing, Jakarta Utara, merupakan perlengkapan latihan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, mengatakan, granat tersebut merupakan jenis flashbang dan tidak berbahaya.

"Benda tersebut adalah properti latihan, tidak berbahaya. Membutuhkan ahli dalam pengoperasiannya yang berfungsi mengeluarkan suara ledakan, cahaya, dan asap putih, hanya menimbulkan efek kejut," ujar Endra, dilansir dari ANTARA, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga: Ledakan Granat di Jakut, Korban: Saya Lagi Utak-Atik, Terus Meledak

Baca Juga: Foto Terbaru Kondisi Lokasi Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo

1. Granat jenis flashbang langsung diamankan Brimob

Personel Brimob dengan senjata lengkap menjaga rekonstruksi ulang pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Selasa (30/8/2022). (IDN Times/Tata Firza)

Endra mengatakan, setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan tersebut, tim Brimob yang dipimpin Iptu Febyan selaku komandan pengendali latihan, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengambil dan mengamankan granat tersebut.

Granat berjenis flashbang tersebut ditemukan warga Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, berinisial R.

Granat ditemukan di lokasi latihan Brimob yang ada di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Rabu (28/9/2022) pagi.

2. Granat flashbang dibawa pulang hingga diutak-atik

Ilustrasi ledakan populasi serangga. ANTARA FOTO/R. Rekotomo

Zulpan mengatakan, usai menemukan granat, warga tersebut membawa pulang granat tersebut ke rumah kontrakannya. Ia berniat untuk menjualnya kepada pedagang asongan.

Selain itu, dia juga sempat mengutak-atik granat tersebut hingga akhirnya meledak.

"Padahal flashbang punya dua fitur pengaman berupa pin dan safety ring yang tidak akan meledak, kecuali kunci pengamannya dicabut," ujar Zulpan.

Baca Juga: Geger Temuan Granat Asap di Kontrakan Bekasi, TNI Turun Tangan

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya