TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Bertani di Kolong Tol Becakayu, Parkir Liar Disulap Jadi Kebun Sayuran

Sepanjang mata memandang hijau perkebunan di tengah kota

Seorang petugas PPSU tengah menyiram kebun sayur di bawah kolong Tol Becak Kayu, Kalimalang, Pangkalan Jati, Jakarta Timur, Jumat (13/8/2021). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Jakarta, IDN Times - Di tengah riuh suara deru mesin dan klakson yang melengking di pinggiran kota Jakarta Timur, seorang pria paruh baya membawa seember air dari sungai yang mengalir di Kawasan Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur.

"Byuurr..."

Air dalam ember mengguyur sebidang tanah merah yang tertanam beberapa bibit pohon cabai. Tidak berhenti, kaki pria tersebut berjalan beberapa langkah. Deretan sayur kol yang hijau nampak segar hingga mampu menyihir mata siapa saja yang memandang.

"Minggu depan kol ini sudah bisa dipanen, mbak ke sini saja lagi nanti panen bersama warga," ujar M. Khasannudin, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) pada IDN Times, Jumat (13/8/2021).

Baca Juga: Jakarta Keluar dari Zona Merah, Wagub DKI: 24.011 RT Zona Hijau

1. Parkir liar dan sampah yang memenuhi kolong tol disulap jadi 'kebun dadakan'

Seorang petugas PPSU tengah menyiram kebun sayur di bawah kolong Tol Becak Kayu, Kalimalang, Pangkalan Jati, Jakarta Timur, Jumat (13/8/2021). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Sejak awal 2021, Hasan diberi tugas khusus yakni membersihkan dan memelihara kebun sayuran di bawah Tol Becak Kayu. Hasan mengungkapkan, sebelumnya area bawah jembatan tol dipenuhi sampah serta dijadikan parkir liar.

"Namun, Pak Lurah ada ide untuk menghijaukan area kolong ini jadi sejak awal tahun saya mulai bercocok tanam di sini," katanya.

2. Hasil panen tidak dijual, namun dibagikan ke petugas dan warga sekitar

Seorang petugas PPSU tengah menyiram kebun sayur di bawah kolong Tol Becak Kayu, Kalimalang, Pangkalan Jati, Jakarta Timur, Jumat (13/8/2021). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Hasan mengatakan ada beragam tanaman yang di lahan sepanjang 250 meter di bawah tiang jalan tol. Selain kol, ada pare, kacang tanah, kangkung, bayam, sawi, selada, cabai dan lainnya.

"Hasil panen biasanya dibagikan kepada teman-teman petugas dan warga sekitar sini. Jadi tidak untuk di jual," paparnya.

3. Hasan belajar bercocok tanam secara otodidak

Seorang petugas PPSU tengah menyiram kebun sayur di bawah kolong Tol Becak Kayu, Kalimalang, Pangkalan Jati, Jakarta Timur, Jumat (13/8/2021). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Hasan senang meski harus bekerja dari pukul 08.00 sampai magrib. Bahkan, dia bekerja seakan tak ada beban karena menjalankan hobi yang disukainya, yakni bercocok tanam.

Hasan mengaku belajar bercocok tanam secara otodidak dengan banyak bertanya, serta cari tahu melalui saluran YouTube.

"Jadi bertanam juga ada tekniknya, ada yang susah ada yang gampang, contohnya kangkung yang pernah dua kali gagal," ucapnya.

 

4. Tidak pernah ada yang mencuri hasil panen meski kebun berada di pinggir jalan

Warga menikmati hasil kebun sayur di bawah kolong Tol Becak Kayu, Kalimalang, Pangkalan Jati, Jakarta Timur, Jumat (13/8/2021). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Hasan mengungkapkan sampai saat ini tidak ada yang mengambil hasil kebun meski ditanam di pinggir jalan raya. Hasan mengatakan kebun yang dia rawat selama ini juga dijaga olen warga sekitar.

"Selama ini aman tidak ada yang ngambil atau iseng ya meski ditanam di bawah kolong jembatan gini," paparnya.

Baca Juga: Anies Pamer Potret dan Fungsi Stasiun Integrasi CSW

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya