Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin mendorong pemerintah untuk menghitung secara presisi kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan swasta, sebagai bagian dari penghematan bahan bakar minyak (BBM), di tengah ancaman krisis energi.
Menurut Khozin, pilihan hari hingga daerah mana saja yang bisa memberlakukan kebijakan itu harus dipertimbangkan dengan baik.
"Jumlah hari, pilihan hari, serta daerah mana saja dalam kebijakan WFH mesti dikakulasi secara presisi untuk mencapai target efisiensi penggunaan BBM dengan tanpa meninggalkan aspek pelayanan publik bagi masyarakat," kata Khozin kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
