Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Angkot Kabupaten Masuk Kota Bogor Capai 7 Ribu, Dedie Usul Moratorium
Angkot di Kota Bogor. (Humas Pemkot Bogor)
  • Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengusulkan moratorium izin baru bagi angkot Kabupaten Bogor karena jumlah armada mencapai sekitar 7.000 unit dan menyebabkan kemacetan di jalur utama kota.
  • Dedie meminta Dishub Provinsi Jawa Barat lebih selektif dalam menerbitkan izin trayek lintas wilayah agar kebijakan pengendalian angkot di Kota Bogor bisa berjalan selaras.
  • Pemkot Bogor menegaskan aturan usia maksimal angkot 20 tahun harus diterapkan adil, termasuk bagi armada dari luar daerah yang beroperasi di pusat kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun 2023

Pemkot Bogor menetapkan Perda No. 8 Tahun 2023 yang membatasi usia maksimal angkot hingga 20 tahun sebagai bagian dari penataan transportasi kota.

13 April 2026

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengusulkan moratorium izin baru bagi angkot Kabupaten Bogor yang beroperasi di wilayah Kota Bogor karena jumlah armada telah mencapai sekitar 7.000 unit dan menyebabkan kemacetan.

kini

Jumlah angkot Kabupaten Bogor yang masuk ke Kota Bogor mencapai sekitar 7.000 unit, sementara Pemkot menekan agar tidak ada lagi penambahan izin baru untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Wali Kota Bogor mengusulkan moratorium izin baru bagi angkot asal Kabupaten Bogor yang beroperasi di wilayah Kota Bogor untuk menekan kepadatan lalu lintas akibat jumlah armada yang sudah mencapai sekitar 7.000 unit.
  • Who?
    Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Pemerintah Kota Bogor, serta Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat yang memiliki kewenangan dalam penerbitan izin trayek lintas wilayah.
  • Where?
    Kebijakan ini menyangkut operasional angkutan kota di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, dengan keterlibatan armada yang berasal dari Kabupaten Bogor.
  • When?
    Pernyataan disampaikan oleh Wali Kota Bogor pada Senin, 13 April 2026, saat bertemu awak media di Kota Bogor.
  • Why?
    Langkah moratorium diusulkan karena jumlah angkot kabupaten yang masuk ke kota dinilai terlalu banyak dan menyebabkan kemacetan serta ketidakseimbangan dalam pengaturan transportasi perkotaan.
  • How?
    Pemerintah Kota meminta Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat tidak lagi menambah izin baru dan menerapkan kebijakan moratorium agar jumlah armada dapat dikendalikan sesuai aturan usia kendaraan berlaku.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Kota Bogor ada banyak sekali angkot, katanya sudah sampai tujuh ribu. Pak Wali Kota namanya Pak Dedie bilang jangan tambah izin baru lagi biar jalanan gak makin macet. Dia juga minta orang dari provinsi jangan kasih izin sembarangan. Sekarang mereka mau atur supaya angkot tua gak boleh jalan lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Usulan moratorium dari Wali Kota Bogor menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menata sistem transportasi kota secara lebih tertib dan berkelanjutan. Dengan menekan pertumbuhan armada angkot, kebijakan ini mencerminkan kepedulian terhadap kelancaran lalu lintas, keselamatan warga, serta keadilan dalam penerapan aturan usia kendaraan yang sudah diterapkan di Kota Bogor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengusulkan agar pemberian izin baru bagi angkutan kota (angkot) asal Kabupaten Bogor yang masuk ke wilayah kota segera dihentikan atau dimoratorium.

Hal ini didasari atas keprihatinan Pemkot Bogor terhadap jumlah armada angkot biru yang kini sudah mencapai angka hingga 7.000 unit, sehingga memicu kepadatan lalu lintas yang sulit terkendali di jalur-jalur utama Kota Bogor.

"Terkait rencana moratorium, seharusnya jumlah izin itu jangan ditambah lagi," kata Dedie saat menemui awak media di Bogor, Senin (13/4/2026).

1. Membatasi izin untuk menekan angka kepadatan armada

Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat diwawancarai di Balai Kota Bogor, Jumat (2/5/2025). (Linna Susanti/IDN Times).

Dedie menekankan bahwa langkah moratorium ini adalah cara untuk mengontrol jumlah armada yang terus membengkak. Dengan jumlah yang sudah menyentuh angka 7.000 unit, penambahan izin baru dinilai hanya akan memperparah kemacetan di Kota Bogor tanpa memberikan solusi transportasi yang efektif bagi warga.

"Saat ini kan jumlahnya sudah mencapai sekitar 6.000 hingga 7.000," kata Dedie.

2. Desak Dishub Jabar agar lebih selektif keluarkan izin

Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat diwawancarai di sela peninjauannya ke gedung SMP Negeri 23 di Cimahpar yang baru selesai, Rabu (28/5/2025). (Linna Susanti/IDN Times).

Meski operasionalnya berada di Kota Bogor, Dedie mengingatkan bahwa wewenang penuh terkait izin trayek lintas wilayah ini ada di level provinsi. Ia berharap Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat bisa bersinergi dengan kebijakan Pemkot Bogor untuk tidak lagi meloloskan izin operasional tambahan bagi angkot kabupaten.

"Perlu dipahami, pihak yang berwenang mengeluarkan izin bukanlah Dinas Perhubungan Kabupaten, melainkan Dinas Perhubungan Provinsi. Saya mengingatkan kepada Dinas Perhubungan Provinsi agar tidak menambah izin baru lagi. Caranya Moratorium," tegasnya.

3. Tuntut keadilan dalam penerapan aturan usia kendaraan

Angkot di Kota Bogor. IDN Times/Linna Susanti.

Salah satu poin krusial yang disoroti Dedie adalah mengenai standar operasional. Pemkot Bogor melalui Perda No. 8 Tahun 2023 sudah sangat ketat membatasi usia angkot maksimal 20 tahun. Ia tidak ingin upaya pembenahan internal ini sia-sia jika angkot dari luar daerah yang sudah tidak layak jalan masih bebas masuk ke pusat kota.

"Jangan sampai angkutan di Kota Bogor sudah ditata dan armada yang usianya di atas 20 tahun sudah tidak beroperasi, tapi angkutan dari luar daerah masih bebas masuk," ujar Dedie.

Editorial Team