Comscore Tracker

3 Menteri Jokowi Ini Lahir di Bulan November 

Ketiga menteri ini dikenal cerdas

Jakarta, IDN Times - Menteri Kabinet Indonesia Maju langsung tancap gas bekerja setelah dilantik oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo pada akhir Oktober lalu. Tercatat ada 34 menteri dan empat pejabat setingkat menteri dalam kabinet itu.

Dilihat dari bulan lahir, mayoritas menteri Jokowi berulang tahun pada bulan Juli. Namun, ada juga menteri yang lahir pada bulan November, jumlahnya tiga orang. Seiring bertambahnya usia, tiga menteri Jokowi itu memiliki sejumlah harapan. Siapa saja mereka? Yuk, simak!

Baca Juga: 6 Menteri Jokowi dengan Utang Paling Banyak, ada Luhut dan Sri Mulyani

1. Basuki Hadimuljuno

3 Menteri Jokowi Ini Lahir di Bulan November Menteri PUPR Basuki Hadimuljuno (IDN Times/Shemi)

Basuki Hadimuljuno terpilih kembali sebagai menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pada 5 November lalu, usia menteri yang dikenal humoris ini bertambah satu tahun menjadi 65 tahun. Basuki lahir di Surakarta, 5 November 1954. 

Tidak hanya humoris, Basuki juga dikenal sebagai menteri nyentrik dan bertingkah apa adanya. Kepribadian Basuki yang unik, membuatnya sering digoda netizen. Salah satu netizen bahkan memposting foto aksi-aksi kocak Basuki di akun Twitter, @biasanyaomping.

“Ini menteri nyentrik bgt, bkn karena cara berpakaiannya. Tp karena tingkah & sikapnya wkwk. Bisa dibilang menteri di era kabinet kerja yg paling bagus dan jauh dari kontroversi,” cuit @biasanyaomping, Senin 21 Oktober 2019.

2. I Gusti Ayu Bintang Darmawati

3 Menteri Jokowi Ini Lahir di Bulan November Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc)

Presiden Jokowi menunjuk I Gusti Ayu Bintang Darmawati sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Kabinet Indonesia Maju. Perempuan kelahiran Bali ini memasuki usia 51 tahun pada 24 November 2019. 

Dilansir dari Antara, wanita yang akrab disapa Bintang tercatat sebagai PNS di Pemkot Denpasar sejak 24 Desember 2008. Bintang yang dikenal sebagai wanita cerdas, pertama menjabat sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III pada Inspektorat Kota Denpasar sejak 31 Desember 2008.

Sekretaris Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Rai Iswara, menyebut Bintang yang lahir pada 1968, memiliki tiga dimensi kecerdasan yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi, sekaligus kecerdasan sosial dan religius.

"Mengenai kecerdasan emosi, Bintang tahu menempatkan diri, kapan harus senyum, kapan harus tegas, kapan sebagai istri menteri, kapan sebagai stafnya sekretaris daerah. Beliau paham itu, sehingga kami bangga dengan kecerdasan emosinya yang terbingkai dengan baik," kata Rai Isawara. 

Berdasarkan zodiak, Bintang masuk dalam kelompok Sagitarius yang umumnya memiliki ciri-ciri ambisius, memiliki rasa keadilan dan moralitas yang tinggi.

"Jadi dalam pengamatannya saya, kecerdasan Bintang Puspayoga relatif lengkap. Mudah-mudahan diberikan jalan terbaik, sehingga nanti bisa berkoordinasi dan mengomunikasikan dengan jajaran di Kementerian PPA untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," ucap Rai Iswara.

3. Retno Lestari Priansari Marsudi

3 Menteri Jokowi Ini Lahir di Bulan November (Menteri Luar Negeri Retno Marsudi) Dokumentasi Kemenlu

Retno Lestari Priansari Marsudi merupakan satu-satunya menteri luar negeri perempuan di Indonesia hingga saat ini. Perempuan kelahiran Semarang, 27 November 1962 ini, menjadi menlu untuk kedua kalinya di pemerintahan kedua Presiden Joko "Jokowi" Widodo.

Pada 2005, perempuan kelahiran 56 tahun silam ini diangkat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Retno memperoleh penghargaan sebagai Order of Merit dari Raja Norwegia untuk dedikasinya selama masa tugas, pada 2011. 

Penghargaan yang diterima oleh Retno, menjadikannya sebagai orang Indonesia pertama yang memperoleh penghargaan tersebut. Selama bertugas di dua negara itu, Retno sempat mendalami Hak Asasi Manusia (HAM) di Universitas Oslo.

Berkat tangan dingin Retno, Indonesia dapat mengukir berbagai prestasi di tingkat kawasan dan di tingkat global. Dilansir dari Antara, Retno berhasil mengantar Indonesia duduk sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk periode 2019-2020. Indonesia pun terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2020-2022.

Baca Juga: Menlu Retno Marsudi, Salah Satu Srikandi Terbaik di Kabinet Jokowi

Topic:

  • Anabel Yevina Mulyadi Wahyu
  • Sunariyah

Just For You