TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Keluarga Brigadir J Diperiksa Polda Jambi, Apa yang Disoroti?

Pengacara Kamaruddin Simanjuntak dampingi pemeriksaan

Keluarga mengunjungi makam Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. (facebook.com/rohani7131)

Jakarta, IDN Times - Keluarga Brigadir J sedang menjalani pemeriksaan di Polda Jambi, Jumat (22/7/2022). Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengaku sedang mendampingi selama pemeriksaan berlangsung.

Keluarga yang diperiksa antara lain kakak Brigadir J, Yuni Hutabarat, ibunya Rosti Simanjuntak, ayahnya Samuel Hutabarat, dan adiknya, Bripda LL Hutabarat.

Update hari ini, keluarga Brigadir J, ayah, ibu, kakak, adik dan tante, pendekar-pendekar perempuan diperiksa Polda Jambi,” kata Kamaruddin kepada IDN Times.

1. Keluarga akan diperiksa soal kejanggalan tewasnya Brigadir J

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menunjukkan bukti luka (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Kamaruddin menjelaskan, keluarga akan diperiksa soal kematian Brigadir J. Mulai dari dikabarkannya keluarga, kedatangan jenazah hingga kejanggalan-kejanggalan yang dialami Brigadir J.

“Mereka semua akan diperiksa soal itu,” kata Kamaruddin.

Baca Juga: Penelusuran Didapat, Ini Profil Lokasi PCR Langganan Ferdy Sambo 

2. Adik Brigadir J menandatangani surat autopsi

Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat (kanan) ketika bersama atasannya Kadiv Propam Irjen (Pol) Ferdy Sambo (www.facebook.com/@rohani.simanjuntak)

Kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, ibu, ayah, dan kakak korban tak pernah dimintai izin oleh pihak kepolisian untuk autopsi terhadap jenazah Brigadir J.

Namun adik Brigadir J yang juga anggota polisi bertugas di Mabes Polri, pernah diperintah untuk menandatangani sebuah dokumen.

"Setelah saya selidiki, adiknya mengatakan kalau dia diperintah oleh Karo Provos untuk menandatangani kertas, tapi tidak tahu apakah itu izin autopsi atau tidak," kata Kamaruddin, Minggu (17/7/2022).

Adik Brigadir J kata Kamaruddin, tak pernah melihat kondisi kakak kandungnya setelah menandatangi kertas atau dokumen tersebut.

"Tidak pernah melihat mayat abang saya, baik sebelum atau sesudah saya tanda tangani," kata Kamaruddin menirukan pernyataan adik Brigadir J.

Dia, kata Kamarudin, cuma melihat peti mati sang kakak dan tidak bisa membukanya.

Baca Juga: [UPDATE] Kuku Brigadir J Dicabut saat Masih Hidup hingga Penemuan CCTV

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya