TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Pemilih Disabilitas Jember Antusias Salurkan Hak Pilih di Pilkada 2020

Selama ini pelayanan KPPS dinilai kurang baik

Petugas KPPS membantu pemilih khusus disabilitas menjalani proses pemungutan suara saat simulasi pemungutan suara Pilkada serentak di Alun-Alun Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (3/12/2020). (ANTARA FOTO/Irfan Anshori)

Jakarta, IDN Times - Antusiasme pemilih disabilitas terlihat di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Meski memiliki keterbatasan fisik para penyandang disabilitas tetap menyalurkan hak suaranya di TPS setempat pada Rabu (9/12/2020).

"Memang selama ini kebanyakan para disabilitas enggan memilih karena kendala utamanya akses menuju TPS yang tidak ramah kepada difabel," kata Anggota Dewan Pembina Persatuan Penyandang Cacat (Perpenca) Jember Eko Purwanto seperti dikutip dari ANTARA.

1. Pelayanan petugas KPPS selama ini dianggap kurang ramah

Ilustrasi pilkada serentak. IDN Times/Mardya Shakti

Kendala lain menurut Eko yang dialami oleh pemilih disabilitas selama ini adalah sikap petugas KPPS yang dianggap kurang tanggap atau peduli terhadap pemilih disabilitas. Hal ini disayangkan Eko.

"Kami terus melakukan sosialisasi kepada para pemilih penyandang disabilitas untuk menyalurkan hak pilihnya dalam Pilkada Jember, sehingga alhamdulillah ada peningkatan partisipasi pemilih dibandingkan sebelumnya," kata Eko.

2. Koreksi dari penyelenggara Pemilu diharapkan meningkatkan partisipasi pemilih disabilitas

Relawan penyandang difabel Sugian Noor (kanan) mengusung poster bertuliskan Pilkada Ramah Difabel saat aksi simpatik di Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/11/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk meminta panitia pelaksana Pilkada 2020 memudahkan para penyandang difabel menggunakan hak suaranya. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Menurut Eko,  Perpenca sudah pernah memberi masukan kepada penyelenggara pemilu agar lebih memberikan perhatian terhadap para penyandang disabilitas. Dengan demikian diharapkan Eko partisipasi pemilih Pilkada Jember akan semakin meningkat.

Salah satu keluhan yang kerap muncul adalah lokasi TPS yang dirasa tidak ramah bagi warga berkebutuhan khusus. Hal ini membuat warga disabilitas yang menggunakan kursi roda sulit menjangkau TPS.

Baca Juga: Banyak Pelanggaran Kampanye Pilkada, Ini Temuan dan Catatan Komnas HAM

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya