TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kurang Istirahat, Risma Nyaris Jatuh Usai Salat Idul Adha 

Semoga sehat selalu ya, Bu

(Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyalami warga usai salat) IDN Times/Fitri Madia

Surabaya, IDN Times - Perayaan Idul Adha 1439 H yang diawali dengan salat Id dilaksanakan secara khidmat oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Halaman Taman Surya pada Rabu (22/8). Salat dimulai pukul 06:00 WIB dan dihadiri sekitar 1.500 jemaah dari berbagai daerah di Surabaya.

Namun, tiba-tiba usai menunaikan salat, Risma sempat nyaris terjatuh. Lho kok bisa ya? Bagaimana kisahnya?

Baca Juga: Risma Bersyukur Khofifah Gratiskan SMA-SMK

1. Salat Ied semula berjalan dengan khusyuk

(Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menunaikan salat Idul Adha) IDN Times/Fitri Madia

Risma tiba di halaman Taman Surya dengan mengenakan mukena berwarna putih dengan dihiasi brukat bunga kesayangannya. Risma terlihat khusyuk menjalani ibadah salat Ied yang dipimpin oleh takmir Masjid Muhajirin, Sueb.

Nampak suami, kedua anak dan cucu perempuannya ikut menunaikan salat di samping Risma. Ia duduk di saf terdepan sehingga cukup menarik perhatian jemaah yang lain.

Khotbah salat Ied yang diikuti Risma disampaikan oleh rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Masdar Hilmy. Dalam khotbahnya, Masdar menyampaikan refleksi perjalanan Nabi Ibrahim AS dengan tema "Perbanyak tindakan dan teladan bukan cacian dan hujatan". 

2. Risma nyaris terjatuh karena kurang istirahat

(Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyalami warga usai salat) IDN Times/Fitri Madia

Setelah melaksanakan rangkaian ibadah salat Ied, Risma sempat nyaris terjatuh ketika berusaha bangun dari tempat salatnya. Sontak para jemaah berteriak serentak lantaran kaget melihat politisi PDI Perjuangan itu nyaris akan jatuh.

Untungnya, beberapa staf dengan sigap menangkap sehingga Risma tidak sampai terjatuh.

"Iya saya baru pulang dari Jakarta jam 23.30 WIB dan gak bisa tidur takut kebablasan. Jadinya ya oleng begini," ujar Risma.

Meski kondisinya tidak terlalu fit, ia tetap melanjutkan acara berikutnya yaitu penyerahan dua ekor sapi kepada Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Surabaya dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Surabaya.

"Itu cuma sebagian. Totalnya kita kurban sapi 14 ekor dan kambing 31 ekor," kata dia.

Baca Juga: Risma Marah-marah di Depan Ribuan Orang, Kenapa Ya?

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya